TANGERANG – BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Banten memproyeksikan target perluasan kepesertaan untuk tahun 2018. Hingga akhir tahun nanti, jumlah peserta ditargetkan mencapai 1.660.542 tenaga kerja.
Hal itu disampaikan Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Banten Teguh Purwanto bersama Asisten Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Banten Didin Haryono di sela-sela rapat evaluasi kinerja tahun 2017 di Kota Tangerang Selatan, Selasa (9/1)
Untuk target pertumbuhan peserta, kata Teguh, diperoleh dari tenaga kerja penerima upah (PU) atau tenaga kerja formal, tenaga kerja bukan penerima upah (BPU) atau tenaga kerja non-formal, dan dari tenaga kerja di bidang jasa konstruksi. Jumlahnya 890.897 tenaga kerja.
Teguh memerinci, dari tenaga kerja penerima upah sebanyak 430.400 tenaga kerja, tenaga kerja bukan penerima upah 140.991 tenaga kerja, dan dari bidang jasa konstruksi 319.506 tenaga kerja. “Meki target ada penambahan 890.897 tenaga kerja, pada 2018 juga ada peserta yang keluar. Jumlahnya 300 ribuan. Mereka yang keluar jadi peserta BPJS Ketenagakerjaan antara lain karena ada yang sudah habis masa kontrak kerjanya,” jelas Teguh.
Ada penambahan peserta dan ada juga peserta yang keluar, kata Teguh, terjadi setiap tahun. Namun jumlah yang keluar tidak sebanyak peserta yang baru. “Kami memiliki tantangan tersendiri dalam meraih dan meningkatkan kepesertaan,” ujar Teguh.
Didin Haryojo menambahkan, ada beberapa program yang akan dijalankan untuk meraih target kepesertaan. Antara lain program Goes to Pesantren, mengintensifkan kerja sama dengan pemerintah daerah, dan sosialisasi program kepada masyarakat lebih gencar lagi. (Aas Arbi)








