TANGERANG – PT Marga Mandalasakti yang kini memiliki brand name ASTRA Infra Toll Road Tangerang-Merak memprediksi adanya peningkatan volume lalu lintas kendaraan sebesar 6 persen dari rata-rata harian atau menjadi 346.668 kendaraan pada momen Idul Adha 1438 H dari 1- 3 September 2017.
Puncak lalu lintas terjadi pada tanggal 31 Agustus 2017, meskipun pada hari H Idul Adha kondisi lalu lintas di pagi hari akan cenderung sepi dan mulai ramai pada sore hari terutama pada jalur arah Jakarta. Lonjakan diprediksi akan kembali terlihat pada hari Minggu 3 September yang menjadi arus balik liburan. Libur panjang selama 3 hari ini dimanfaatkan masyarakat untuk silaturahmi dan wisata.
Kepala Divisi Hukum dan Humas PT Marga Mandalasakti Indah Permanasari mengajak pengguna jalan untuk mulai membiasakan menggunakan uang elektronik untuk transaksi tol. “Dengan menggunakan uang elektronik, pengguna jalan akan merasakan berbagai manfaat, selain menghemat waktu transaksi juga mengurangi lamanya antrean kendaraan di gardu tol,” kata Indah melalui siaran pers, Rabu (30/8).
Menemani libur Idul Adha ini, lanjut dia, ASTRA Infra Toll Road Tangerang-Merak kembali memberikan potongan tarif tol sebesar 10% bagi pengguna uang elektronik e-Money, e-toll (Bank Mandiri), Tapcash (BNI), Brizzi (BRI) dan Blink (BTN) selama 7 hari pada tanggal 28 Agustus – 3 September 2017. Pemberlakuan diskon ini diharapkan dapat mendorong pengguna jalan tol untuk menggunakan uang elektronik untuk membayar tarif tol.
Selain itu, ASTRA Infra Toll Road Tangerang-Merak mempersiapkan pelayanan guna menghadapi momen libur hari raya tersebut. Sebanyak 87 gardu akan dioptimalkan untuk melayani transaksi terdiri atas 30 gardu entrance, 51 gardu exit dan 6 gardu ramp. Sebagai peningkatan layanan MMS juga memaksimalkan Gardu Tol Otomatis (GTO) sebanyak 21 gardu yang terdiri atas 11 gardu entrance, 8 gardu exit dan 2 gardu ramp. Mengantisipasi antrean di gerbang-gerbang masuk, petugas akan melakukan pembagian Kartu Tanda Masuk (KTM) dengan sistem jemput kendaraan.
Petugas juga menyiapkan manajemen lalu lintas dalam kondisi situasional. Jika terjadi peningkatan kendaraan di Gerbang Tol Serang Timur baik Entrance maupun Exit dengan antrian melewati batas aman, maka lalu lintas akan dialihkan Exit Serang Barat. Demikian halnya bila terjadi di Gerbang Tol Cilegon Timur maka kendaraan akan dialihkan Exit Cilegon Barat. Gerbang Tol Entrance Merak dari Gerbang Tol Cilegon Barat, sedangkan Gerbang Exit Merak dipersiapkan menerima pengalihan kendaraan Exit Cilegon Barat dan Cilegon Timur.
Petugas juga akan siaga mengatur ujung antrean di setiap gerbangnya. Armada layanan lalu lintas tol Tangerang-Merak antara lain Patroli, Ambulans, Layanan Derek, VMS Mobile siap 24 jam setiap hari untuk membantu dan melayani pengguna jalan Tol Tangerang-Merak. (AAS ARBI)










