SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Hesti Septiana Sari (25) hilang misterius sejak Senin, 23 Juni 2025 lalu. Karyawan perusahaan dari CV Kekar Sejahtra Abadi itu sampai saat ini masih dalam pencarian polisi dan keluarganya.
Kasus hilangnya perempuan berkerudung asal Kampung Kupaheuleut, RT 002, RW 001, Desa Giri Pawana, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang itu berawal dari informasi dari pihak perusahaan tempat Hesti bekerja kepada pihak keluarga.
Pihak perusahaan menanyakan kondisi Hesti yang tidak masuk kerja selama dua hari atau pada Senin dan Selasa 23-24 Juni 2025. Sebab, pihak perusahaan tidak mendapat kabar dari Hesti. Nomor teleponnya saat dihubungi sudah tidak aktif.
Pihak keluarga yang mendengar kabar itu kaget. Sebab, mereka menyangka Hesti bekerja seperti biasanya. Selanjutnya, pihak keluarga pada Selasa 24 Juni 2025 langsung bergegas mendatangi tempat kosan Hesti di Kampung Balik Wetan, RT 007, RW 001, Desa Nambo Udik, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang. Namun, perempuan muda itu tidak berada di tempat.
Pihak keluarga yang kehilangan jejak Hesti lantas membuat laporan kehilangan di Polsek Cikande. Dari laporannya, pihak keluarga menyampaikan ciri-ciri fisik Hesti seperti tinggi badan 148 cm, berat badan 48 kg, warna kulit kuning langsat, rambut panjang sebahu dan berkerudung.
Kemudian, menggunakan kawat gigi, terdapat bekas luka bakar pada lutut pada paha kanan dan tahi lalat pada bibir.
Kapolsek Cikande, AKP Tatang saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah menerbitkan Surat Keterangan Laporan Kehilangan Orang /Meninggalkan Rumah dengan Nomor: SKTLK (OH)/02/VI/2025/SPKT tersebut.
Dari laporan tersebut, Polsek Cikande bersama Polres Serang telah menindaklanjuti dengan melakukan upaya pencarian. “Kami bersama Polres Serang masih melakukan pencarian,” ujarnya, Selasa 15 Juli 2025.
Ditanya motif Hesti menghilang, polisi belum dapat menyimpulkannya. Saat ini, polisi masih mengumpulkan informasi untuk mengungkap kebenaran Hesti. “Motifnya belum ketahuan,” tuturnya.
Editor: Abdul Rozak











