PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Harga daging sapi di Kabupaten Pandeglang masih di angka Rp 140 ribu/kilogram, usai aksi mogok pedagang daging sapi beberapa waktu lalu. Tingginya harga dipengaruhi stok yang belum normal.
Harga daging sapi biasanya di kisaran Rp 120 ribu-Rp 130 ribu/kilogram.
Berdasarkan pantauan di lapangan, pedagang hanya memajangkan stok daging sapi dalam jumlah terbatas dibandingkan kondisi normal. Keterbatasan pasokan membuat harga belum bisa kembali turun seperti sebelumnya.
Salah satu pedagang daging sapi, Rudi, mengatakan harga sempat menyentuh Rp 150 ribu/kilogram sebelum akhirnya turun menjadi Rp 140 ribu/kilogram setelah pedagang kembali berjualan.
“Harga daging sekarang Rp 140 ribu per kilogram. Sebelumnya sempat Rp 150 ribu, lalu turun lagi setelah kami sempat mogok jualan,” kata Rudi, Selasa, 3 Februari 2026.
Meski mengalami penurunan, harga tersebut masih dianggap mahal oleh sebagian masyarakat. Namun, menurut Rudi, keluhan konsumen mulai berkurang karena harga di sejumlah tempat lebih tinggi.
“Kami mogok jualan dua hari kemarin. Sekarang sudah normal lagi, dan konsumen juga tidak terlalu banyak komplain. Di tempat lain bahkan ada yang jual Rp 150 sampai Rp 160 ribu per kilogram,” ujarnya.
Ia berharap, harga daging sapi dapat kembali stabil agar daya beli masyarakat kembali meningkat.
“Harapan kami harga daging bisa kembali stabil di harga normal,” katanya.
Sementara itu, salah seorang pembeli, Nining, menilai harga daging sapi di pasaran masih cukup tinggi. Meski sudah ada penurunan, harga tersebut belum bisa dikatakan murah bagi masyarakat.
“Masih mahal, tapi sebagai pembeli berharap harganya bisa turun lagi seperti dulu, di kisaran Rp 120 ribu sampai Rp 130 ribu per kilogram,” ujarnya.
Editor: Agus Priwandono











