Atlet sepatu roda putri Banten Zhahwa ketika tampil di SERANG-Pengurus provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) Banten tengah menyiapkan atlet terbaik untuk diterjunkan menghadapi kejuaraan nasional (Kejurnas) Sepatu Roda Piala Ibu Negara. Pada single event yang akan dilangsungkan di Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, 5-6 Juli mendatang, Pengprov Porserosi Banten enggan sesumbar.
Ketua Pengprov Porserosi Banten, Ramang Agus mengatakan, pihanya telah memutuskan hanya akan menerjunkan atlet terbaik dengan catatan waktu nasional. “Kami hanya mengutamakan atlet terbaik dalam limit nasional. Memang sempat terjadi kesalahpahaman yang mana banyak atlet terbaik atau juara daerah ingin diberangkatkan ke kejurnas. Ini kita bicara level nasional, tidak semua juara daerah bisa menembus limit dan persaingan nasional. Kita bukan datang untuk rekreasi, tapi prestasi,” kata Ramang kepada Radar Banten, Jumat (18/5).
Ramang menambahkan, dengan ketentuan hanya menerjunkan atlet yang masuk limit nasional, diharapkan di kejurnas nanti atlet sepatu roda Banten mampu menuai prestasi. “Sekarang tidak bicara bersaing saja, tapi prestasi. Untuk apa hanya ikutserta atau meramaikan saja,” tegasnya.
Saat ini, lanjutnya, tim pelatih sudah mengantongi delapan atlet yang memiliki limit nasional. Kedelapan atlet tersebut merupakan hasil seleksi yang dilakukan pihaknya usai gelaran kejurda beberapa waktu lalu. “Mereka diantaranya adalah Afifah, Zhahwa, Dinda, dan Hafiz. Saat ini kedelapan atlet terus digenjot maksimal agar limit nya tidak hanya sekadar masuk ke level nasional, tapi mampu menembus persaingan papan atas,” pungkas Ramang.
Sementara itu, Ketua Binpres Pengprov Porserosi Banten, Hengky Hendrayana Surya menyatakan, saat ini atlet yang disiapkan tengah menjalani periodesasi latihan khusus. “Sekarang atlet ditempa mulai dari cara mengambil star yang bagus, cepat, akurat serta latihan ledakan tenaga atau power. Itu semua proses agar speednya semakin lebih baik sehingga catatan waktu yang diperoleh nantinya semakin kecil,” jelasnya.
Beberapa nomor yang akan dilombakan nanti, diantaranya merupakan target atlet Banten. Diantaranya ITT 200 meter, ITT 300 meter, sprint 500 meter, jarak menegah mulai dari 3.000 meter, 5.000 meter, hingga 10.000 meter. “Nomor-nomor itu sudah sesuai dengan yang dilombakan di PON XX Papua 2020. Kita berharap hasil kejurnas ini nantinya bisa sekaligus memetakan posisi atlet Banten untuk menghadapi PON 2020,” pungkas Hengky. (dre/ibm/ags)









