CILEGON – Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi menyindir banyaknya kapal penyeberangan di Pelabuhan Merak-Bakauheni yang usianya tidak lagi muda.
“Merak-Bakauheni merupakan pelabuhan penyeberangan lintas strategis nasional. Tiap hari tercatat ada 51 ribu penumpang dan 10 ribu kendaraan. Jumlah yang sangat luar biasa. Tapi masalahnya 65 persen kapalnya sudah senior, saya tidak mau mengatakan tahunnya berapa,” ujar Menhub Budi Karya Sumadi, saat menghadiri
groundbreaking dermaga eksekutif Pelabuhan Merak, Sabtu (27/5).
Ia menyarankan Dirut PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Faik Fahmi untuk segera memperbarui dan memperbesar ukuran kapal dengan memperbaiki dari segi kualitas dan kuantitas.
“Dengan dibangunnya fasilitas, daya tarik Pelabuhan Merak dan Bakauheni akan begitu dahsyat. Teman-teman yang memiliki kapal di sini kami siapkan tempat penyeberangan lain untuk berusaha,” katanya.
Kata dia, saat ini lintas penyeberangan Merak-Bakauheni telah dilengkapi dengan beragam fasilitas. Dermaga 6 pasang dan kapal 58 unit.
“Kementerian Perhubungan akan terus mendorong PT. ASDP untuk terus meningkatkan fasilitas dan pemeliharaannya. Penambahan dermaga, sterilisasi pelabuhan, dan menggunakan IT dalam pelayanan,” ucapnya. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)








