• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama Sosial Budaya

Mengunjungi Pameran Batik Langka Nusantara di Alam Sutera

Aas Arbi by Aas Arbi
Rabu, 8 November 2017 15:10
in Sosial Budaya
Mengunjungi Pameran Batik Langka Nusantara di Alam Sutera

Kolektor yang juga penulis buku Nusawastra Silang Budaya Quoriena Ginting (kiri) bersama Sekretaris Kabinet Republik Indonesia Pramono Anung melihat pembukaan pameran di Apartemen Saumata, Alam Sutera, Sabtu (4/11) lalu.

Kain songket dan batik salah satu karya seni yang memadukan fungsi dan keindahan. Selain menyampaikan pesan, motif yang dibuat juga menceritakan kondisi pada zamannya. Tentu saja dengan memerhatikan unsur estetika.

Sangat mengasyikkan. Kesan itu akan didapat saat mengunjungi pameran bernama Nusawastra at Saumata di lobi utama Apartemen Saumata, Alam Sutera, Kota Tangerang. Pameran ini menyuguhkan beragam kain koleksi batik, songket dan tenun nusantara milik Quoriena Ginting. Semua bisa dilihat hingga Minggu (19/11) mendatang.

RelatedPosts

Hari Santri Nasional 2026 Banten

Diikuti 2.500 Peserta, Kemenag Banten Luncurkan Hari Santri 2026 Lewat Jalan Santai Sarungan

Senin, 19 Oktober 2026 09:31
Kapolri Listyo Sigit Prabowo

Kapolri Resmikan Balai Latihan Silat PTBI, Dorong Pelestarian Budaya Banten

Sabtu, 19 September 2026 08:51
Alfamart

Alfamart dan Kalbe Nutritionals Perkuat Dukungan 1.000 HPK melalui Sahabat Posyandu, Jangkau 2.800 Penerima Manfaat

Jumat, 18 September 2026 14:00
Milad BAZNAS Kabupaten Serang

BAZNAS Kabupaten Serang Salurkan 100 Tangki Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Selasa, 15 September 2026 14:57

Suasana Indonesia yang sarat dengan sejarah tergambar betul saat kaki melangkah masuk ke dalam pameran. Sejumlah bahan wastra, ragam teknik, dan motif bisa ditemukan di pameran yang dibuka oleh Sekretaris Kabinet Republik Indonesia Pramono Anung pada Sabtu (4/11) lalu.

Pengunjung juga bisa bertanya langsung dengan sang kolektor yang juga penulis buku Nusawastra Silang Budaya. Ginting dengan senang hati bersedia bercerita banyak mengenai sejarah kain-kain yang didapatnya itu. Dia mengungkapkan, wastra atau kain adalah tenunan memori atas peradaban. Sedangkan batik, songket dan tenun merupakan bagian dari jejak simbol yang kini dibaca sebagai keindahan dan manfaat sebagai busana, aksesori maupun produk interior.

”Saya menjadikan dua khasanah ini tetap ada, dan ini merupakan aset yang tak ternilai. Baik itu aset berupa produk, maupun yang lebih dari itu sebagai jejak sejarah dan ilmu yang bisa dibaca dari generasi ke generasi. Semoga pameran ini bisa menginspirasi untuk terus mencintai kain nusantara,” kata Ginting, Selasa (7/11).

Di pameran tersebut juga terselip batik Tuban yang tampilannya beda sendiri. Bahkan tak ditemui di pusat-pusat pembatikan lain di Jawa Timur, seperti Sidoarjo, Mojokerto, Jombang, Magetan, Ponorogo, Kediri, Tulungagung, Probolinggo, Banyuwangi, hingga Madura. Tak hanya batik Tuban, ada juga batik gedog, yaitu kain batik dengan hasil mori, alat tenun bukan mesin (ATBM).

”Kain morinya berasal dari benang tenun yang dipintal sendiri dan dengan kapas yang juga ditanam sendiri. Itu sebab permukaan mori batik gedog agak kasar dan di atas mori yang kasar inilah diberi motif dengan proses batik. Motif yang terkenal dan kuno antara lain ceplek, kerompol tutul, kembang waluh, ganggeng, serta kenongo uleren. Dari segi ukuran dikenal tapeh (panjang dua meter) dan juga selendang,” jelasnya.

Selain batik, songket dan tenun juga bisa pengunjung temukan di sini dengan karya seni yang dibuat lewat memadukan fungsi dan keindahan. Salah satu kain songket koleksi Ginting yang dipamerkan berasal dari Lampung. Bernama kain kapal yang memiliki panjang lebih dari 2,5 meter dengan lebar rata-rata 60 sentimeter bermotif utama kapal dalam sejarahnya merupakan kain ritual yang digunakan dalam perayaan siklus hidup.

Bentuk kapal bisa bermacam-macam, dari kapal bersahaja, kapal jung Tiongkok yang besar dan berbentuk naga, kapal Asia Tenggara berukuran raksasa dan bertingkat-tingkat, sampai kapal Belanda.

”Kain kapal termasuk langka, sebagian besar sirna bersama letusan Gunung Krakatau pada 1883 lalu, dan sejak seabad lampau tak ada lagi perajin yang membuatnya. Dan salah satu koleksinya saya punya,” ujar Ginting.

Dia juga ingin mengajak masyarakat lebih mengenal wastra Nusantara sebagai salah satu seni kriya yang harapannya, tak hanya mengenal keindahannya tetapi juga pesan-pesan yang disampaikan dari masa lalu dan masa kini.

”Pameran ini akan mengungkapkan keindahan dan keunikan yang terkandung pada setiap helai kain, dan semoga melalui pameran ini memberikan kesempatan untuk mengenali keindahan ragam kain Nusantara, menghargai kegigihan pembuatannya serta sekaligus mendorong melestarikan keberadaannya,” tutupnya. (Ade Maulana/RBG)

Tags: Alam SuterabatikKota Tangerang Selatan
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

PT JMR Diminta Komisi II DPRD Berdayakan Warga Lokal

Next Post

Porkab Serang Pertandingkan 11 Cabor

Next Post
Porkab Serang Pertandingkan 11 Cabor

Porkab Serang Pertandingkan 11 Cabor

Polresta Tangerang

Polda Banten Tegaskan Kapolresta Tangerang Tidak Ditahan Mabes Polri

Senin, 26 Oktober 2026 15:42
Mantan Wakajati Banten Yuliana Sagala Tutup Usia

Mantan Wakajati Banten Yuliana Sagala Tutup Usia

Selasa, 27 Oktober 2026 10:07
Rifa Imaroh dari Tirtayasa Masuk 10 Besar Finalis SATU Indonesia Awards 2026

Rifa Imaroh dari Tirtayasa Masuk 10 Besar Finalis SATU Indonesia Awards 2026

Senin, 26 Oktober 2026 11:38
Operasi patuh maung 2026

Hari Pertama Operasi Patuh Maung 2026, Polresta Tangerang Sasar Jalan Dekat Puspemkab Tangerang

Senin, 26 Oktober 2026 17:47
Harry Kane Sabet Ballon d’Or 2026 Singkirkan Mbape, Yamal Hingga Messi

Harry Kane Sabet Ballon d’Or 2026 Singkirkan Mbape, Yamal Hingga Messi

Selasa, 27 Oktober 2026 10:14
Subadri Ushuludin

Subadri Disorot, Kuasa Hukum PPP Banten Singgung Etika Usai Pemberhentian

Senin, 26 Oktober 2026 17:41
Operasi Patuh Maung

Polda Banten Mulai Gelar Operasi Patuh Maung 2026, Ini Sasarannya

Senin, 26 Oktober 2026 14:35

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

UMK Tangsel 2027

UMK Tangsel 2027 Belum Jelas, Disnaker Tunggu Formula Penghitungan Upah Minimum Terbaru

by Syaiful Adha
Selasa, 27 Oktober 2026 18:57
0

KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Besaran kenaikan Upah Minimum Kota (UMK) Tangerang Selatan (Tangsel) tahun 2027 belum dapat dipastikan. Dinas Ketenagakerjaan...

Kawan Muda 17

Kawan Muda 17 Raih Penghargaan YCAF 2026, Olah Eceng Gondok Jadi Kerajinan

by Mulyadi
Selasa, 27 Oktober 2026 18:48
0

KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Komunitas Kawan Muda 17 terpilih sebagai salah satu penerima penghargaan dalam program Youth Climate Action Fund...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.