slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama Sosial Budaya

Mamet, Pria Murah Senyum yang Gampang Beri Uang ke Warga

Aas Arbi by Aas Arbi
11-04-2018 18:18:30
in Sosial Budaya
Mamet, Pria Murah Senyum yang Gampang Beri Uang ke Warga
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Baik, ramah, tampan, dan murah senyum, begitulah gambaran yang cocok untuk menceritakan sosok Mamet (48) nama samaran. Pengusaha di salah satu daerah di Kabupaten Tangerang ini memiliki penghasilan lumayan. Hidup bersama istri tercinta, sebut saja Neni (42) dan sang buah hati, Mamet sejahtera.

Cerita bermula dari kisah Mamet yang mungkin dianggap orang di kampungnya adalah manusia setengah dewa. Ya, layaknya orang kaya kebanyakan, setiap jalan di perkampungan, banyak warga menegur untuk mencuri perhatian. Hebatnya, Mamet orang yang pandai menjaga perasaan. Seolah menghindari sifat sombong pada warga sekitar, Mamet selalu memberi senyum indahnya.

Baca Juga :

Istri Tak Bisa Mijat, Malah Cari yang Plus-plus

Mertua Sayang, Tapi Kok Menderita

Dulu Soleh Minta Cerai, Suami Baru Tak Pernah Salat

Kepincut Adik Tersayang, Cincin Lamaran Melayang

Namun, apa mau dikata, ya namanya juga manusia. Entah karena ingin berakrab-akrab atau memang tulus ingin menjalin pertemanan, banyak orang kampung yang datang padanya. Berawal dari perkenalan hingga akhirnya terjalin persahabatan, orang-orang banyak yang meminta uang. Lah, kok begitu?

“Saya sih ya senang-senang saja kalau memang ada orang yang butuh pertolongan, ya kita bantu. Tapi anehnya, mereka minta uangnya banyakan,” tukas Neni.

Seperti diceritakan Neni, sang suami memang termasuk orang yang mudah tersentuh. Mamet terlahir dari keluarga kaya. Meski begitu, seolah tak mau termakan tipu daya hidup bergelimang harta, ia beruntung mendapat didikan baik dari sang ayah untuk tidak berleha-leha dalam bekerja.

Katanya, meski punya banyak uang, Mamet sejak muda sudah senang berjualan. Merasakan pahit dan manisnya dunia bisnis, membuat lelaki bertubuh kurus tinggi itu matang. Tak heran ketika menginjak usia dewasa, ia sudah kuat dengan bisnis yang dibangunnya.

“Katanya nih ya, dia itu waktu SD jualan kue, jualan gorengan, semua yang masak ibunya. Dia tinggal jualin saja. Padahal, dulu dia satu-satunya siswa yang punya handphone,” curhat Neni. Widih, luar biasa Kang Mamet ini.

Sikap baiknya didapat dari sang ayah. Setiap menjelang Idul Fitri, keluarganya rutin bersedekah pada anak yatim dan kaum duafa. Dari sanalah Mamet sebagai anak terstimulus untuk melakukan hal serupa. Namun lantaran sudah merasa kaya, ia hanya menamatkan pendidikan di tingkat SMA.

Lain Mamet lain pula dengan Neni. Neni wanita biasa, ia terlahir dari keluarga tak punya. Beruntungnya Neni dianugerahi wajah nan cantik. Dengan kulit putih berpadu bentuk tubuh yang seksi, ia banyak menarik perhatian para lelaki. Termasuk Mamet yang dahulu diam-diam menyimpan rasa. Wait, memang kenalnya sudah lama?

“Kita itu satu kampung, tapi dulu saya enggak tahu dia. Dia sih tahu saya, maklumlah, namanya juga artis kampung, hehe,” kata Neni tertawa.

Bagai langit dan bumi, dahulu Neni dan Mamet sangat berbeda. Tak hanya tentang miskin dan kaya, tapi juga soal ketertarikan dengan dunia pendidikan. Mamet yang cenderung abai, memilih tidak melanjutkan sekolah. Lain halnya dengan Neni meski ekonomi minim, ia tak pantang menyerah pada keadaan, dikejarnya beasiswa sampai lulus kuliah. Widih, mantap amat sih Teh.

Hingga Neni lulus, ia sebenarnya sudah hampir menikah dengan lelaki pilihan orangtua. Biasalah, sang calon imam pastilah orang kaya. Namun lantaran Neni termasuk wanita berpendidikan, ia tak langsung menerima. Karena satu dan lain hal, Neni justru menolaknya, padahal ayah ibu sudah menyebarkan berita pernikahan. Oalah.

Tak ayal, berita pernikahan itu pun terdengar di telinga Mamet. Pupuslah harapannya melamar sang pujaan hati. Di tengah keributan antara Neni dan kedua orangtua, ada Mamet yang galau tingkat dewa. Namun, dua bulan kemudian jangankan acara pernikahan, surat undangan pun tak datang.

Seolah tak mau jatuh kedua kalinya, tanpa basa-basi, Mamet dan keluarga datang ke rumah Neni. Seolah sudah ditakdirkan Tuhan, Neni bersikap lembut dan menerima Mamet apa adanya. Jadilah mereka sepakat menuju jenjang pernikahan. Mengikat janji sehidup semati, Mamet dan Neni resmi menjadi sepasang suami istri.

Dengan harta yang dimiliki, Mamet membangun rumah sederhana untuk hidup bersama. Setahun usia pernikahan, mereka dikaruniai anak pertama, membuat hubungan semakin mesra. Pokoknya, rumah tangga mereka diselimuti kebahagiaan.

Seiring berjalannya hari, bisnis Mamet semakin meningkat. Keluarganya juga tak pernah kekurangan ekonomi. Hingga terjadi suatu peristiwa, mungkin inilah dilema menjadi orang kaya. Pelit salah, baik pun salah. Mamet yang terkenal kedermawanannya, tak bisa menolak permintaan beberapa warga yang datang meminta bantuan. Wih, memang banyak yang datang, Teh?

“Kalau dihitung mungkin ada 20 orang, mereka datangnya satu-satu, ada yang alasan buat berobat anak, biaya sekolah, rumah rusak, semua pinjam uang,” tukas Neni.

Yang membuat Neni geram, bukan hal itu saja yang terjadi pada suaminya. Katanya, pernah suatu waktu Mamet membagi-bagikan uang ke orang satu kampung lantaran kena kibul warga. Oalah, ini Kang Mamet sudah kayak politikus yang mau nyalon saja segala bagi-bagi uang.

Kejadian ini bermula ketika Mamet dipanggil untuk datang ke acara musyawarah di salah satu rumah. Di sana mulailah strategi dilancarkan, salah seorang bercerita kepedihan yang dialami selama ini karena kemiskinan sampai membuat Mamet tersentuh.

Keesokannya, Mamet datang membawa uang. Parahnya, hal itu dilakukan tanpa sepengetahuan sang istri. Hingga kabar uang gratis itu menyebar dan terdengar di telinga Neni. Ketika tahu uang itu dari sang suami, Neni mengamuk memarahi. Dibantingnya perabotan rumah serta ia keluarkan lembaran uang dari tasnya.

“Nih kasihin saja nih ke orang semuanya. Biarin kita makan pakai tanah, bagi-bagiin sana!” amuk Neni kepada Mamet yang waktu itu hanya bisa diam membisu.

Setelah kejadian itu, terjadilah musyawarah, Mamet mengaku salah. Dengan bantuan ketua RT setempat, Neni memaafkan sang suami. Lalu uang yang sudah dibagikan? Ya, hanya tinggal kenangan.

Waduh, yang sabar ya Teh Neni, selalu jaga Kang Mamet. Semoga langgeng terus sampai mati. (daru-zetizen/zee/dwi/RBG)

Tags: Love Story
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Kempo Kabupaten Serang Waspadai Cilegon

Next Post

Jelang Asian Games, Pedayung Banten Bertahan di Pelatnas

Related Posts

Istri Tak Bisa Mijat, Malah Cari yang Plus-plus
Love Story

Istri Tak Bisa Mijat, Malah Cari yang Plus-plus

by Redaksi
Rabu, 26 Januari 2022 16:41

Amarah Santi (35) nama samaran, tak bisa padam saat tahu kalau suaminya, sebut saja Joko (38) mendownload aplikasi yang bisa...

Read moreDetails

Mertua Sayang, Tapi Kok Menderita

Dulu Soleh Minta Cerai, Suami Baru Tak Pernah Salat

Kepincut Adik Tersayang, Cincin Lamaran Melayang

Ketahuan Bawa Penumpang, Mobil Dilelang

Suami Butuh Kehangatan, Malah Diacuhkan

Demi Janda, Rela Jual Sawah

Awalnya Diragukan, Sudah Kaya Jadi Tumpuan

Mantanku Teman Baik Suamiku

Terlalu Dikekang, Rumah Rasa Medan Perang

Next Post
Jelang Asian Games, Pedayung Banten Bertahan di Pelatnas

Jelang Asian Games, Pedayung Banten Bertahan di Pelatnas

April Deklarasi Prabowo Capres

Jadi Capres, Prabowo Diberi Kuasa untuk Pilih Cawapres dan Mitra Koalisi

Ini yang Terjadi pada Tubuh Anda Saat Minum Kopi

Ini yang Terjadi pada Tubuh Anda Saat Minum Kopi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Ingin Staycation Murah? Horison Altama Pandeglang Punya Promo Menarik

Ingin Staycation Murah? Horison Altama Pandeglang Punya Promo Menarik

Kamis, 16 April 2026 20:40
Astra Honda Dream Cup 2026 Siap Digelar, Vario 160  Siap Melesat

Astra Honda Dream Cup 2026 Siap Digelar, Vario 160  Siap Melesat

Kamis, 16 April 2026 20:36
Bupati Ratu Zakiyah Launching Aplikasi Serba DIGI

Bupati Ratu Zakiyah Launching Aplikasi Serba DIGI

Kamis, 16 April 2026 20:05
Ciptakan Lingkungan Bersih, Bupati Pandeglang  Gaungkan Gerakan Indonesia Asri

Ciptakan Lingkungan Bersih, Bupati Pandeglang  Gaungkan Gerakan Indonesia Asri

Kamis, 16 April 2026 19:49
Datangi Rumah Warga, Istri Wali Kota Cilegon Kawal Langsung Penyaluran Bantuan

Datangi Rumah Warga, Istri Wali Kota Cilegon Kawal Langsung Penyaluran Bantuan

Kamis, 16 April 2026 19:21
Realisasi Luas Tambah Tanam Capai 44 Ribu Hektar

Realisasi Luas Tambah Tanam Capai 44 Ribu Hektar

Kamis, 16 April 2026 18:57
Ingin Staycation Murah? Horison Altama Pandeglang Punya Promo Menarik

Ingin Staycation Murah? Horison Altama Pandeglang Punya Promo Menarik

Kamis, 16 April 2026 20:40
Astra Honda Dream Cup 2026 Siap Digelar, Vario 160  Siap Melesat

Astra Honda Dream Cup 2026 Siap Digelar, Vario 160  Siap Melesat

Kamis, 16 April 2026 20:36
Bupati Ratu Zakiyah Launching Aplikasi Serba DIGI

Bupati Ratu Zakiyah Launching Aplikasi Serba DIGI

Kamis, 16 April 2026 20:05
Ciptakan Lingkungan Bersih, Bupati Pandeglang  Gaungkan Gerakan Indonesia Asri

Ciptakan Lingkungan Bersih, Bupati Pandeglang  Gaungkan Gerakan Indonesia Asri

Kamis, 16 April 2026 19:49
Datangi Rumah Warga, Istri Wali Kota Cilegon Kawal Langsung Penyaluran Bantuan

Datangi Rumah Warga, Istri Wali Kota Cilegon Kawal Langsung Penyaluran Bantuan

Kamis, 16 April 2026 19:21
Realisasi Luas Tambah Tanam Capai 44 Ribu Hektar

Realisasi Luas Tambah Tanam Capai 44 Ribu Hektar

Kamis, 16 April 2026 18:57

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Ingin Staycation Murah? Horison Altama Pandeglang Punya Promo Menarik

Ingin Staycation Murah? Horison Altama Pandeglang Punya Promo Menarik

by Moch. Madani Prasetia
Kamis, 16 April 2026 20:40

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Horison Altama Pandeglang menghadirkan berbagai promo menarik untuk menarik minat tamu, khususnya saat momen libur dan akhir...

Astra Honda Dream Cup 2026 Siap Digelar, Vario 160  Siap Melesat

Astra Honda Dream Cup 2026 Siap Digelar, Vario 160  Siap Melesat

by Eko Fajar
Kamis, 16 April 2026 20:36

JAKARTA, RADARBANTEN.CO.ID– PT Astra Honda Motor (AHM) kembali menghadirkan ajang balap yang dinantikan para pecinta motorsport Tanah Air melalui Astra...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak