TANGERANG – Air mata Siti Kholiza Rambe (32) tak kunjung mengering. Sudah tiga hari, keberadaan suaminya, Joel Irsan Harahap (34) belum diketahui. Pria tersebut hilang usai salat Jumat (29/9).
Jumat itu, telepon seluler milik Siti Kholiza Rambe berdering. Setelah dilihat sang keponakan Kholil Siregar (25) memanggilnya di ujung telepon. ”Kak, abang hilang di masjid,” singkatnya mengulangi perkataan Kholil kepada Radar Banten, Minggu (1/10).
Perasaan ibu tiga anak ini bercampur aduk antara sedih dan panik. Ia cepat mengundang seluruh kerabatnya ke rumah. Mulai dari kerabat dekat, anak buah karyawan suaminya hingga teman-teman arisan. ”Saya enggak punya pertanda apa-apa,” singkatnya sembari mengelap matanya yang sembab.
Dari keterangan Kholil, Joel Irsan Harahap menghilang setelah salat Jumat di Kompleks Masjid Al Ijtihad, Jalan KH Hasyim Asyhari, Pasar Bengkok, Kelurahan Pinang, Kecamatan Pinang, Jumat (29/9) sekira pukul 12.30 WIB. Joel yang saat itu bersama Kholil berboncengan dan singgah terlebih dahulu ke masjid tersebut.
Sementara Kholil diminta pergi menagih nasabah yang tak jauh dari masjid tersebut. Ia diminta datang lagi untuk menjemputnya sehabis salat. Namun, saat Kholil menjemput sang paman sudah tidak ada dan menghilang sampai sekarang.
Joel Irsan Harahap bekerja sebagai kepala koperasi keliling. Setiap harinya, ia berkeliling menagih pinjaman di seputar Tangerang Selatan dan Kota Tangerang. Ia juga memiliki sejumlah anak buah yang juga kerabatnya.
Meski pekerjaannya rentan dengan konflik, namun Kholiza mengaku bahwa sang suami tak pernah bercerita ada musuh. Dirinya pun menampik jika menghilangnya sang suami akibat persaingan bisnis koperasi.
”Kalau ada yang enggak suka wajar, tapi kalau ada yang punya niat jahat atau musuh sampai sekarang enggak ada,” katanya.
Kholiza hanya ingat baju terakhir yang dipakai suaminya yakni kemeja hitam bercorak batik di bagian leher. Suaminya juga memakai jaket kulit warna coklat celana bahan berwarna hitam dan sepatu warna hitam. ”Dia pergi dari rumah dan langsung berpamitan dengan saya. Saya ingat waktu mengambil pakaiannya di lemari,” terangnya.
Pada hari hilangnya Joel, Kholiza bersama sejumlah kerabat langsung melapor ke Kantor Polsek Cipondoh, Kota Tangerang dengan nomor laporan B/103/IX/2017/SEK.CPDH. Sayang, saat dilaporkan, pihak keluarga masih belum puas atas jawaban polisi. Mereka akhirnya melaporkan masalah ini ke Tim Jatanras Polda Metro Jaya.
Dari laporan tim Jatanras, polisi masih mengusahakan keberadaan Joel lewat pemindaian titik GPS terakhir smartphone-nya berada. Pihak Polda Metro Jaya akan memberikan surat tembusan ke provider nomor handphone yang dipakai Joel yakni Telkomsel.
Surat tembusan tersebut berisi meminta data nomor handphone yang memanggil (incoming call) dan terpanggil (outgoing call) terakhir kali. ”Butuh waktu seminggu, itu kata polisi. Kan lama sekali, saya tiga hari hilang saja sudah panik begini dan enggak bisa tidur,” ujarnya wanita kelahiran Tapanuli, 32 tahun silam itu.
Setelah sehari penuh kabarnya tak kunjung beredar, Kholiza dengan segala upaya juga ia kerahkan. Ia memanggil pegawai koperasi juga diminta untuk turun mencari sang suami. Berita kehilangan ia bagikan lewat media sosial Facebook, group WhatsApp sampai media klenik. ”Semua warga satu kampung suami saya ikut mencari,” terangnya.
Hingga Minggu (1/10), kabar santer beredar bahwa keberadaan Joel tak jauh dari tempatnya hilang. Info ini pun datang dari penerawangan orang pintar. Di lokasi, para kerabatnya mencari hingga radius dua kilometer dari Pasar Bengkok sampai Pondokaren. Dari Ciledug sampai Cipondoh, sayang keberadaannya tak kunjung menemui titik terang.
Dari penuturan keponakan Joel, Kholil Siregar, ia sempat bertanya kepada tukang parkir di masjid tersebut dari sana ia mendapatkan info bahwa sang kakak terakhir dilihat tengah menelepon persis di bawah pohon depan masjid. Saat itu, memang ia hanya melihat Joel tengah murung seperti dilanda permasalahan serius. ”Itu saja yang saya dapat,” singkatnya kepada Radar Banten.
Sementara itu, informasi dari kepolisian, belum dipastikan penyebab hilangnya Joel menjadi korban penculikan. ”Benar ada, saya sudah mendapatkan laporannya. Saat ini, masih terus kita telusuri keberadaannya. Saya belum bisa menduga-duga dong, diculik atau hilang atau bisa saja pergi,” ungkap Kapolsek Cipondoh Bayu Suseno. (TOGAR/RBG)









