slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Irawati

Redaksi by Redaksi
28-03-2019 09:08:58
in Berita Utama, Catatan Dahlan Iskan
Irawati
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Saya balik lagi ke Lahore. Dari Karachi. Lupa. Belum ke Sungai Irawati. Yang melintasi Lahore. Yang sekarang disebut Sungai Ravi. Hulunya ada di India. Hilirnya di Pakistan. Pun waktu ke Kalkuta saya paksakan: ke sungai Gangga. Dulu. Di sela-sela jadwal saya yang sangat padat. Yang teman saya waktu itu begitu semangatnya: langsung cuci muka dengan air sungai Gangga. Yang hari itu lagi sangat keruh.

Ia berterima kasih luar biasa. Akhirnya, katanya, bisa melihat sungai Gangga. Ia orang Bali. Penggemar Harley-Davidson. Sering ikut tour HD di Amerika. Sekarang ia sudah meninggalkan dunia ruwet: menjadi pendeta Hindu.

Baca Juga :

Disway Group Jajaki Kerja Sama Bisnis dengan SIPF dari Jepang

Disway Group Jajaki Kerja Sama Bisnis dengan SIPF Jepang 

Pertama Kali! Disway Group Jalin Kerjasama dengan Brand Kecantikan Lokal B Erl Cosmetics

Disway Awards 2025: Momentum Apresiasi Integritas dan Kredibilitas Serta Reputasi Brand Nasional

Saya mempelajari sedikit masa lalu sungai Irawati ini. Di literatur tahun 1880-an. Yang ada jembatan kayu di atasnya. Yang banyak pohon di kanan-kirinya. Yang ada cerita perang 10 kerajaannya. Yang dimenangkan oleh Kerajaan Kuru. Lalu memindahkan ibu kotanya yang di Hastinapura. Ke Indraprastha.

Zaman itu yang lebih banyak mereka puja adalah Dewa Indra. Yang mereka percaya sebagai penguasa hujan. Mendung. Badai. Cuaca. 

Dewa Indra digambarkan sering muncul dengan kuda putihnya. Kalau lagi marah Indra bisa membuat hujan, badai, banjir di wilayah itu.

Tentu saya balik ke Lahore bukan karena itu. Melainkan untuk tahu di mana lokasi Jawaharlal Nehru. Yang berani mengibarkan bendera India. Untuk pertama kali. Di malam tahun baru. Akhir 1929.

Kepercayaan lama pada Dewa Indra, saya kira, lantaran waktu itu belum ada ahli cuaca. Yang kini ilmu itu bisa menjelaskan: setiap Juli dan Agustus pasti banyak hujan badai dan banjir di sana. Dengan udara yang sangat sumuk. Ahli cuaca menyebutnya itu musim monsoon.

Di tahun 1929 itu belum ada negara yang disebut Pakistan. Seluruh kawasan ini masih disebut India. Di bawah penjajahan Inggris.

Masih ingat sejarah ini bukan? Sebelum terjadi perang Inggris-Belanda, kawasan Timur Jauh ini dikuasai satu perusahaan. Kongsi dua negara itu. Waktu  terjadi perang di Eropa, pemegang saham perusahaan itu sepakat: perusahaan dibagi dua. Pemegang saham Inggris menguasai India dan sekitarnya. Yang kaya akan kapas. Pemegang saham Belanda menguasai India Timur (kelak disebut Indonesia). Yang kaya akan rempah.

Jadi, sejak zaman itu pun, yang menjajah itu sebenarnya perusahaan. Perusahaan asing.

Di tahun 1929 itulah gerakan melawan Inggris memuncak. Tokoh utamanya Anda sudah tahu: Mahatma Gandhi.

Tokoh politiknya: Jawaharlal Nehru.

Waktu itu tokoh-tokoh anti penjajah lagi kumpul di Lahore. Menancapkan tonggak ini: ingin India merdeka. Istilah mereka bukan merdeka. Tapi ‘Purna Swaraj’. Mengurus sendiri secara keseluruhan. Artinya, ya, merdeka.

Habis rapat, para pejuang itu menuju Sungai Ravi. Nehru naik kuda putih. Jaraknya sekitar 2 km. Mengingatkan pada sosok Dewa Indra.

Di tepi Sungai Irawati itulah para pejuang tampil. Berpidato bergantian. Pidato Nehru sangat memikat:

Di tepi sungai yang sakral ini kita bersumpah untuk India merdeka. Purna swaraj. Bebas dari penjajahan. Seperti leluhur kita dulu. Kita bersumpah Kota Lohore yang sakral ini akan jadi pusat India untuk budaya dan ilmu pengetahuan.

Begitulah kurang lebihnya.

Setelah itu Nehru mengibarkan bendera tiga warna. Bendera India. Di tepi Sungai Ravi, di Lahore ini.

Itulah untuk pertama kali bendera India berkibar. 

Memang agak sedikit beda dengan bendera India sekarang. Yang di tengahnya ada gambar roda Ashoka. Melambangkan agama Hindu. 

Waktu itu, yang dikibarkan Nehru itu, gambar yang ada di tengahnya adalah alat pemintal kapas. Yang fotonya sudah sering Anda lihat itu. Yang digunakan Mahatma Gandhi itu.

Kini Lahore memang masih pusat budaya dan ilmu. Tapi sudah bukan pusatnya India lagi.

Jarak antara pusat kota Lahore dan Sungai Ravi masih tetap 2 km. Masih banyak juga kuda putih. Tapi sudah tidak ada lagi pohon. Gersang. Kerontang. Ruwet. Macet.

Tentu saya tidak naik kuda putih. Saya naik mobil. Dari hotel ke pinggir sungai itu. Perlu waktu 1 jam. Melewati monumen Pakistan. Gedung-gedung tua yang mestinya indah. Mahkamah tinggi. Museum-museum. Stasiun kereta. Pasar.

Jalan menuju sungai itu kini padat. Segala macam kendaraan ada: truk, bus, tuk-tuk, gerobak kuda, gerobak keledai, sepeda motor dan orang menyeberang. Semua berebut menimbulkan debu. Dan mengisapnya.

Akhirnya tibalah saya di pinggir sungai itu. 

Ada jembatan besar melintas di atasnya. Banyak kerbau berkeliaran di pinggir sungai. Banyak juga onta parkir bersama anak-anak mereka. 

Lebih banyak lagi anak-anak manusia. Yang berlarian. Dengan pakaian kotor. Kelihatannya mereka sudah satu minggu tidak mandi. Padahal ada pompa air tangan di situ. Saya mencobanya. Airnya keluar. Besar. Jernih. Tapi mereka hanya menggunakannya untuk membersihkan lumpur di kaki.

Anak-anak berlarian di bawah jembatan di pinggir Sungai Irawati, eh Sungai Ravi.
Foto Atas: DI’s Way bersama anak-anak Lahore mencoba pompa air tangan.

“Kok mereka tidak sekolah?” tanya saya. Kebetulan ada wartawan Lahore yang lagi di situ. “Mereka miskin. Tidak punya biaya,” jawab si wartawan.

Saya ditawari menyeberang sungai. Dengan perahu kecil. Lebarnya sama dengan Sungai Musi di Palembang. Di dekat jembatan Ampera.

“Kaisar Mongol pernah menyeberang di sini,” ujar wartawan itu.

DI’s Way bersama anak-anak dan seorang wartawan di Lahore.

Kabar baiknya: tidak ada rumah-rumah liar yang menjarah pinggiran sungai ini. Hanya saja sangat gersang. Ditambah pemandangan lalu-lintas ruwet di atas jembatan. 

Berita buruknya: tidak ada yang tahu di mana tepatnya lokasi Nehru mengibarkan bendera itu. Tidak ada tanda apa-apa di situ.

Bahkan begitu sulit saya menjelaskan mengapa saya perlu ke pinggir sungai itu.

“Nehru? Mengibarkan bendera India? Di Lahore?,” begitu umumnya jawaban orang yang saya tanya.

Orang Lahore rupanya sudah benar-benar melupakan sejarah itu. Hubungannya dengan India, yang diingat, tinggal hubungan permusuhan.

Saya sampai ke gedung kebudayaan Lahore: Al Hambra. Untuk mencari jejak lokasi ini. Bertanya ke para budayawan di situ. Mereka juga sudah melupakannya. 

Kebencian rupanya lebih mudah membekas dari persahabatan. 

Itulah sejarah bumi manusia.(dahlan iskan)

Tags: Disway
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Kuota Beasiswa Bidik Misi 130 ribu Orang

Next Post

Jose Mourinho Dikabarkan Tertarik Melatih di Liga Prancis

Related Posts

Disway Group Jajaki Kerja Sama Bisnis dengan SIPF dari Jepang
Berita Utama

Disway Group Jajaki Kerja Sama Bisnis dengan SIPF dari Jepang

by Agung S Pambudi
Sabtu, 8 November 2025 22:14

JAKARTA,RADARBANTEN.CO.ID - Disway Group menerima kunjungan Shonan Industrial Promotion Foundation (SIPF) dari Jepang. Direktur Keuangan Disway Group Verry Madur dan...

Read moreDetails

Disway Group Jajaki Kerja Sama Bisnis dengan SIPF Jepang 

Pertama Kali! Disway Group Jalin Kerjasama dengan Brand Kecantikan Lokal B Erl Cosmetics

Disway Awards 2025: Momentum Apresiasi Integritas dan Kredibilitas Serta Reputasi Brand Nasional

Bos Radar Banten Group Mashudi Ditunjuk Jadi Direktur Pemberitaan dan Jaringan Disway Group

Menkop Budi Arie: Koperasi Merah Putih Bisa Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Disway Award 2024: Andra Soni Raih Penghargaan Sosok Inspiratif Generasi Muda

Dahlan Iskan Ajak Perusuh DISWAY ke Kampung Agrinex

Ibu Anak

Batu Ganjar

Next Post
Jose Mourinho Dikabarkan Tertarik Melatih di Liga Prancis

Jose Mourinho Dikabarkan Tertarik Melatih di Liga Prancis

Bank bjb Kembangkan Teknologi QR Code

Bank bjb Kembangkan Teknologi QR Code

Ratusan Alat Peraga Kampanye Jokowi Dicopot

Ratusan Alat Peraga Kampanye Jokowi Dicopot

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Penangkapan terhadap pelaku Curanmor.

Tembaki Polisi di RS Hermina Ciruas, Resmob Polres Serang Tangkap Tiga Pelaku Curanmor

Senin, 27 April 2026 10:15
Bupati Serang Resmikan Masjid Ar-Rahmah di Perumahan Mulia Gading Kencana

Bupati Serang Resmikan Masjid Ar-Rahmah di Perumahan Mulia Gading Kencana

Senin, 27 April 2026 10:08
Pelaku saat diamankan di Polresta Serang Kota

Edarkan Sabu, Polresta Serang Kota Tangkap Buruh Harian Lepas di Cipocok Jaya

Senin, 27 April 2026 09:56
tangkapan layar harga emas antam, Senin 27 April 2026 (Yusuf)

Harga Emas Antam Hari Ini 27 April 2026: Turun Rp 16.000, Saatnya Borong ?

Senin, 27 April 2026 09:45
Tunggal Putri Indonesia Putri Kusuma Wardani (badminton.ina/ig)

Keren ! Indonesia Bantai Australia 5-0 dan Kunci Tiket Perempat Final Uber Cup

Senin, 27 April 2026 09:29
Peserta MDTA dalam pembukaan PORSADIN VII FKDT Kecamatan Ciwandan 2026 yang berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan.

Perhelatan PORSADIN VII Ciwandan 2026 Sukses, 33 Madrasah Berlaga

Senin, 27 April 2026 09:18
Penangkapan terhadap pelaku Curanmor.

Tembaki Polisi di RS Hermina Ciruas, Resmob Polres Serang Tangkap Tiga Pelaku Curanmor

Senin, 27 April 2026 10:15
Bupati Serang Resmikan Masjid Ar-Rahmah di Perumahan Mulia Gading Kencana

Bupati Serang Resmikan Masjid Ar-Rahmah di Perumahan Mulia Gading Kencana

Senin, 27 April 2026 10:08
Pelaku saat diamankan di Polresta Serang Kota

Edarkan Sabu, Polresta Serang Kota Tangkap Buruh Harian Lepas di Cipocok Jaya

Senin, 27 April 2026 09:56
tangkapan layar harga emas antam, Senin 27 April 2026 (Yusuf)

Harga Emas Antam Hari Ini 27 April 2026: Turun Rp 16.000, Saatnya Borong ?

Senin, 27 April 2026 09:45
Tunggal Putri Indonesia Putri Kusuma Wardani (badminton.ina/ig)

Keren ! Indonesia Bantai Australia 5-0 dan Kunci Tiket Perempat Final Uber Cup

Senin, 27 April 2026 09:29
Peserta MDTA dalam pembukaan PORSADIN VII FKDT Kecamatan Ciwandan 2026 yang berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan.

Perhelatan PORSADIN VII Ciwandan 2026 Sukses, 33 Madrasah Berlaga

Senin, 27 April 2026 09:18

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Penangkapan terhadap pelaku Curanmor.

Tembaki Polisi di RS Hermina Ciruas, Resmob Polres Serang Tangkap Tiga Pelaku Curanmor

by Fahmi
Senin, 27 April 2026 10:15

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Petugas Resmob Satreskrim Polres Serang berhasil menangkap tiga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Pelabuhan Merak, Kota...

Bupati Serang Resmikan Masjid Ar-Rahmah di Perumahan Mulia Gading Kencana

Bupati Serang Resmikan Masjid Ar-Rahmah di Perumahan Mulia Gading Kencana

by Agung S Pambudi
Senin, 27 April 2026 10:08

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Perumahan Mulia Gading Kencana (MKG) Serang yang dikembangkan PT Infiniti Triniti Jaya atau Infiniti Land melengkapi fasilitas...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak