• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Featured

Ini 10 Poin Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun Ini

Aas Arbi by Aas Arbi
Senin, 11 September 2017 08:10
in Featured, Umum
Ini 10 Poin Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun Ini

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin memimpin , rapat evaluasi penyelenggaraan haji bersama delegasi Amirul Hajj. Foto: Kemenag

JEDDAH – Musim haji 2017 memasuki tahap akhir yaitu pemulangan jemaah haji Indonesia. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Sabtu (9/9) menggelar rapat evaluasi delegasi Amirul Hajj dengan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi.

Tampak hadir pada rapat yang digelar di Kantor Urusan Haji (KUH) Jeddah, Dubes RI untuk Saudi Agus Maftuh Abegebriel dan perwakilan dari KJRI Jeddah.

RelatedPosts

truk tanah parkir di jalan Tangsel

Jalan Umum Jadi Parkir Truk Tanah, Pengawasan Dishub Tangsel Dipertanyakan

Jumat, 18 September 2026 15:32
Puluhan Emak-emak Asal Lebak dan Pandeglang Jadi Korban Penipuan Investasi Arisan, Kerugian Capai Rp 2,8 Miliar

Puluhan Emak-emak Asal Lebak dan Pandeglang Jadi Korban Penipuan Investasi Arisan, Kerugian Capai Rp 2,8 Miliar

Selasa, 15 September 2026 08:15
Mayat Laki-laki Ditemukan di Pulau Enggano, Polda Banten Tunggu Hasil Identifikasi DNA

Mayat Laki-laki Ditemukan di Pulau Enggano, Polda Banten Tunggu Hasil Identifikasi DNA

Selasa, 15 September 2026 08:08
Nelayan Sempat Lihat Speedboat Pengangkut Rombongan Wartawan Sebelum Hilang

Nelayan Sempat Lihat Speedboat Pengangkut Rombongan Wartawan Sebelum Hilang

Senin, 14 September 2026 06:55

Rapat diawali dengan laporan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nizar Ali. Rapat dilanjutkan dengan mendengar masukan dari Amirul Hajj.

Menteri Agama Lukman mengatakan, setidaknya dia mencatat ada 10 poin evaluasi penyelenggaraan haji.

Pertama, perbaikan infrastruktur di Arafah – Muzdalifah – Mina (Armina). Menag mencatat tentang perlunya penambahan pasokan listrik, tenda, dan toilet, utamanya di Mina.

Akan hal ini, menurut Menag ada dua hal yang perlu dilakukan ke depan, yaitu  lobi pemerintah Saudi agar meningkatkan kapasitas  infrastruktur di Mina.

“Saya berharap Pak Dubes bisa meyakinkan Saudi agar Mina bisa menjadi contoh dunia bahwa umat Islam bisa melaksanakan ibadahnya dengan baik,” ujarnya di Jeddah, sebagaimana dilansir Kemenag.

Selain lobi, kata Menag, perlu perubahan strategi penempatan jemaah di Mina. Ke depan, akan ada dua atau tiga kloter di setiap maktab yang hotelnya berada di sekitar jamarat. Ini perlu agar saat menginap (mabit) di Mina, mereka bisa kembali ke hotel sehingga tenda bisa ditempati kloter lain dan tidak berdesak-desakan.

Catatan kedua terkait status jemaah haji. Menag mengatakan, jangan sampai ada jemaah yang dideportasi karena ternyata memiliki catatan hukum di Saudi.
“Sejak awal harus sudah bekerjasama dengan imigrasi Saudi untuk melakukan screening atau semacam clereance bahwa seluruh jemaah haji kita bersih. Sebab Saudi sekarang ketat,” katanya.

“Mereka yang pernah melakukan tindakan pelanggaran hukum, sekarang bisa berpotensi ada masalah saat masuk ke Saudi,” lanjutnya.

Catatan ketiga tentang rencana perubahan  sistem sewa hotel di Madinah. “Ini bagian yang perlu kita dalami, dari blocking time rencananya akan diubah jadi sewa musim,” ucapnya.

Catatan keempat terkait penambahan kuota petugas, dan itu juga diperlukan lobby. Tahun ini, kuota petugas  hanya 3.500, dan itu terbukti belum mampu mengimbangi banyaknya jemaah haji Indonesia.

Hal kelima yang menjadi catatan evaluasi adalah perlunya ruang rawat khusus di bandara, Jeddah, dan Madinah.  “Sebaiknya tahun depan selain kantor Daker, ada ruang khusus bagi jemaah yang memerlukan ruangan lebih layak saat menghadapi kendala kesehatan,” katanya.

Keenam, pemerintah akan mengupayakan agar bus pengantar jemaah ke Masya’ir (Arafah – Muzdalifah – Mina) bisa diupgrade. Evaluasi tahun ini, banyak jemaah Indonesia yang menggunakan bus tua. “Meski jaraknya tidak panjang, karena macet, ini perlu jadi perhatian kita,” terangnya. Selama ini, angkutan Masya’ir menjadi kewenangan penuh pemerintah Saudi.

Catatan ketujuh terkait keberadaan TPHD (Tim Pemandu Haji Daerah). Menurut Menag, ke depan harus ada penegasan tentang siapa yang layak menjadi TPHD dan bagaimana tugas mereka bisa dioptimalkan.

Catatan kedelapan terkait jemaah yang belum diketahui keberadaannya. Menag minta agar proses sweeping dilakukan secara lebih maksimal, bila perlu hingga menjangkau rumah sakit jiwa dan tempat lainnya.  “Sweeping harus lebih menyeluruh. Satu jemaah itu artinya seluruh jemaah kita. Jangan terjebak pada kuantitas, tapi ini menyangkut keselamatan jiwa jemaah haji kita. Ini agar jadi perhatian serius,” tegasnya.

Catatan kesembilan tentang pembinaan ibadah. Masalah ini tidak hanya tentang waktu lempar jumroh, tapi juga yang terkait masalah perhajian lainnya.

“Terkait fiqih, tarikh, dan hikmah haji bisa diurai secara mendasar agar meminimalisir ketidakpahaman jemaah haji kita,” katanya.

Catatan terakhir terkait telaah regulasi. Ini penting untuk memastikan apakah ada regulasi yang sudah tidak relevan atau bahkan bertentangan dengan upaya peningkatan kualitas haji ke depan.

“Revisi regulasi, sejak Undang-Undang, Peraturan Pemerintah, Perpers, dan lainnya perlu dilakukan,” tandasnya. (KHOIRON/KEMENAG/AAS)

Tags: haji 2017
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Airi Sawah dengan Pompa Tenaga Solar Cell

Next Post

Seminar Public Speaking Disambut Baik Pemkab Lebak

Next Post
Seminar Public Speaking Disambut Baik Pemkab Lebak

Seminar Public Speaking Disambut Baik Pemkab Lebak

FIFGroup Serang

Rugikan FIF Cilegon Rp120,5 Juta, Mantan Karyawan Divonis 2 Tahun Penjara

Jumat, 18 September 2026 07:17
Pasar Rangkasbitung

Sepi Pembeli, Ratusan Kios dan Los Pasar Rangkasbitung Tutup

Jumat, 18 September 2026 08:09
Agil Zulfikar DPC Gerindra Lebak

Prabowo Tunjuk Muhamad Agil Zulfikar Nahkodai DPC Gerindra Lebak

Jumat, 18 September 2026 14:33
Proyek Alun-alun Serang

Waktu Pengerjaan Mepet, DPRD Kota Serang Temukan Kendala Proyek Alun-alun Rp48,5 Miliar

Rabu, 16 September 2026 11:02
Polda Banten

356 Bintara Lulusan Diktukba Diberi Arahan, Kapolda Banten Tekankan Disiplin dan Integritas

Jumat, 18 September 2026 09:46
Visual Film Indonesia Disebut ‘Selevel Dunia’, Film Na Willa Bikin Warganet Penasaran

Visual Film Indonesia Disebut ‘Selevel Dunia’, Film Na Willa Bikin Warganet Penasaran

Selasa, 17 Maret 2026 14:02
Bupati Pandeglang Larang Kepala OPD Mudik Menggunakan Mobil Dinas

Bupati Pandeglang Larang Kepala OPD Mudik Menggunakan Mobil Dinas

Selasa, 17 Maret 2026 13:25

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

pembentukan relawan bencana Kabupaten Serang

Pemkab Serang Percepat Pembentukan Relawan Bencana hingga Level Desa

by Ahmad Rizal Ramdhani
Jumat, 18 September 2026 17:57
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang mendorong percepatan pembentukan relawan kebencanaan hingga level desa. Keberadaan relawan dinilai dapat mengoptimalkan...

pelatihan kerja Kabupaten Serang

Punya Skill Menjahit, 32 Warga Kabupaten Serang Dipersiapkan Masuk Dunia Kerja

by Ahmad Rizal Ramdhani
Jumat, 18 September 2026 16:51
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sebanyak 32 warga Kabupaten Serang mengikuti pelatihan menjahit garmen atau menjahit pakaian secara massal dengan standar pabrik....

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.