JAKARTA – Marsha Timothy memar badannya akibat latihan keras yang dilakukan sebelum proses shooting pembuatan film Wiro Sableng 212.
“Belum pernah latihan sepanjang ini dan untuk film action ada fighting belum pernah. Jadi ya memang biru-biru (memar) sih,” ujarnya saat movie panel Wiro Sableng di Jalakarta Convention Center, Senayan, Sabtu (5/8), sebagaimana dilansir JawaPos.com.
Latihan yang dilakukan Marsha begitu menguras tenaganya. Bahkan saat bulan Ramadhan, dirinya menjalani proses latihan yang lebih intens. Namun, itu semua tetap membuatnya senang dan bersemangat.
“Kita latihan mulai Maret, kita intens mulainya pada bulan puasa mulai jam 2 sampai jam 10 malam. Buat saya pribadi malah menyenangkan, begitu jadwal belum turun saya udah nagih kapan latihan lagi,” kata istri Vino G Bastian itu.
Koreografer film itu, Yayan Ruhian menambahkan bahwa koreografi filmnya membutuhkan perjuangan untuk menciptakannya. Ciri khas pencak silat Indonesia ditunjukan dalam film itu, dengan dibantu orang-orang terbaik pencak silat.
“Wiro Sableng ini sebuah cerita yang betul-betul sudah dikenal masyarakat Indonesia. Dalam menciptakan koreo bukan hanya saya, orang-orang terbaik di pencak silat, orang-orang yang bisa menciptakan karakter Wiro dalam pencak silat,” ujarnya.
“Kita perkenalkan inilah Wiro dalam gerakannya yang sableng dan perjuangannya cukup membuat kami sableng,” seru Yayan. (cr3/JPC)









