SERANG – Dianti Diyah Ayu Cahyani Putri (24), korban yang tertimbun reruntuhan longsor Underpass di Jalan Selatan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten dimakamkan di Pemakaman Kampung Cengkok, Samping Pusat Pemerintahan Kota Serang, Banjaragung, Cipocok, Kota Serang, sekira 13:30 WIB, Selasa (6/2).
Isak tangis terus mewarnai prosesi pemakaman, apalagi keluarga almarhumah dan ibunda almarhumah yang terus menangis, sambil memeluk poto kenangan putri bungsunya. Putri begitu nama sapaannya, merupakan anak ketiga dari tiga bersaudara, adalah Ghandi, kakak pertama dan Ghanda, kakak kedua.
Prosesi pemakaman berlangsung khidmat, ditambah gemericik hujan yang mengiringi proses peristirahatan yang terakhir. Sejumlah kerabat pun ikut menghantarkan jenazah ke liang lahat. Seperti rekan-rekan kerja dari Garuda Maintanance Facility (GMF) dan rekan kerja dari PT Indah Kiat. Dimana, sebelum almarhumah menjadi pegawai GMF, ia bekerja di PT Indah Kiat.
Para pejabat juga terlihat bertakziyah hingga mengikuti prosesi pemakaman sampai selesai. Diantaranya, Gubernur Banten Wahidin Halim, Walikota Serang Tubagus Chairul Jaman, bakal calon Walikota Serang Vera Nurlaela Jaman dan Kapolres Serang Kota AKBP Komarudin.
Gatot Cahyono Susanto, ayah dari almarhumah Dianti Diyah Ayu Cahyani Putri mengaku sudah mengiklhaskan kepulangan putri bungsunya ke liang lahat. “Keluarga sudah ikhlas. Kami tidak menuntut kontraktor. Yang jelas supaya membangun lebih hati-hati. Tidak ada rencana untk menuntut,” katanya, Selasa (6/2).
Diketahui, almarhumah tiba di rumah orangtua, di Kota Serang Baru (KSB), Banjar Agung, Cipocok, Kota Serang pukul 10;00 WIB, kemudian disalatkan sekira pukul 13;00 WIB, kemudian dibawa ke pemakaman Kampung Cengkok, samping Puspemkot Serang pukul 13:30 WIB. Proses pemakaman selesai pada 14:30 WIB. (Anton Sutompul/antonsutompul1504@gmail.com).










