PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Bahu jalan poros desa di Kampung Kadutomo, Desa Sindangkarya, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, yang mengalami longsor akan diperbaiki menggunakan bronjong.
Bahu jalan desa itu longsor sepanjang 15 meter dan tinggi empat meter akibat tergerus luapan air Sungai Cimenes karena hujan deras pada 18 November 2025.
“Akibat cuaca ekstrem. Menyebabkan bahu jalan poros desa di Kampung Kadutomo, Desa Sindangkarya, longsor,” kata Anggota DPRD Kabupaten Pandeglang, Erin Fabiana, kepada RADARBANTEN.CO.ID, Minggu, 30 November 2025.
Erin menjelaskan, dampak longsor menyebabkan badan jalan tinggal separuh. Sehingga, hanya sepeda motor bisa lewat.
“Atas kejadian bencana itu, kami secepatnya mengajukan bantuan kepada provinsi. Syukur alhmdulillah, dapat respons cepat dengan mengirimkan bantuan bronjong,” katanya.
“Bronjong sudah tiba dan untuk batunya nanti dari desa. Saya juga ikut kirim sebagian,” kata Erin.
Sebelumnya, Pj Kepala Desa (Kades) Sindangkarya, Heni Safitri, mengungkapkan dampak yang ditimbulkan oleh bencana longsor bisa berakibat fatal terhadap keamanan masyarakat.
“Karena lokasi longsor sangat dekat dengan permukiman warga. Sehingga harus segera mendapatkan penanganan agar tak meluas,” katanya.
Editor: Agus Priwandono











