slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan Dahlan Iskan
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan Dahlan Iskan
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama Sosial Budaya

Pasangan Suami Istri Ini Sering Diejek Tapi Tetap Sabar

Aas Arbi by Aas Arbi
25-04-2018 17:07:31
in Sosial Budaya
Pasangan Suami Istri Ini Sering Diejek Tapi Tetap Sabar
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Tuhan menciptakan mahluk-Nya berpasang-pasangan, meski terkadang dibumbui ketidaksempurnaan, namun itu bukan alasan untuk menyesali keadaan. Kisah kali ini datang dari sebuah kampung di Kabupaten Serang. Seorang penggembala kambing yang hidup sebatang kara, menikmati hari-hari dengan bahagia.

Lelaki yang bisa kita sapa Tajul (35) bukan nama sebenarnya, menggantungkan nasib pada lima kambing warisan orangtua. Ia yang sejak kecil tak pernah mengenyam pendidikan lantaran memiliki kelainan yang membuatnya tak bisa berpikir tajam dan berkomuikasi dengan baik, membuat Tajul sering diledeki orang.

Baca Juga :

Istri Tak Bisa Mijat, Malah Cari yang Plus-plus

Mertua Sayang, Tapi Kok Menderita

Dulu Soleh Minta Cerai, Suami Baru Tak Pernah Salat

Kepincut Adik Tersayang, Cincin Lamaran Melayang

“Jul, Jul, kambing loe hilang satu, Jul, dibawa orang,” kata seorang pemuda. Mendengar hal itu, ia langsung berlari ke tempat kambing-kambingnya makan rumput, saat dilihat ternyata masih lengkap. Ketika kembali dan mengatakan tentang kambingnya ke para pemuda, mereka malah tertawa terpingkal-pingkal.

Parahnya, hal itu terjadi berulang kali. Menganggap Tajul lelaki rendahan dan bisa jadi bahan tertawaan, orang-orang sudah biasa mengerjainya bahkan menular pada anak-anak kecil. Seolah bukan hal tabu ketika anak-anak menganggap Tajul layaknya teman seusia mereka yang bisa dihina. Tak satu pun orang yang melarang.

Meski begitu, Tajul tak pernah marah. Ia yang tinggal di gubuk kecil seorang diri, selalu menebar senyum dan paling sigap jika ada kegiatan kemasyarakatan. Lantaran sikap baiknya itulah, terkadang Tajul mendapat bantuan berupa sepiring nasi dari warga. Subhanallah.

Hingga usia beranjak dewasa, Tajul masih asyik menikmati kesendirian. Ketika orang lain memiliki pasangan hidup, ia masih setia menjalani hari dengan kambing-kambingnya. Bukan karena tak ingin mengakhiri masa lajang, ada hal lain. Beberapa kali, Tajul sempat meminta dicarikan jodoh oleh ketua RT dan tokoh masyarakat.

Apesnya memang, tak ada wanita yang mau dengan lelaki sepertinya. Meski sudah ditawarkan ke sepuluh wanita mulai dari yang biasa sampai janda sekalipun, mereka tetap mengelak saat tahu nama Tajul yang mencari belahan jiwa. Ya ampun, tega banget sih tuh para wanita.

Sampai pada suatu hari, seolah Tuhan menjawab keinginan Tajul, dipertemukanlah lelaki penggembala itu dengan seorang wanita tetangga desa, sebut saja namanya Munah (33). Memiliki nasib sama, dikucilkan masyarakat dan mempunyai kekurangan fisik, keduanya setuju mengikat tali pernikahan.

“Ya kaki saya sejak kecil sudah begini, jadi enggak bisa berjalan normal. Pas ketemu sama Kang Tajul, ya merasa nyaman saja gitu,” ungkap Munah pada Radar Banten.

Singkat cerita, menikahlah Munah dan Tajul. Meski dengan pesta sederhana dan apa adanya, mereka tampak bahagia. Tajul yang mengenakan kemeja putih celana bahan dan peci hitam, berulang-kali melampar senyum pada tamu undangan. Setelah sekian lama, akhirnya menikah juga. Ciyeee.

Tak jauh berbeda dengan Tajul, Munah pun merasakan hal sama. Ia yang bisa dikatakan menjadi perawan tua, akhirnya menemukan belahan jiwa. Keluarga dan saudara pun turut berbahagia, Munah tak lagi sendiri dan sudah bersuami. Kini, mereka bersiap mengarungi mahligai rumah tangga yang penuh misteri.

Di awal pernikahan, Tajul menjadi suami yang penuh perhatian. Meski terkadang sikapnya membuat Munah kebingungan, lama-kelamaan, mereka sudah bisa saling mengerti keadaan masing-masing. Munah yang tak bisa berjalan jauh kerap digendong atau dipapah oleh Tajul, sang suami yang tak bisa membaca dan berbicara dengan baik sering dibantu Munah, pokoknya, mereka saling melengkapi. Duh, so sweet-nya!

“Ya kita sih dijalanin saja, Kang. Mau bagaimana kondisi fisik kita, kan yang namanya rezeki mah sudah ada yang mengatur,” katanya.

Munah anak kedua dari enam bersaudara, ayah-ibunya sudah tua renta dan tak lagi bekerja. Demi mencukupi kebutuhan sehari-hari, ia membantu saudara mengerjakan apa saja yang ia bisa. Kalau sedang musim panen, Munah membantu menjemur padi. Kalau sedang ada kerjaan rumah, ia bisa menjadi kuli cuci atau bersih-bersih. Apa pun dilakukan asalkan halal.

Lantaran Tajul yang tak punya apa-apa belum bisa membelikan rumah, mereka memutuskan tinggal di rumah keluarga Munah. Hebatnya, semua menerima Tajul apa adanya. Mungkin inilah yang dinamakan berkah, meski hidup kekurangan, tapi semua dimudahkan.

Enam bulan usia pernikahan, baik Munah atau pun Tajul semakin menunjukkan kemesraan. Tak peduli pada omongan orang, mereka menikmati kebersamaan dengan jalan berdua menyusuri perkampungan menuju rumah saudara yang mengundang untuk datang.

Hingga sampailah keduanya di kampung Tajul yang penuh kenangan. Saat langkahnya memasuki perkampungan, beberapa warga menyapa dengan senyum penuh tanda tanya. Ada juga yang hanya ketawa-ketiwi melihat mereka berdua. Tajul sih biasa saja, tetapi Munah tampak tak nyaman dan cenderung ingin melawan.

“Orang-orang tuh pada aneh, kayak baru pertama kali lihat orang jalan berdua saja,” tukasnya.

Saat melewati persimpangan jalan dan tampak segerombolan pemuda yang duduk berkumpul, Tajul menghentikan langkah. Munah pun heran dan bertanya, namun bukannya menjawab, Tajul malah menarik napas panjang dan lekas melanjutkan langkah.

Seolah sudah memberi pertanda, apa yang ditakutkan Tajul terjadi juga. Saat tepat di depan para pemuda kampung, mereka meneriaki Tajul sambil tertawa terbahak-bahak. Parahnya, bukannya hanya Tajul yang diolok-oloki, Munah juga kena jadi bahan ledekan.

Apa mau dikata, meski Tajul terlihat tenang seolah tak ada masalah, Munah tak bisa mengontrol diri dan cepat terbakar emosi. Dibalasnya teriakan para pemuda sampai Munah hampir terjatuh. Namun, bukannya mengerti, mereka malah semakin menjadi-jadi. Aih-aih, memang mereka ngomong apa sih Teh?

“Masa Kang Tajul dibilang Tajul Bego kawin juga, terus saya diteriakin perempuan pengkor istri Tajul. Kan kesal,” tuturnya.

Di tengah kemarahannya, Munah mengambil sebongkah batu jalan dan hendak melemparkan ke para pemuda. Namun dengan sigap, Tajul mencegahnya dan merebut batu di tangan sang istri. Sontak Munah semakin emosi. Hingga akhirnya mereka pergi dengan wajah penuh emosi.

Sepanjang perjalanan, Munah tak henti-hentinya memarahi Tajul yang tak berdaya. Namun dengan lembut, sang suami menyabarkan sang istri. Munah pun tak lagi mengoceh dan bersikap seperti semula. Wih, memang Kang Tajul ngomongnya gimana, Teh?

“Katanya, biarin orang ledekin kita, yang penting kita enggak menyakiti hati mereka,” katanya meniru ucapan sang suami.

Hingga hari ini, Tajul dan Muna hidup bersahaja dengan penuh kesederhanaan. Subhanallah.

Semangat ya Kang Tajul dan Teh Munah, semoga sehat selalu dan hisup sejahtera. Amin. (daru-zetizen/zee/ags/RBG)

Tags: Love Story
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Pandeglang jadi Tuan Rumah Liga 2 Sepak Bola Nasional

Next Post

Alexa Si Seksi dari Amerika

Related Posts

Istri Tak Bisa Mijat, Malah Cari yang Plus-plus
Love Story

Istri Tak Bisa Mijat, Malah Cari yang Plus-plus

by Redaksi
Rabu, 26 Januari 2022 16:41

Amarah Santi (35) nama samaran, tak bisa padam saat tahu kalau suaminya, sebut saja Joko (38) mendownload aplikasi yang bisa...

Read moreDetails

Mertua Sayang, Tapi Kok Menderita

Dulu Soleh Minta Cerai, Suami Baru Tak Pernah Salat

Kepincut Adik Tersayang, Cincin Lamaran Melayang

Ketahuan Bawa Penumpang, Mobil Dilelang

Suami Butuh Kehangatan, Malah Diacuhkan

Demi Janda, Rela Jual Sawah

Awalnya Diragukan, Sudah Kaya Jadi Tumpuan

Mantanku Teman Baik Suamiku

Terlalu Dikekang, Rumah Rasa Medan Perang

Next Post
Banyak Dalih, Susah Maju

Alexa Si Seksi dari Amerika

Lima Kondisi Wajah ini Gambarkan Kesehatan Anda

Lima Kondisi Wajah ini Gambarkan Kesehatan Anda

Banting Setir, Fuso Masuk Selokan di Tol Tangerang-Merak

Banting Setir, Fuso Masuk Selokan di Tol Tangerang-Merak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Alfamart Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Kota Cilegon dan Sumur Kabupaten Pandeglang

Senin, 12 Januari 2026 21:56
cuaca ekstrem banten

Waspada Hujan Sangat Lebat! Banten Masuki Cuaca Ekstrem Hingga 18 Januari

Senin, 12 Januari 2026 21:52
Siswa SD Masigit 1 Cilegon Belajar dari Rumah

Sekolah Terendam Banjir, Siswa SD Masigit 1 Cilegon Belajar dari Rumah

Senin, 12 Januari 2026 21:45
Bipeka DPW PKS Banten

Bipeka DPW PKS Banten Siap Sinergikan Program Penguatan Keluarga dengan Pemprov Banten

Senin, 12 Januari 2026 21:38
Kapolres Cilegon Tinjau Banjir

Kapolres Cilegon Tinjau Banjir Depan Koramil Ciwandan, Tiga Titik Jadi Perhatian Serius

Senin, 12 Januari 2026 21:31
Bangun Sekolah Rakyat di Cadasari Pandeglang

Bangun Sekolah Rakyat di Cadasari Pandeglang, Ini Kata Gubernur Banten

Senin, 12 Januari 2026 21:24

Alfamart Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Kota Cilegon dan Sumur Kabupaten Pandeglang

Senin, 12 Januari 2026 21:56
cuaca ekstrem banten

Waspada Hujan Sangat Lebat! Banten Masuki Cuaca Ekstrem Hingga 18 Januari

Senin, 12 Januari 2026 21:52
Siswa SD Masigit 1 Cilegon Belajar dari Rumah

Sekolah Terendam Banjir, Siswa SD Masigit 1 Cilegon Belajar dari Rumah

Senin, 12 Januari 2026 21:45
Bipeka DPW PKS Banten

Bipeka DPW PKS Banten Siap Sinergikan Program Penguatan Keluarga dengan Pemprov Banten

Senin, 12 Januari 2026 21:38
Kapolres Cilegon Tinjau Banjir

Kapolres Cilegon Tinjau Banjir Depan Koramil Ciwandan, Tiga Titik Jadi Perhatian Serius

Senin, 12 Januari 2026 21:31
Bangun Sekolah Rakyat di Cadasari Pandeglang

Bangun Sekolah Rakyat di Cadasari Pandeglang, Ini Kata Gubernur Banten

Senin, 12 Januari 2026 21:24

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Alfamart Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Kota Cilegon dan Sumur Kabupaten Pandeglang

by Fahmi
Senin, 12 Januari 2026 21:56

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Banjir yang melanda Wilayah Kota Cilegon dan Kabupaten Pandeglang membuat Alfamart langsung bergerak untuk menyalurkan bantuan. Bantuan...

cuaca ekstrem banten

Waspada Hujan Sangat Lebat! Banten Masuki Cuaca Ekstrem Hingga 18 Januari

by Agung S Pambudi
Senin, 12 Januari 2026 21:52

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah II mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan intensitas sedang...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan Dahlan Iskan
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak