SERANG – Bank Indonesia Perwakilan Banten saat ini sedang melakukan sejumlah upaya untuk mengatisipasi gejolak inflasi yang mungkin akan terjadi saat ramadan. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Kantor Bank Indonesia Perwakilan Banten Budiharto Setyawan kepada awak media setelah melakukan pertemuan tertutup dengan Gubernur Banten Wahidin Halim di ruang kerja gubernur, KP3B, Curug, Kota Serang, Senin (29/5).
Budiharto menjelaskan, beberapa aktifitas telah dilakukan pihaknya bersama tim pengendali inflasi Provinsi Banten. Misalnya, memantau harga komoditas yang telah ditetapkan harga eceran tingginya oleh Kementrian Keuangan.
“Selain itu, kita pun memastikan pasokan kebutuhan pokok tersedia cukup dan harganya terjangkau,” katanya.
Dalam pertemuan tersebut, dikatakan Budi, WH pun mengingatkan terkait distribusi pasokan kebutuhan pokok dipasaran. “Distribusi bisa menimbulkan disparitas harga, kita juga harus memastikan distribusi bisa berjalan dengan baik,” katanya.
Selain itu, tambah Budiharto, pihaknya pun mewaspadai sejumlah kebijakan pemerintah pusat yang bisa memicu inflasi di Banten saat ramadan ini. Misalnya, kenaikan harga-harga yang telah diatur pemerintah seperti listrik dan gas melon. (Bayu Mulyana/coffeandchococake@gmail.com)










