SERANG – Lima atlet atletik pelajar Banten yang tergabung dalam Pusat Pembinaan dan Latihan Pelajar (PPLP) Banten sedang disiapkan untuk mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Atletik Antar PPLP se-Indonesia 2017. Rencananya, singgle event tersebut akan digelar di Jayapura, Papua, November 2017.
Kelima atlet yang dipersiapkan ialah Romli (lompat jauh), Rodial Bil Huda (lompat tinggi), M Aditya (lompat tinggi), Siti Junneinah (lompat tinggi), dan Vina (lompat jauh).
Pelatih Atletik PPLP Banten Wahyudi Setiawan mengatakan, saat ini keenam atlet sedang menjalani pemusatan pelatihan untuk mematangkan teknik dan skills. “Sebenarnya latihan sekarang sudah memasuki tahap persiapan khusus. Hanya saja karena pascalibur Lebaran kami sedikit kembali ke persiapan umum, yaitu pemulihan stamina. Tapi, tidak terfokus pada pemulihan stamina dan fisik saja, atlet tetap lebih banyak berlatih penguasaan teknik. Kan beberapa waktu lalu kami menjalani program pembentukan fisik di salah satu pantai di kawasan Anyar, Kabupaten Serang,” kata Yudi saat memimpin latihan di Stadion Heroik Grup 1 Kopassus, Taman, Taktakan, Kota Serang, Sabtu (19/8) lalu.
Yudi menambahkan, pada ajang yang paling bergengsi bagi atlet pelajar nanti, pihaknya tidak ingin sesumbar dalam urusan target. Ia menilai kualitas yang dimiliki atlet binaan PPLP Banten masih harus terus ditingkatkan.
“Kami belum mau bicara kans di Papua nanti. Keenam atlet ini merupakan generasi atau tim pelapis para senior yang hengkang dari PPLP tahun ini. M Aditya kami proyeksi untuk berprestasi tahun depan. Tapi, tidak menutup kemungkinan akan ada kejutan nanti,” imbuhnya.
Saat ini, lanjutnya, atlet atletik PPLP Banten terus berbenah agar tidak hanya mampu bersaing, tapi juga mampu menuai prestasi di Papua nanti. Pembenahan utama yang dilakukan adalah pematangan teknik dan peningkatan fisik.
“Perpaduan antara teknik, skills, dan fisik tetap menjadi program utama. Kami bersyukur kejurnas yang seharusnya digelar Mei lalu ditunda ke November nanti. Dengan demikian, kami punya tambahan waktu untuk terus meningatkan kualitas atlet,” tutur Yudi.
Kepala Dispora Banten Deden Apriyandi berharap, atlet tampil semaksimal mungkin dan meraih prestasi. “Kejuaraan ini merupakan tolok ukur kemampuan dan hasil latihan yang selama ini telah dijalani atlet. Tentunya apa pun hasilnya nanti akan menjadi bahan evaluasi tim pelatih agar ke depan lebih baik lagi,” ucapnya.
Kata Deden, atletik merupakan olahraga terukur dan hasilnya bisa diketahui sebelum pertandingan digelar. Meski demikian, segala sesuatu masih bisa terjadi di lapangan.
“Tekniknya ada di pelatih, kami tidak ingin mencampuri urusan tim pelatih. Kami hanya minta prestasi atletik pelajar Banten bisa terus lebih baik ke depan dan puncaknya di Popnas XIV Jawa Tengah, November 2017,” pungkas Deden. (ANDRE AP/RBG)









