CIBODAS – Pasangan suami istri yang usianya relatif muda, ternyata belum mampu mengatasi persoalan rumah tangga. Hampir tiap hari ribut, tak ada penyelesaian. Ribut dan ribut lagi. Puncaknya, pada Senin (21/8) malam. Rev, pria muda yang usianya baru 21 tahun tak bisa mengatasi keributan dengan istrinya, Lis. Perempuan yang usianya setahun lebih tua.
Cekcok mulut antara Rev dan Lis ini berujung pada maut. Rev tak tahan menghadapi persoalan hidup di kemudian hari, gantung diri pilihannya. Saat pikiran itu terlintas, ia mengambil sarung. Dan, sarung inilah yang dijadikan alat untuk mengakhiri hidupnya.
Rev gantung diri di rumah kontrakannya, Kampung Gebang, Kelurahan Uwungjaya, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang. Saat itu, istrinya tengah rebahan di kamarnya. Lis terperanjat ketika mendengar teriakan seseorang dari arah ruang tamu yang ia ketahui bahwa itu adalah suara suaminya.
Jam dinding masih menunjukkan sekira pukul 19.30 WIB. Sontak, Lis menuju ruang tamu. Betapa terkerjutnya ketika ia melihat sesosok tubuh tengah tergantung dengan menggunakan sarung yang biasa dipakai Rev.
Lis teriak sekuat tenaga. Seketika, warga berdatangan. Namun, mereka tak berani mendekat. Sebagian warga menolong Lis yang terlihat syok.
Kapolsek Jatiuwung Kompol Agung Budi Leksono mengakui, sebelum memilih jalan pintas dengan gantung diri, antara Rev dan Lis sempat bertengkar mulut. Rev pun bunuh diri.
“Namun, kami masih mendalami penyebabnya. Apa yang menjadi penyebab atau pemicu pasangan muda ini bertengkar. Kami belum bisa memintai keterangan istrinya. Soalnya yang bersangkutan kondisi psikisnya masih terguncang,” kata Kapolsek.
Guna kepentingan penyelidikan, kata Agung, pihaknya kemudian membawa jenazah Rev ke kamar mayat RSUD Kabupaten Tangerang. “Hasil identifikasi tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan,” tandasnya. (Wahyu S/RBG)









