slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Pemerintah Wacanakan Hapus Daya di Bawah 4.400 VA, Warga Banten Resah

Redaksi by Redaksi
15-11-2017 11:06:03
in Berita Utama, Ekonomi, Umum
Pemerintah Wacanakan Hapus Daya di Bawah 4.400 VA, Warga Banten Resah
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG – Rencana pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan PT PLN (Persero) menyederhanakan kelas golongan pelanggan listrik rumah tangga non-subsidi mendapat penolakan dari masyarakat Banten. Mereka menilai kebijakan itu sangat memberatkan.

Penyederhanaan ini berlaku kepada pelanggan dengan golongan 900 VA tanpa subsidi, 1.300 VA, 2.200 VA, dan 3.300 VA. Semua golongan akan dinaikkan dan ditambah dayanya menjadi 4.400 VA. Sementara golongan 4.400 VA hingga 12.600 VA dinaikkan dan ditambahkan dayanya menjadi 13.000 VA, dan golongan 13.000 VA ke atas dayanya akan di-loss stroom.

Baca Juga :

Penyederhanaan Golongan Pelanggan Tak Naikkan Tarif Listrik

Wacana Penghapusan Daya di Bawah 4.400 VA, Humas PLN: Masih Pembahasan

Melihat Skema Penyesuaian Tarif Listrik Pelanggan 900 VA

Tarif Listrik Mencekik Rakyat

Sedangkan golongan 450 VA dengan pelanggan sebanyak 23 juta rumah tangga dan golongan 900 VA dengan pelanggan 6,5 juta rumah tangga yang disubsidi oleh pemerintah tidak mengalami perubahan.

Pemilik kos di Pakupatan, Kota Serang, Ahmadi mengaku khawatir dengan rencana PLN menghapus golongan listrik di bawah 4.400 VA. “Ini pasti akan diikuti dengan kenaikan tarif dasar listrik, kalau mau menambah daya, itu kan pilihan masyarakat, tidak perlu ada penghapusan golongan 1.300 dan 2.200 VA,” katanya kepada Radar Banten, Selasa (14/11).

Ahmadi melanjutkan, sebagai pemilik kos, bukan hanya dirinya yang akan dirugikan, tetapi juga anak kos dan masyarakat kecil lain. “Sekarang saja tarif listrik mahal, pemerintah mudah saja melakukan penyederhanaan, kami yang bingung penyesuaian tarif listriknya. Terlalu tinggi kosan sepi, terlalu murah kami yang rugi,” tuturnya.

Dihubungi terpisah, Suparman, warga Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, mengatakan, kebijakan tersebut sudah menjadi perbincangan di masyarakat tempat tinggalnya. Kebijakan itu dinilai memberatkan masyarakat kecil.

Ia mengatakan, masyarakat sudah banyak terbebani dengan berbagai kebutuhan sehari-hari. Jika kebijakan tersebut ditetapkan, akan lebih memberatkan biaya hidup masyarakat.

Jika kebijakan tersebut tetap dipaksakan, Suparman menilai pemerintah bertindak sewenang-wenang dan tidak memberikan kenyamanan kepada masyarakat. Kepercayaan masyarakat kepada pemerintah akan berkurang. “Mungkin akan beralih kepada sumber energi lain seperti alternatif ke tenaga surya,” pungkasnya.

Sementara warga Tangerang bersikap pro kontra menyikapi rencana menyederhanakan golongan pelanggan listrik rumah tangga non-subsidi. ”Meski ada penyederhanaan golongan daya listrik, hal itu mah tidak masalah. Karena listrik sudah menjadi kebutuhan pokok bagi kami,” ujar Febrina Pandiangan (28), warga Cipondoh, Kota Tangerang.

Hal yang sama juga disampaikan Ahmad Yuda (47). Warga Perumahan Karawaci Residen menegaskan bahwa perubahan dalam golongan listrik untuk rumah tangga non-subsidi tidak memengaruhi kebutuhannya terhadap kebutuhan listrik. “Di rumah kami semua kamar memakai AC. Ada empat kamar. Belum lagi pompa mesin dan lampu. Karenanya, kami butuh daya besar,” katanya.

Berbeda hal dengan Supardi (50). Warga Bencongan Indah, Kelapadua, Kabupaten Tangerang, ini mengaku bingung dengan kebijakan pemerintah yang kerap berubah-ubah tanpa memikirkan nasib masyarakat. “Sekarang ini masyarakat sudah susah, tapi selalu dijejalin dengan perubahan daya listrik yang cukup besar. Tentunya sangat memengaruhi, karena kondisi ekonomi kami hanya cukup untuk membiayai kebutuhan hidup sehari-hari. Sekali-kali pemerintah itu menggratiskan harga listrik,” ungkapnya.

Warga Jelupang, Serpong Utara, Kota Tangsel, Cynthia Junita mengungkapkan rasa keberatan mengenai penghapusan golongan listrik 1.300-3.300 VA. Karena sampai saat ini dirinya masih menggunakan aliran listrik dengan daya 3.300 VA.

”Ya kalau gratis sih ngga apa-apa, kalau semakin murah juga enggak apa-apa. Kalau pemerintah atau pihak berwenang bisa menjamin ya boleh saja. Tapi pertanyaannya, bisa tidak menjamin gratis dan enggak boros, kalau enggak bisa ya enggak usah,” ujarnya ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.

Ditambahkan, dasar atas penghapusan daya tersebut harus jelas sehingga masyarakat tidak perlu menduga-duga. ”Kalau sekarang wacana-wacananya saja. Nanti kalau memang keputusannya sudah bulat, mau pihak PLN atau pemerintah ya harus bertanggung jawab memberikan sosialisasi mengenai penghapusan ini. Terus jadi perhatian juga, warga yang enggak sanggup enggak perlulah diganti dayanya,” pungkasnya.

Hal serupa disampaikan tokoh masyarakat di Kompleks Astama, Kampung Cipacung, Kelurahan Saruni, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, Abdul Roni. Ia mengaku kaget setelah mendengar kabar rencana penghapusan daya di bawah 4.400 VA. “Saya yakin, penghuni rumah KPR bersubsidi ini menjerit jika terlalu dibebankan tarif listrik yang mahal,” kata Roni.

Menurut Roni, konsumen rumah bersubsidi dari program Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ini, tidak layak sebagai sasaran kenaikan tarif. Ia berharap, pemerintah mempertimbangkan rencana itu. “Kami harap, pemerintah pusat dapat mempertimbangkan rencana kenaikan tarif listrik tersebut,” kata guru honorer SD di Kecamatan Majasari ini. (Deni S-mg04-mg05-mg06-Togar H/RBG)

Tags: tarif dasar listrik
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Polisi Benarkan Video Viral Penganiayaan Guru Pada Murid Terjadi di Tangerang

Next Post

116 Calon Kepala Desa Deklarasikan Pilkades Damai

Related Posts

Pemerintah Wacanakan Hapus Daya di Bawah 4.400 VA, Warga Banten Resah
Berita Utama

Penyederhanaan Golongan Pelanggan Tak Naikkan Tarif Listrik

by Redaksi
Kamis, 16 November 2017 11:24

JAKARTA - Rencana pemerintah untuk menyederhanakan kelas golongan pelanggan listrik ditujukan untuk memudahkan masyarakat. Wakil Presiden Jusuf Kalla menyebut penyederhanaan...

Read moreDetails

Wacana Penghapusan Daya di Bawah 4.400 VA, Humas PLN: Masih Pembahasan

Melihat Skema Penyesuaian Tarif Listrik Pelanggan 900 VA

Tarif Listrik Mencekik Rakyat

Asyik, Harga BBM dan Tarif Listrik Tak Bakal Naik Sampai Juni

Kenaikan Tarif Listrik Picu Inflasi

Pelaku UMKM Menjerit Akibat Kenaikan Tarif Listrik

Tarif Listrik Bakal Naik Turun Setiap Bulan

Pemerintah Usulkan Cabut Subsidi Listrik Golonga 900 VA

Ini Tarif Listrik yang Berlaku Mulai Juni

Next Post
116 Calon Kepala Desa Deklarasikan Pilkades Damai

116 Calon Kepala Desa Deklarasikan Pilkades Damai

Bank Banten Resmikan Kantor Cabang Cikupa

Bank Banten Resmikan Kantor Cabang Cikupa

Pemerintah Wacanakan Hapus Daya di Bawah 4.400 VA, Warga Banten Resah

Wacana Penghapusan Daya di Bawah 4.400 VA, Humas PLN: Masih Pembahasan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

mengenakan pakaian adat dalam rangka peringatan Hari Kartini tahun 2026.

Biro Umum Berikan Penghargaan kepada Kartini Masa Kini

Selasa, 21 April 2026 20:53
41 Kandidat Ketua DPC PKB Se Banten  Ikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan

41 Kandidat Ketua DPC PKB Se Banten  Ikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan

Selasa, 21 April 2026 20:46
Nelayan Asal Wanasalam Hilang di Perairan Pantai Bagedur

Nelayan Asal Wanasalam Hilang di Perairan Pantai Bagedur

Selasa, 21 April 2026 20:41
Bejat! Kaka Beradik di Cilegon Jadi Korban Pencabulan Ayah Kandung

Bejat! Kaka Beradik di Cilegon Jadi Korban Pencabulan Ayah Kandung

Selasa, 21 April 2026 20:37
Momentum Hari Kartini, Kohati HMI Cilegon Soroti 37 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

Momentum Hari Kartini, Kohati HMI Cilegon Soroti 37 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

Selasa, 21 April 2026 20:32
Tiga Bulan, 44 Kecelakaan Lalu Lintas Terjadi di Pandeglang

Tiga Bulan, 44 Kecelakaan Lalu Lintas Terjadi di Pandeglang

Selasa, 21 April 2026 20:28
mengenakan pakaian adat dalam rangka peringatan Hari Kartini tahun 2026.

Biro Umum Berikan Penghargaan kepada Kartini Masa Kini

Selasa, 21 April 2026 20:53
41 Kandidat Ketua DPC PKB Se Banten  Ikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan

41 Kandidat Ketua DPC PKB Se Banten  Ikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan

Selasa, 21 April 2026 20:46
Nelayan Asal Wanasalam Hilang di Perairan Pantai Bagedur

Nelayan Asal Wanasalam Hilang di Perairan Pantai Bagedur

Selasa, 21 April 2026 20:41
Bejat! Kaka Beradik di Cilegon Jadi Korban Pencabulan Ayah Kandung

Bejat! Kaka Beradik di Cilegon Jadi Korban Pencabulan Ayah Kandung

Selasa, 21 April 2026 20:37
Momentum Hari Kartini, Kohati HMI Cilegon Soroti 37 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

Momentum Hari Kartini, Kohati HMI Cilegon Soroti 37 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

Selasa, 21 April 2026 20:32
Tiga Bulan, 44 Kecelakaan Lalu Lintas Terjadi di Pandeglang

Tiga Bulan, 44 Kecelakaan Lalu Lintas Terjadi di Pandeglang

Selasa, 21 April 2026 20:28

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

mengenakan pakaian adat dalam rangka peringatan Hari Kartini tahun 2026.

Biro Umum Berikan Penghargaan kepada Kartini Masa Kini

by Rostinah
Selasa, 21 April 2026 20:53

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Biro Umum Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Banten memperingati Hari Kartini dengan memberikan penghargaan kepada sosok Kartini masa kini di...

41 Kandidat Ketua DPC PKB Se Banten  Ikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan

41 Kandidat Ketua DPC PKB Se Banten  Ikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan

by Yusuf Permana
Selasa, 21 April 2026 20:46

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa Provinsi Banten mulai memanaskan mesin partai menjelang agenda politik ke...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak