slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Wihara Avalokitesvara, Persemaian Keberagaman Budaya di Tanah Kesultanan Banten

Redaksi by Redaksi
15-02-2018 10:08:06
in Berita Utama, Sosial Budaya
Wihara Avalokitesvara, Persemaian Keberagaman Budaya di Tanah Kesultanan Banten
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Wihara Avalokitesvara menjadi salah satu jejak keberadaan warga Tionghoa di Banten. Selain tempat persembahyangan, wihara ini sarat simbol persemaian keberagaman budaya di tanah Kesultanan Banten.

SUPRIYONO – Serang

Baca Juga :

Selama Libur Panjang, 888 Ribu Kendaraan Melintasi Tol Tangerang-Merak

Dikunjungi Jemaat dari Bogor hingga Palembang, Begini Vihara Avalokitesvara Banten Rayakan Imlek

Sambut Imlek, Paramount Petals Hadirkan Sejumlah Promo

Pertunjukan Barongsai dan Tarian Naga Meriahkan Imlek di Lebak

Harum dupa menyengat di beranda wihara yang di gerbangnya bertuliskan ‘Kwan In Pho Sat, semoga pancaran welas asih selalu menyertai hidup kita’. Tulisan itu diapit dua naga saling berhadapan.

Minggu (11/2) siang, jelang lima hari puncak Imlek yang jatuh pada Jumat (16/2), cuaca di lokasi wihara yang dominan ornamen merah kuning ini, tampak cerah. Suasana belum terlalu ramai, meski tetap ada beberapa warga Tionghoa melakukan persembahyangan di Wihara Dewi Kwan Im. Tepat di hadapan Dewi yang dipercaya sebagai translasi dari Avalokitesvara Bodhisattva itu, dipenuhi sesaji mulai bunga, buah-buahan, lilin merah, dan dupa. Sementara, di kanan kiri sosok yang dikenal sebagai Dewi Welas Asih, dikelilingi 11 ruang persembahyangan. Di antaranya, Wi Tho Sat, Kwan Kong, Cali Kun Kong, dan Thi Cang Wang.

Secara keseluruhan, ada 16 ruang persembahyangan para dewa. Lima lainnya berada di altar 12 atau bagian belakang. Akses menuju altar itu berada di bagian kiri. Berbentuk seperti lorong, tembok, akses itu penuh dengan relief kisah dalam bentuk pahatan patung. Di dinding sebelah relief, satu informasi dalam pigura cokelat. Dalam informasi itu tertulis sepenggal kisah tentang satu babak perjalanan wihara. Yakni kisah tentang meletusnya Gunung Krakatau pada 27 Agustus 1883.

Setelah melewati lorong relief itu, pengunjung akan sampai pada bagian tengah wihara. Di bagian ini terdapat semacam asrama atau penginapan yang di sisi pojoknya terdapat sumber mata air. Tak jarang, pengunjung yang datang membersihkan diri atau sekadar mencuci muka.

Bagian tengah ini tampak indah karena terdapat taman yang penuh dengan pepohonan rindang. Terlebih, dilengkapi gazebo cukup besar dan beberapa kursi-kursi untuk bersantai. Sementara, di bagian belakangnya tersimpan joli atau tandu yang bisa diusung pada waktu berlangsungnya perayaan tahun baru Imlek. Selain itu, di kompleks ini terdapat Sekolah Agama Buddha yang diperuntukkan bagi anak-anak.

Dari ruang tengah ini, pengunjung bisa kembali keluar lewat sisi kanan wihara. Sebelum keluar dari area wihara, pengunjung bisa menikmati perpustakaan di sayap kanan. Perpustakaan banyak berisi mantra-mantra persembahyangan seperti Dharma Pitaka, Giok Ilong dan Te Boatau Chi Thein Sen Fo Cu Cen Ching yang mengajarkan dharma untuk keselamatan dan kebaikan bagi semua manusia.

Informasi dari sumber yang dihimpun Radar Banten, wihara ini tidak bisa dilepaskan dari sosok Syarif Hidayatullah atau yang lebih dikenal Sunan Gunung Jati. Sebab, menurut On Kim yang dikutip dari buku Etnis Cina di Banten karya Suhaedi bersama Yanwar Pribadi, Ade Fakih Kurniawan dan Dede Sunardi, wihara Avalokitesvara dibangun Ong Tien Nio, seorang keturunan Tionghoa yang merupakan istri Sunan Gunung Jati.

Sumber tersebut menyebut wihara ini berdiri sejak abad ke-16 atau tahun 1542. Awalnya, lokasi wihara berada di Desa Dermayon. Lalu, dipindahkan pada 1774 ke lokasi yang sekarang ini. “Sebagai bentuk penghormatan atas pendiri wihara ini, patung Ong Tien Nio ditempatkan tepat di depan patung Dewi Kwan Iim di tempat pemujaan,” kata Suhaedi saat dikonfirmasi Radar Banten, Senin (12/2).

Menurutnya, wihara ini tidak hanya sekadar bangunan bersejarah atau tempat ibadah. “Keberadaannya menjadi simbol masyarakat Banten masa itu mampu mewariskan keharmonisan dalam menghadapi perbedaan yang ada,” ujar staf pengajar di Universitas Sultan Maulana Hasanuddin Banten ini.

Saat di lokasi wihara, awak Radar Banten menjumpai Asaji Manggala Putra. Pria kelahiran 19 Mei 1949 ini merupakan Humas wihara sekaligus konsultan Feng Shui yang sehari-hari berada di wihara. Biasanya, ia duduk di sudut sayap kanan wihara.

Asaji saat itu sedang memberikan konsultasi kepada beberapa perempuan warga Tionghoa. Terlebih, jelang Imlek seperti itu, wihara akan lebih ramai dari hari biasanya. Baik masyarakat Tionghoa yang akan melakukan persembahyangan atau sekadar berkunjung dan berswafoto.

Saat itu tidak banyak informasi tentang seluk beluk wihara ini. Saat berbincang, Asaji lebih banyak mengurai tentang persoalan Imlek. “Bukannya tidak mau, momennya Imlek, kalau ngomongin wihara nanti enggak pas. Nanti saja 3 April saat perayaan Dewi Kwan Im,” katanya.

Namun, Asaji membenarkan jika Imlek datang wihara lebih ramai dari hari biasanya. Menurutnya, tahun Imlek tahun lalu, ada 400 lebih warga Tionghoa merayakan imlek di wihara. “Tidak mesti di wihara, tapi biasanya banyak juga yang datang,” katanya.

Di bagian lain, sejarawan Banten Mufti Ali mengatakan, wihara ini bentuk dari perhatian Kesultanan Banten kepada warga Tionghoa. Terlebih, seiring ramainya mereka datang ke Banten, banyak nonpedagang seperti rohaniawan yang ikut masuk ke Banten. “Di tengah kesibukan dagang mereka butuh media mencurahkan spiritualnya. Makanya mereka datang untuk mendakwahkan itu, atau paling tidak untuk komunitasnya,” kata Mufti.

Keberadaan wihara, lanjut Mufti, menjadi bukti bahwa Kesultanan Banten dan warga Banten pada umumnya bisa menerima perbedaan. “Ini bukti bahwa kebudayaan dan keyakinan lain bisa hidup harmonis di Banten,” katanya.

Menurutnya, bangsa dan kerajaan apa pun akan bisa menjadi besar jika menerima perbedaan dan keberagamaan budaya. “Sebuah bangsa yang besar kalau ingin maju, dia tidak hanya mengakui keberadaan bangsa lain, tapi juga harus memfasilitasi aktualisasi kulturalnya,” ujar doktor Leiden University Belanda ini. (*)

Tags: Tahun Baru Imlek
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Scorpio Tabrak Vario, Satu Orang Tewas

Next Post

Longsor Mancak, Akses Jalan ke Anyer Sempat Tertutup

Related Posts

Selama Libur Panjang, 888 Ribu Kendaraan Melintasi Tol Tangerang-Merak
Kota Serang

Selama Libur Panjang, 888 Ribu Kendaraan Melintasi Tol Tangerang-Merak

by Rostinah
Jumat, 31 Januari 2025 16:42

Sebanyak 888 ribu kendaraan melintas di Tol Tangerang-Merak selama libur panjang.

Read moreDetails

Dikunjungi Jemaat dari Bogor hingga Palembang, Begini Vihara Avalokitesvara Banten Rayakan Imlek

Sambut Imlek, Paramount Petals Hadirkan Sejumlah Promo

Pertunjukan Barongsai dan Tarian Naga Meriahkan Imlek di Lebak

Rayakan Imlek dengan Promo Spesial Saldo DANA Xuper Angpao!

Jelang Libur Panjang, Disporapar Kabupaten Serang Lakukan Monitoring ke Destinasi Wisata

Perkuat Persaudaraan, Warga Binaan Lapas Cilegon Rayakan Tahun Baru Imlek

Galeri Foto: Suasana Malam Imlek di Vihara Avalokitesvara

Jejak Artefak di Era Kesultanan Banten

Kapolres Serang Kota: Perayaan Imlek Aman dan Lancar

Next Post
Longsor Mancak, Akses Jalan ke Anyer Sempat Tertutup

Longsor Mancak, Akses Jalan ke Anyer Sempat Tertutup

Jika Terjangkit Hama, Beras Impor asal Vietnam akan Difumigasi Ulang

Jika Terjangkit Hama, Beras Impor asal Vietnam akan Difumigasi Ulang

HUT TNI, Pelabuhan Merak Tetap Beroperasi

Besok Imlek, ASDP Merak Prediksi Malam Ini Terjadi Lonjakan Penumpang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Kemenkum RI: Rampak Bedug Itu Kekayaan Intelektual Komunal Kabupaten Pandeglang 

Kemenkum RI: Rampak Bedug Itu Kekayaan Intelektual Komunal Kabupaten Pandeglang 

Sabtu, 30 Mei 2026 17:42
Wakil Ketua DPRD Pandeglang Dorong Pencopotan Ahmad Mursidi sebagai Staf Ahli Bupati 

Wakil Ketua DPRD Pandeglang Dorong Pencopotan Ahmad Mursidi sebagai Staf Ahli Bupati 

Sabtu, 30 Mei 2026 17:28
Tunggu Pembayaran, Penjual Gas Elpiji Nyaris Tewas Dianiaya Pembeli, Dipukul dengan Tabung Gas Melon

Tunggu Pembayaran, Penjual Gas Elpiji Nyaris Tewas Dianiaya Pembeli, Dipukul dengan Tabung Gas Melon

Sabtu, 30 Mei 2026 17:16
20 Ribu Lebih Siswa SD dan SMP Negeri Kota Serang Bakal Dapat Bantuan Seragam Gratis

20 Ribu Lebih Siswa SD dan SMP Negeri Kota Serang Bakal Dapat Bantuan Seragam Gratis

Sabtu, 30 Mei 2026 16:23
Dindikbud Kota Serang: Seragam Sekolah Gratis Akan Dibagikan Setelah SPMB 2026 Rampung

Dindikbud Kota Serang: Seragam Sekolah Gratis Akan Dibagikan Setelah SPMB 2026 Rampung

Sabtu, 30 Mei 2026 15:32
Bangun Mini Sport di Enam Kecamatan, Pemkot Serang Alokasikan Anggaran Rp 6 Miliar

Bangun Mini Sport di Enam Kecamatan, Pemkot Serang Alokasikan Anggaran Rp 6 Miliar

Sabtu, 30 Mei 2026 15:19
Kemenkum RI: Rampak Bedug Itu Kekayaan Intelektual Komunal Kabupaten Pandeglang 

Kemenkum RI: Rampak Bedug Itu Kekayaan Intelektual Komunal Kabupaten Pandeglang 

Sabtu, 30 Mei 2026 17:42
Wakil Ketua DPRD Pandeglang Dorong Pencopotan Ahmad Mursidi sebagai Staf Ahli Bupati 

Wakil Ketua DPRD Pandeglang Dorong Pencopotan Ahmad Mursidi sebagai Staf Ahli Bupati 

Sabtu, 30 Mei 2026 17:28
Tunggu Pembayaran, Penjual Gas Elpiji Nyaris Tewas Dianiaya Pembeli, Dipukul dengan Tabung Gas Melon

Tunggu Pembayaran, Penjual Gas Elpiji Nyaris Tewas Dianiaya Pembeli, Dipukul dengan Tabung Gas Melon

Sabtu, 30 Mei 2026 17:16
20 Ribu Lebih Siswa SD dan SMP Negeri Kota Serang Bakal Dapat Bantuan Seragam Gratis

20 Ribu Lebih Siswa SD dan SMP Negeri Kota Serang Bakal Dapat Bantuan Seragam Gratis

Sabtu, 30 Mei 2026 16:23
Dindikbud Kota Serang: Seragam Sekolah Gratis Akan Dibagikan Setelah SPMB 2026 Rampung

Dindikbud Kota Serang: Seragam Sekolah Gratis Akan Dibagikan Setelah SPMB 2026 Rampung

Sabtu, 30 Mei 2026 15:32
Bangun Mini Sport di Enam Kecamatan, Pemkot Serang Alokasikan Anggaran Rp 6 Miliar

Bangun Mini Sport di Enam Kecamatan, Pemkot Serang Alokasikan Anggaran Rp 6 Miliar

Sabtu, 30 Mei 2026 15:19

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Kemenkum RI: Rampak Bedug Itu Kekayaan Intelektual Komunal Kabupaten Pandeglang 

Kemenkum RI: Rampak Bedug Itu Kekayaan Intelektual Komunal Kabupaten Pandeglang 

by Purnama Irawan
Sabtu, 30 Mei 2026 17:42

Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, menerima sertifikat mengukuhkan Rampak Bedug sebagai Kekayan Intelektual Komunal Kabupaten Pandeglang dari Kemenkum RI.

Wakil Ketua DPRD Pandeglang Dorong Pencopotan Ahmad Mursidi sebagai Staf Ahli Bupati 

Wakil Ketua DPRD Pandeglang Dorong Pencopotan Ahmad Mursidi sebagai Staf Ahli Bupati 

by Purnama Irawan
Sabtu, 30 Mei 2026 17:28

Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Pandeglang, MM Fuhaira Amin.

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak