SERANG – Tim sepak bola pelajar Banten yang akan tampil di multievent Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XIV Jawa Tengah 2017 terus berburu amunisi untuk melengkapi skuat. Itu lantaran, dari 18 pemain yang memperkuat tim ketika meraih tiket lolos popnas di ajang Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (Popwil) Zona III 2016, hanya tersisa lima pemain saja. Praktis, tim pelatih membutuhkan 13 pemain lagi untuk mengisi kekurangan skuat.
Kepala Pelatih sepak bola pelajar Banten Wawan Hermawan mengatakan, dari total 18 pemain yang tampil di popwil, 13 pemain dipastikan tidak bisa tampil di popnas karena sudah lulus SMA.
“Kami sudah mengantongi kerangka tim dan dalam waktu dekat segera diumumkan skuat inti yang akan diboyong ke popnas. Tim bayangan kami adalah tim yang mewakili Kabupaten Tangerang pada Piala Soeratin 2017 region Banten 2017. Kebetulan kami keluar sebagai juara dan beberapa pemain adalah tim popnas nanti,” kata Wawan kepada Radar Banten, Selasa (30/5).
Wawan menambahkan, pemain yang dipanggil memperkuat tim popnas tidak hanya berasal dari Kabupaten Tangerang saja. Pemain yang dipanggil sudah melalui pemantauan. “Banten memiliki banyak potensi pemain bagus di level pelajar. Kami yakin bisa membentuk tim tangguh dalam waktu dekat. Yang penting semua support,” imbuhnya.
Untuk membentuk sebuah tim tangguh, ia telah merancang program pemusatan latihan daerah (pelatda) secara terpusat. Yang menjadi titik fokus tim pelatih adalah pembentukan mental dan karakter pemain.
“Satu-satunya jalan untuk membentuk mental tangguh pemain adalah dengan menggelar banyak tryout. Ada sekira 27 kali tryout baik dengan tim lokal mapun dengan tim luar daerah yang kami agendakan sebelum tampil di popnas. Kalau diizinkan Dispora, kami ingin tryout ke Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jawa Timur,” tutur Wawan.
Sementara itu, Manajer Tim Nikolas Pataren menyatakan, meski kekuatan tim belum diekspos, namun latihan secara intens tetap dilakukan. “Untuk sementara kami latihan di Stadion Benteng. Dan, untuk memenuhi kuota tim, kami latihan bersama SSB Benteng. Tapi dalam waktu dekat, kami akan memanggil pemain yang memang jauh-jauh hari sudah dilakukan pemantauan. Kami tinggal menunggu instruksi dari Dispora Banten untuk memanggil pemain tersebut,” ucapnya. (Andre AP/RBG)









