SERANG – Kelompok masyarakat yang menamakan diri Relawan Kite YS mendukung Yhannu Setyawan maju di Pemilihan Walikota Serang 2018 mendatang. Dukungan tersebut ditunjukan dengan pengambilan formulir pendaftaran penjaringan bakal calon walikota dan wakil walikota di DPD PAN Kota Serang, Sabtu (27/5).
Menanggapi hal tersebut, Yhannu menjelaskan, keputusan maju atau tidak di pesta demokrasi pemilihan orang nomor satu dan dua di Kota Serang tersebut merupakan keputusan besar. Menurutnya, perlu pertimbangan yang matang.
“Keputusan ini tentu bukan perkara kecil. Saya butuh pertimbangan yang matang. Termasuk restu dari keluarga dan orang tua saya,” ujarnya, Minggu (28/5).
Yhannu sendiri mangaku menyambut baik kedatangan relawan Kite YS. “Tentu ini hal yang baik. Karena bagaimanapun juga pembangunan itu butuh partisipasi masyarakat,” katanya.
Menurut Yhannu, pembangunan pada prinsipnya membutuhkan partisipasi aktif, dan kesiapan pemerintah dalam menerima aspirasi masyarakat. “Kita hidup di era demokrasi dan keterbukaan informasi. Dan itu kuncinya pada partisipasi masyarakat, transparansi pemerintah dalam tata kelolanya,” ungkapnya.
Pria yang saat ini menjabat sebagai salah satu komisioner Komisi Informasi Pusat ini menambahkan, Kota Serang sebagai ibukota Provinsi Banten tidak bisa lepas dari pondasi Kesultanan Banten pada masanya. “Kalau kita boleh bernostalgia dengan sejarah, era kesultanan Banten corak masyarakat kita sangat terbuka dengan kemajuan. Makanya Banten berhasil menjadi kota yang maju dan terbuka sebagai bandar perdagangan dunia,” ujarnya.
Namun demikian, kata Yhannu, meski terbuka dengan dunia luar, Banten pada masa Kesultanan tidak meninggalkan identitasnya sebagai wilayah yang religius. Pondasi ini dibentuk dengan sistem pendidikan masa itu yang dimulai dari penguatan lembaga pendidikan di masjid-masjid atau pusat pendidikan. “Spirit jati diri ini yang mestinya kita bawa agar Kota Serang bisa menjadi kota yang informatif, adaptif dengan kemajuan. Tapi tetap menjaga identitasnya sebagai sebuah peradaban,” ujarnya. (Bayu Mulyana/coffeandchococake@gmail.com)











