CILEGON – DPD Partai Golkar Kota Cilegon sudah siap memperjuangkan Ratu Ati Marliati menduduki jabatan wakil walikota Cilegon.
Proses pergantian tampuk kepemimpinan di Pemkot Cilegon itu setelah sang walikota, Tb Iman Ariyadi, diberhentikan karena menjadi terpidana kasus suap izin pembangunan Transmart di Cilegon. Edi Ariadi yang menjadi wakil Iman, kini menjadi Plt walikota, yang tak lama lagi akan ditetapkan menjadi walikota. Sementara jabatan wakil walikota kosong.
Pasca-Iman Ariyadi diberhentikan secara tetap sebagai walikota, Partai Golkar sebagai partai pengusung Tb Iman Ariyadi – Edi Ariadi pada Pilkada 2015, bertekad memperjuangkan Ati mengisi posisi wakil walikota.
Sekretaris DPD Golkar Kota Cilegon Sutisna Abbas menjelaskan, pasca pemberhentian Iman sebagai walikota Senin (14/1) lalu, pengurus Golkar langsung mendatangi Iman sebagai Ketua DPD Golkar Kota Cilegon di Lembaga Pemasayarakat Serang.
Pada pertemuan itu, kata Sutisna, salah satu arahan dari Iman adalah agar pengurus dan kader Golkar membangun komunikasi dengan partai-partai koalisi pengusung Iman-Edi pada pilkada sepakat mengusung Ati. “Kita berharap mekanisme pendefinitifan Pak Edi sebagai walikota bisa berjalan cepat sehingga proses pemilihan wakil walikota pun bisa segera berjalan,” ujar Sutisna, Rabu (16/1).
Selain Golkar, partai lain di koalisi Iman-Edi pada pilkada lalu juga ingin mengusung kadernya sebagai wakil walikota. Misalnya PDIP bakal mengajukan nama Ketua DPC PDIP Cilegon Reno Yanuar. PAN juga akan mengusulkan kader internal seperti Ketua PAN Cilegon Alawi Mahmud, Sekretaris PAN Cilegon Hasbudin, dan Bendahara PAN Cilegon Rosyid Haerudin.
Sedangkan PKS dan PKB masih menunggu rekomendasi dari pengurus tingkat provinsi. Kedua partai itu mengaku masih belum mengarahkan dukungan pada calon mana pun termasuk pada kader internal.
Iman Ariyadi diberhentikan secara tetap sebagai walikota setelah keluar Surat Keputusan dari Kementerian Dalam Negeri. Rapat paripurna pemberhentian Iman digelar Senin (14/1) lalu di DPRD Kota Cilegon. (Bayu Mulyana/Agus Iryana)











