• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama Sosial Budaya

Gara-gara Foto Mantan, Istri Diduga Kesurupan  

Aas Arbi by Aas Arbi
Kamis, 30 Agustus 2018 20:47
in Sosial Budaya
Gara-gara Foto Mantan, Istri Diduga Kesurupan   

Disadari atau tidak, sesuatu yang tidak dipersiapkan dengan matang, ujung-ujungnya bakal berantakan. Bukan hanya ekonomi yang menjadi faktor penyebab keretakan rumah tangga, kehati-hatian menyimpan kenangan juga bisa jadi penyebabnya. Kira-kira seperti itulah kalimat yang tepat untuk mengawali kisah rumah tangga Yeyen (47) dan Juki (49), keduanya nama samaran.

“Kejadiannya sudah lumayan lama, dulu pas saya berusia 35 tahun dan Yeyen 33 tahun,” terang Juki kepada Radar Banten.

RelatedPosts

Hari Santri Nasional 2026 Banten

Diikuti 2.500 Peserta, Kemenag Banten Luncurkan Hari Santri 2026 Lewat Jalan Santai Sarungan

Senin, 19 Oktober 2026 09:31
Kapolri Listyo Sigit Prabowo

Kapolri Resmikan Balai Latihan Silat PTBI, Dorong Pelestarian Budaya Banten

Sabtu, 19 September 2026 08:51
Alfamart

Alfamart dan Kalbe Nutritionals Perkuat Dukungan 1.000 HPK melalui Sahabat Posyandu, Jangkau 2.800 Penerima Manfaat

Jumat, 18 September 2026 14:00
Milad BAZNAS Kabupaten Serang

BAZNAS Kabupaten Serang Salurkan 100 Tangki Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Selasa, 15 September 2026 14:57

Seperti diceritakan Juki, Yeyen terlahir dari keluarga miskin. Hal itu membuatnya semakin tidak bisa mengontrol emosi. Meski begitu,     Yeyen sebenarnya wanita cantik yang memiliki paras nan ayu bawaan sang ibu. Meski tidak terlalu putih, penampilan Yeyen memang selalu terlihat menarik. Membuat lelaki tak bisa menahan hasrat untuk tidak mencintainya. Apalagi, dengan sikapnya yang jutek, wah, pokoknya bikin penasaran.

Banyak lelaki yang coba mendekati. Namun lantaran sikapnya yang acuh tak acuh, membuat lelaki yang hanya punya cinta ala kadarnya, pasti bakal berlalu begitu saja. Berbeda halnya dengan Juki. Ia yang memang sangat mencintai, melakukan segala cara agar dapat menarik perhatian sang pujaan hati.

Tapi lagi-lagi, layaknya sikap Yeyen kepada semua lelaki yang mendekatinya, Juki tetap tidak mendapat respons positif dari sang wanita. Hebatnya, berkali-kali diabaikan, Juki tak kehilangan semangat. Bukannya menyerah, tak lama setelah mendapat pekerjaan di perusahaan swasta, ia nekad datang ke rumah Yeyen menemui orangtua sang wanita. Waw.

“Semua berkat saran teman. Katanya, cewek mah enggak butuh yang cuma main-main, jadi kalau niat mau serius, ya datangi rumahnya,” ungkap Juki.

Singkat cerita, mungkin karena tersentuh akan kesungguhan Juki, Yeyen malah berbalik mencintai. Mungkin karena ketulusan hati yang berjuang mendapatkan cinta, kini justru Yeyen yang bagai cacing kepanasan di kala jauh dari Juki. Cie… akhirnya perjuangan membuahkan hasil.

“Ya alhamdulillah, Kang. Setelah sekian lama, dia luluh juga,” ungkap Juki.

Tak butuh waktu lama bagi keduanya untuk menjalani masa-masa pendekatan, lima bulan pacaran, mereka sudah memutuskan menuju ke jenjang pernikahan. Atas restu kedua orangtua, Juki dan Yeyen mengikat janji sehidup semati.

Di awal pernikahan, Yeyen dan Juki pasangan serasi. Keduanya menjaga perasaan dan menciptakan suasana harmonis. Juki yang penyabar dan kalem, membuat Yeyen ikut terbawa dalam setiap tutur katanya. Menjadi istri yang berbakti kepada suami, Yeyen melayani Juki setulus hati. Mulai dari menyiapkan sarapan, sampai bersedia memberi pijitan sayang sepulang bekerja, semua dilakukan atas dasar cinta.

“Waktu awal-awal sih ya begitu, Kang. Kan lagi sayang-sayangnya,” curhat Juki.

Namun apa mau dikata, namanya juga cobaan hidup, bisa datang kapan pun dan tak terduga. Saat anak pertamanya tumbuh balita, terlebih mereka sedang mesra-mesranya menjalani hidup baru pasangan muda, Juki harus kehilangan pekerjaan lantaran perusahaan tempatnya bekerja bangkrut. Meski di awal sempat berjanji akan menjalani susah senang bersama, ketika menjalaninya, tetap saja ia tak ingin menderita. Oalah, manis di awal pahit di akhir dong!

Kecewa dengan keadaan, Yeyen merutuki diri dan memarahi suami. Sikapnya yang mudah iri dan dengki terhadap tetangga atau teman yang setiap bulan membeli barang-barang baru seperti tas, baju atau lainnya, membuatnya semakin tak karuan. Bosan dengan alasan Juki yang tidak lagi berdaya mencari nafkah, Yeyen malah bersikap ketus dan emosian. Kembali ke tabiatnya semula.

Bersabar di tengah tekanan sang istri, Juki terus memutar otak menghidupi rumah tangga. Sikap Yeyen yang selalu kasar, hanya menyisakan perih di hati. Sang suami yang selalu sabar meski dimarahi setiap hari, tak bisa lagi menikmati seduhan kopi hangat istri di pagi hari.

      Hingga suatu hari, kejadian sepele tapi berdampak besar itu terjadi. Lelah keliling sana-sini, bersilaturahmi ke rumah teman berharap mendapat pekerjaan, tetapi rezeki tak kunjung datang. Juki dikagetkan suara teriakan dari dalam rumah. Saat hendak membuka gerbang pintu, kakak wanita tertua alias teteh datang nyerocos.

“Lu ke mana saja sih? Itu istri lu kenapa? Dari tadi teriak-teriak kayak orang kesurupan. Gue takut dia bunuh diri,” kata Juki meniru ucapan tetehnya.

Belum sempat Juki menanggapi, terdengar suara benda terjatuh dan pecah, membuat Juki dan orang-orang yang sedari tadi mengerubungi, semakin penasaran dengan apa yang sebenarnya terjadi. Bagai diburu hantu, Juki lekas berlari membuka pintu. Matanya terbelalak, kondisi ruang depan bagai kapal pecah. Pakaian, piring, gelas, bingkai, meja, semua peralatan rumah tangga berserakan di mana-mana.

Lekas Juki memanggil istrinya. Tak ada jawaban. Dicarinya ke ruang tengah juga tak ada. Sampai akhirnya, Juki mendengar rintihan tangis dari kamar. Yeyen tengah duduk di pojok ruangan sambil tersedu sedan. Dipeluknya sang istri oleh Juki, tetapi dengan sigap Yeyen berontak. Juki terhuyung, Yeyen makin mengamuk, ia mencoba memukuli sang suami.

“Kalau sudah enggak mau sama saya ya ngomong, jangan diam-diam malah balikan sama mantan,” begitu teriak Yeyen seperti diceritakan Juki.

Juki terperanjat, ia tak mengerti akan maksud kata mantan yang dikatakan istrinya. Sambil memelas merendahkan nada bicara, Juki meminta penjelasan pada Yeyen. Namun, yang namanya wanita sudah kecewa, pasti tak mudah meredam amarah. Setelah kesekian kalinya ditanya, barulah titik masalah itu terjawab nyata.

Saat membereskan kamar, Yeyen menemukan foto mantan Juki di bawah kasur. Jadilah ia mengamuk lantaran menyangka sang suami masih menjalin hubungan dengan mantannya. Juki pun menjelaskan, itu foto lama yang terlupakan di bawah kasur. Setelah mengadakan musyawarah keluarga, Yeyen dan Juki saling bermaaf-maafan. Rumah tangga mereka masih aman. Syukurlah.

Lain kali hati-hati simpan foto mantan ya Kang Juki. Semoga semakin langgeng. Amin! (daru-zetizen/zee/dwi)

 

Tags: Love Story
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Stadion Persita Dinilai Layak Pakai

Next Post

Medali Emas Menumpuk di Cabor Biliar Porprov Banten

Next Post
Medali Emas Menumpuk di Cabor Biliar Porprov Banten

Medali Emas Menumpuk di Cabor Biliar Porprov Banten

Kejati Banten

Tiga Kejari di Banten Usut Dugaan Korupsi PKBM, Kajati: Sudah Penyidikan

Senin, 2 November 2026 12:49
Rotasi Mutasi Pemkot Cilegon

Pemkot Cilegon Seleksi 13 ASN untuk Mengisi Jabatan Kepala BKPSDM

Senin, 2 November 2026 11:52
Bendungan Karet Cibanten

Dukungan Presiden Prabowo dan Gubernur, Budi Rustandi Kawal Perbaikan Bendungan Karet Cibanten

Senin, 2 November 2026 18:32
KADIN Banten

Enam Ketua KADIN Daerah Boikot Musprov ke-7 Banten, Desak Transparansi Dana

Selasa, 3 November 2026 11:12
Kejari Pandeglang sita aset Rp7,5 miliar.

Kejar Aset hingga Bandung, Kejari Pandeglang Sita Harta Koruptor Rp7,5 Miliar

Senin, 2 November 2026 12:27
Rotasi Mutasi Pemkot Cilegon

Besok, Pemkot Cilegon Mulai Proses Rotasi Mutasi untuk Isi Tujuh Jabatan Eselon II

Minggu, 1 November 2026 13:45
PHK pekerja PT PWI 6

PWI 6 PHK 1.100 Pekerja, Anggota DPRD Banten: Usut Dugaan Gangguan Perusahaan

Senin, 2 November 2026 17:43

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

BRI Gading Serpong

BRI Gading Serpong Dorong Peran UMKM dan AgenBRILink Gerakkan Ekonomi Masyarakat

by Syaiful Adha
Selasa, 3 November 2026 20:27
0

KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Kantor Cabang (Kanca) Gading Serpong terus memperkuat perannya dalam...

Produk Ekspor UMKM Kabupaten Serang

Susul Tembakau Talas Beneng dan Emping, Diskoumperindag Dorong Kopi dan Batik Kaserangan Tembus Pasar Ekspor

by Ahmad Rizal Ramdhani
Selasa, 3 November 2026 20:20
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoumperindag) Kabupaten Serang mendorong dua produk unggulan daerah, yakni kopi dan...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.