SERANG – Harga daging sapi segar di Banten masih bertahan di angka Rp120.000 per kilogram (kg). Harga tersebut diperkirakan akan mengalami kenaikan hingga menjelang Idul Fitri 1438 H.
Hasil pantauan di sejumlah pedagang daging di Pasar Rau, Kota Serang, rata-rata harga yang ditawarkan relatif sama. “Harga naik mulai awal puasa. Sebenarnya kita tidak mau menaikkan harganya, tapi mau bagaimana lagi modalnya juga belum ketutup. Ya paling nawar-nawar kita kuranging Rp2.000 – R[ 30.000,” kata Farid, pedagang daging, di Pasar Rau, Kota Serang, Rabu (7/6).
Rata-rata pedagang daging di Pasar Rau tidak dapat mengelak bahwa harga eceran yang ditetapkan pemerintah sangat jauh dari kenyataan di lapangan.
“Kita tahu kemarin juga sudah diberitahu oleh Dinas Perdagangan kalau harga ecerannya Rp 105.000. Tapi kita belinya saja sudah segitu, masa mau dijual sama dengan harga kita belinya. Walaupun harganya naik, masyarakat tetap memilih daging segar dibanding daging beku yang harganya Rp 80ribu per kilogram,” kata Dadang, pedagang daging di Pasar Rau.
Sehari, lanjut dia, rata-rata pedagang mampu menjual15-20 kilogram daging segar. “Sisanya paling jeroan-jeroannya,” katanya.
Sebelumnya, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Banten mengumumkan harga eceran tertinggi untuk daging sapi segar yakni Rp105.000 per kg. Sedangkan untuk harga daging ayam eceran tertinggi Rp33.000 per kg. Namun pada kenyataanya, harga daging eceran tertinggi di pasaran masih di angka Rp120.000 per kg dan harga daging ayam potong Rp33.000 – Rp34.000 per kg. (Wirda GH/risawirda@gmail.com)









