TANGERANG- Arema FC masih terlalu tangguh bagi Persita Tangerang pada leg pertama babak 32 besar Piala Indonesia, Sabtu (26/1) kemarin. Bermain tandang di Stadion Kanjuruhan Malang, Pendekar Cisadane–julukan Persita–harus mengakui keunggulan Singo Edan–julukan Arema.
Meski kalah dari tim Arema, Persita masih mampu memberikan perlawanan. Setidaknya Persita menceploskan satu gol ke gawang Arema FC. Hingga menit akhir, Arema FC keluar sebagai pemenang dengan skor 4-1.
Sejak peluit pertama ditiup, para pemain Singo Edan langsung mencoba menekan sang tamunya. Namun, anak asuh Wiganda Saputra tak mau kalah. Kedua tim menerapkan permainan terbuka.
Namun, tim asuhan Milomir Seslija itu langsung menunjukkan kualitasnya. Pada menit keenam, penjaga gawang Persita Yogi Triyana dipaksa memungut bola dari jala gawangnya usai dibobol pemain anyar Arema FC, Robert Lima.
Unggul 1-0, Singo Edan semakin bermain agresif. Belum lama Perista menguasai bola, Arema FC berhasil merebutnya. Keadaan berbalik. Singo Edan yang dibela oleh tiga pemain asing, Yakni, Arthur Cunha, Robert Lima, dan Pavel Smo langsung menyerang jantung pertahanan Persita. Kali ini Dedik Setiawan menambah keunggulan tuan rumah pada menit ke-11.
Usai kebobolan dua gol, Pendekar Cisadane yang diperkuat Amril Alamsyah, Rio Ramandika, Ade Jantra, Egi Melgiansyah, dan Hari Habrian berusaha mengejar ketertinggalan. Namun, hingga babak pertama berakhir Persita belum beruntung. Persita justru kembali bobol pada menit ke-16 oleh pemain belakang Arema FC Hamka Hamzah.
Memasuki babak kedua, Persita seolah mendapatkan energi baru. Timnya bermain lebih percaya diri. Jual beli serangan lebih kerap terjadi. Meski terus ditekan, anak asuh Wiganda mampu mematahkan serangan yang dibangun Singo Edan.
Usaha anak asuh Wiganda membuahkan hasil. Menit ke-59, tepatnya 14 menit babak kedua baru berjalan serangan Persita berbuah manis. Pemain sayap Persita, Waskito berhasil mencetak gol balasan hingga kedudukan menjadi 3-1.
Gol balasan Persita dijawab dengan serangan balik dari Arema. Serangan yang dibangun oleh Arema berhasil dimanfaatkan Robert Guimaraes untuk mencetak gol keduanya sekaligus memperlebar selisih gol bagi Arema. Hingga peluit panjang dibunyikan, Laga ditutup dengan skor 4-1 untuk kemenangan Arema. “Tidak mudah menghadapi Arema FC, apalagi bermain di markasnya. Kita akui kekalahan ini. Selanjutnya, kita akan menunggu Arema FC pada leg kedua di Stadion Benteng Taruna Tangerang. Bermain di markas Persita, kita inginkan kemenangan,” kata Media Officer Persita Aries Mulyansyah saat dihubungi Radar Banten, Minggu (27/1). (Riko/RBG)









