LEBAK – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lebak menargetkan penerimaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebesar Rp5,2 miliar pada 2019. Target tersebut diharapkan terealisasi pada akhir Desember 2019.
Ketua Baznas Kabupaten Lebak Eri Rahmat menyatakan, target penerimaan dan penyaluran ZIS merupakan hasil rapat kerja pengurus Baznas Lebak. Total penerimaan ZIS 2019 ditargetkan Rp5,2 miliar. Dengan rincian Rp3,7 miliar dihimpun dari zakat, infak, dana corporate social responsibility (CSR), dan dana sosial keagamaan lainnya. Sementara itu, Rp1,5 miliar merupakan saldo Baznas tahun 2018.
“Kami berharap, tahun depan realisasi penerimaan Baznas Lebak mencapai 75 persen atau mencapai 100 persen,” harapnya, Senin (28/1).
Dijelaskannya, target penerimaan Baznas 2018 tidak tercapai 100 persen. Tahun lalu, Baznas menargetkan Rp4,5 miliar. Namun, realisasinya sebesar Rp3,06 miliar atau hanya mencapai 67,38 persen dari target yang telah ditetapkan.
“Kami akan berupaya maksimal merealisasikan target penerimaan ZIS pada 2019. Karena, dana yang dihimpun akan disalurkan untuk masyarakat Lebak,” jelasnya.
Zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun Baznas Lebak digunakan untuk pengembangan ekonomi kecil, membantu pembangunan rumah tidak layak huni, pondok pesantren, sarana ibadah, fakir miskin, dan beasiswa kepada siswa atau santri dari keluarga tidak mampu. (Mastur/aas/ira)










