SERANG – Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Banten berencana pada tahun 2018 akan mencetak lagi Alquran Mushaf Albantani.
Ketua Harian LPTQ Provinsi Banten Syibli Sarjaya mengatakan, dicetaknya kembali mushaf Alquran ini karena masih diperlukan. Terkadang dalam satu keluarga hanya memiliki satu Alquran.
“Ya kalau satu keluarga ada enam orang, ya satu Alquran digunakan rame-rame,” katanya saat menghadiri Rakerda VII LPTQ Banten di Tangerang, Jumat, (13/10) malam.
Dijelaskan Syibli, penyetakan mushaf Alquran ini juga mendapat dukungan dari Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy karena sejak tahun 2011 Mushaf Albantani baru dicetak sebanyak 400 ribu eksemplar. Jumlah ini dirasa masih kurang dan tidak sebanding dengan jumlah penduduk muslim di Banten yang mencapai jutaan orang.
“Kita usulkan tahun depan mushaf Albantani ini dicetak kembali sebanyak 100 eksemplar dan bisa didistribusikan kepada masyarakat muslim di Banten,” katanya.
Syibli menambahkan, adapun untuk penyebarannyanya nanti LPTQ Banten akan mengandeng para penyuluh yang telah bekerjasama dengan LPTQ saat melakukan survei melek Alquran. Selain itu, pihaknya juga bekerjasama dengan LPTQ kabupaten/kota di Banten.
“Dalam pendistribusiannya kita ingin tepat sasaran, dan teknis pembagiannya kita akan lakukan secara dari rumah ke rumah,” ujarnya.
Sebelumnya, Wagub Banten Andika Hazrumy juga menyinggung tentang pentingnya pencetakan dan penyebarluasan Mushaf Albantani. “Mulai tahun depan kita akan cetak Mushaf Albantani dalam jumlah massal. Dalam lima tahun ke depan kita targetkan 1,5 juta eksemplar.
“Pemprov mendukung pencetakan Mushaf Albantani. Terpenting mekanisme dan pertanggungjawabannya jelas dan distribusinya benar-benar tepat sasaran,” ujarnya.
Andika menambahkan, idealnya setiap keluarga Muslim Banten memiliki sekurang-kurangnya satu Mushaf Albantani di rumahnya. (ANGGA/RBG)








