LEBAK – Sejumlah aktivis keagamaan seperti, One Day One Juz (ODOJ), Forum Komunikasi Gerakan Maghrib Mengaji (FK-GMM), Forum Komunikasi Remaja Masjid Lebak (FK-RML), mendukung Kegiatan Al-Quran Al Ustadz (Kalkulus) dan Lebak Mengaji On Air (LMOA) yang dipusatkan di Masjid Agung Al-a’raf Rangkasbitung.
Riha Zahara salah satu aktivis One Day One Juz mengatakan, dirinya ikut serta dalam kegiatan ini, karena ada panggilan hati untuk membantu sesama muslim. Selain itu untuk mengamalkan ilmu yang dipunyainya.
“Dengan mempunyai dasar yang kuat tentang agama, setidaknya generasi penerus bangsa bisa terhindar dari hal-hal yang negatif. Karena pada zaman sekarang ini banyak anak muda yang terjerumus dalam pergaulan bebas,” ucap perumpuan yang biasa disapa Gojjeh ini saat dihubungi Radar Banten Online, Senin (7/8).
Terpisah, Bupati Iti Octavia Jayabaya mengatakan, Pemkab Lebak tidak berjalan sendiri dalam mensukseskan program Lebak Mengaji. “Kita dibantu oleh beberapa aktivis keagamaan yang ada di wilayah Kabupaten Lebak, dan sekarang ada Relawan Kampung Al-Quran yang membantu program Lebak Mengaji,” ujar Iti saat sambutan kepada para Relawan Kampung Al-Quran di ruang Aula Multatuli Setda Lebak, Sabtu (5/8).
Menurutnya, program Lebak Mengaji ini dimulai saat Maghrib yaitu pada pukul 18.00-20.00 WIB. Dan berharap program ini dapat menumbuhkan dan menjadikan generasi penerus bangsa, khususnya warga Lebak agar mempunyai sikap akhlakul karimah, sehingga Lebak tercipta lingkungan yang agamis. (Omat/twokhe@gmail.com)








