slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Raja Wei

Aas Arbi by Aas Arbi
07-04-2019 09:47:32
in Uncategorized
Raja Wei

Kapal pembersih sungai di Chengdu.

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Oleh : Dahlan Iskan

Tiba di kota Chengdu pun saya naik Cao Cao. Rabu kemarin. Ingin tahu bedanya dengan yang di Tianjin.

Baca Juga :

Disway Group Jajaki Kerja Sama Bisnis dengan SIPF dari Jepang

Disway Group Jajaki Kerja Sama Bisnis dengan SIPF Jepang 

Pertama Kali! Disway Group Jalin Kerjasama dengan Brand Kecantikan Lokal B Erl Cosmetics

Disway Awards 2025: Momentum Apresiasi Integritas dan Kredibilitas Serta Reputasi Brand Nasional

Ternyata sama. Tentu saja. Sama-sama taksi aplikasi. Sama-sama mobilnya: mobil listrik. Dari pabrik yang sama: Geely. Merk mobilnya pun sama: Emgrand EV.

Bedanya sopir yang di Chengdu pakai jas dan dasi. “Ini peraturan dari perusahaan,” ujar Pak Li, sopir yang membawa saya. 

Bedanya lagi di waktu musim salju. Di Tianjin banyak salju. Di Chengdu jarang ada salju. Bagi mobil listrik ternyata ‘salju’ itu menjadi pembeda. “Di musim salju bisa lebih hemat 20 persen,” ujar Pak Li. Sopir Cao Cao di Tianjin.

Sudah dua kali Pak Li mengalami musim salju. Dua bulan lalu dan tahun sebelumnya. “Di musim salju kami tidak perlu menghidupkan AC,” ujar Pak Li. “Memang kami harus menghidupkan pemanas. Tapi tidak banyak makan baterai,” tambahnya. 

Penghematan seperti itu tidak pernah dinikmati Pak Chen. Sopir Cao Cao di Chengdu. Hanya saja Pak Chen juga punya kelebihan: bisa charging di tempat umum tanpa tersiksa dingin.

Hanya itulah satu-satunya kelemahan mobil listrik di daerah salju. Itu pun bagi yang tidak bisa charging di rumah.

Kenapa tidak charging di rumah saja?

“Rumah saya kecil. Tidak punya tempat parkir,” ujar Pak Wang.

Padahal kalau bisa charging di rumah penghematanya lebih-lebih lagi. Tidak sampai separo charging di tempat umum. Yang tarif listriknya komersial. Yang bila pagi hari listriknya lebih mahal lagi. 

Pun sudah mahal begitu baru seperempat biaya bensin. Tapi kalau bisa di-chargingdi rumah luar biasa lagi hematnya. Tidak sampai 10 persennya bensin.

Memang kalau charging di tempat umum bisa cepat. Satu jam sudah kembali penuh. Kapasitas listriknya besar. Sedang di rumah harus menyesuaikan dengan meteran yang sudah ada.

Hanya sedikit sopir Cao Cao yang mampu charging di rumah. Hanya 20 persen dari jumlah seluruh sopir Cao Cao. 

“Memang kalau charging-nya di rumah perlu 8 jam. Tapi gak ada masalah. Kan kami tinggal tidur,” ujar Pak Li. “Pagi hari sudah penuh. Cukup untuk sampai naksinya selesai,” tambahnya.

Pak Li berangkat Cao Cao jam 6 pagi. Pulangnya jam 6 sore. Untuk 12 jam seperti itu biasanya masih tersisa 50 km lagi. Menurut pengalaman mereka setiap satu jam menghabiskan baterai setara jarak 20 km.

DI’s Way memotret sepeda-sepeda milik orang dewasa yang ditaruh begitu saja
di Kota Chengdu.

Memang saya tidak menyangka Geely bisa secepat ini. Dalam menemukan teknologi jarak tempuh. Tiga tahun lalu baterai Geely baru bisa untuk 150 km. Dua tahun lalu meningkat menjadi 200 km. Kini sudah 300 km. Sudah hampir sama dengan Tesla. Yang pernah saya beli itu. 

Maka bisa diproyeksikan bagaimana dua tahun lagi. Jangan-jangan sudah bisa 500 km. 

Kalau itu tercapai saat itulah mobil listrik benar-benar jadi kebutuhan hidup. Di negeri sana. Bukan di negeri lainnya.

Taktik marketing Geely mulai ada hasilnya. Lewat pendirian Cao Cao itu. Kini pemilik mobil yang gabung ke Didi pun sudah berubah. Sudah ada yang berganti ke Emgrand EV.

Toh Didi (baca: titi) tidak mempersoalkan. Apakah mobil Anda bensin atau listrik. Yang penting Anda menggunakan aplikasi Didi.

Harga Emgrand EV sekitar Rp 300 juta. Tidak banyak beda dengan mobil bensin di kelasnya. Pendapatan dari ikut aplikasi Didi sama besarnya. Tapi biaya bahan bakarnya lima kali lebih murah. 

Penciptaan Cao Cao ini bolehlah. 

Bahkan menemukan nama Cao Cao itu pun luar biasa.

Semua orang Tiongkok tahu Cao Cao. Ia adalah beliau: raja hebat dari kerajaan Wei. Berkuasa antara tahun 216 sampai 220. 

Sebelum itu pun Cao Cao sudah dikenal sebagai jendral perang yang tangguh. Jagoan. Khususnya di pertempuran tiga negara, San Guo. Yang oleh orang Hokkian disebut Samkok. 

Cao Cao meninggal tanggal 15 Maret tahun 220. Makamnya ditemukan oleh penggali tanah. Untuk dibuat batu bata. Di tahun 2009. Di pedesaan di Louyang, provinsi Henan.

Ada beberapa rangka di galian itu. Salah satunya adalah wanita. Kemungkinan besar itu adalah isteri Cao Cao. Tapi istri yang mana?

Bukankah sejarah menyebutkan istri Raja CaoCao 12? Itu pun baru setidaknya. 

Pun sampai sekarang. Masih banyak sandiwara dengan lakon Cao Cao. Saking terkenalnya raja ini. 

Jangankan Cao Cao-nya sendiri. Panglima perangnya saja sudah terkenal. Namanya: Jendral Kwang Kong. Yang patungnya begitu dipuja. Pun di kelenteng-kelenteng di Indonesia. 

Tapi yang paling membuat Raja Cao Cao melegenda adalah ini: jangan sebut namanya. Begitu orang menyebut nama Cao Cao tiba-tiba saja ia sudah ada di dekat orang itu.

Kisah pemunculan tiba-tiba itu begitu melekat pada kehebatan Cao Cao. 

Maka saat kami masih di loby hotel saya minta dengan sangat pada teman saya: jangan dulu buka aplikasi Cao Cao. 

Takut saya: tiba-tiba ada mobil listrik di loby itu.(dahlan iskan)

Tags: Disway
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Tour d’Baduy 2019: Nyerah di Tanjakan Langit, Tidur Tak Digigit Nyamuk

Next Post

Potret Pendidikan Masa Kolonial di Serang: Serang Kota Penghasil Guru

Related Posts

Disway Group Jajaki Kerja Sama Bisnis dengan SIPF dari Jepang
Berita Utama

Disway Group Jajaki Kerja Sama Bisnis dengan SIPF dari Jepang

by Agung S Pambudi
Sabtu, 8 November 2025 22:14

JAKARTA,RADARBANTEN.CO.ID - Disway Group menerima kunjungan Shonan Industrial Promotion Foundation (SIPF) dari Jepang. Direktur Keuangan Disway Group Verry Madur dan...

Read moreDetails

Disway Group Jajaki Kerja Sama Bisnis dengan SIPF Jepang 

Pertama Kali! Disway Group Jalin Kerjasama dengan Brand Kecantikan Lokal B Erl Cosmetics

Disway Awards 2025: Momentum Apresiasi Integritas dan Kredibilitas Serta Reputasi Brand Nasional

Bos Radar Banten Group Mashudi Ditunjuk Jadi Direktur Pemberitaan dan Jaringan Disway Group

Menkop Budi Arie: Koperasi Merah Putih Bisa Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Disway Award 2024: Andra Soni Raih Penghargaan Sosok Inspiratif Generasi Muda

Dahlan Iskan Ajak Perusuh DISWAY ke Kampung Agrinex

Ibu Anak

Batu Ganjar

Next Post
Potret Pendidikan Masa Kolonial di Serang: Serang Kota Penghasil Guru

Potret Pendidikan Masa Kolonial di Serang: Serang Kota Penghasil Guru

Uji Coba Teknologi LAA Hasilkan Download Speed 330 Mbps

Uji Coba Teknologi LAA Hasilkan Download Speed 330 Mbps

Mikir Itu Lagi

Mikir Itu Lagi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Lapas Cilegon Kukuhkan Ikrar Bersama; Perangi Narkoba dan Komunikasi Ilegal

Lapas Cilegon Kukuhkan Ikrar Bersama;Perangi Narkoba dan Komunikasi Ilegal

Rabu, 22 April 2026 19:52
Angka Kemiskinan Cilegon Naik Jadi 157 Ribu Orang, Dinsos: Itu Dampak Pembaruan DTSN

Angka Kemiskinan Cilegon Naik Jadi 157 Ribu Orang, Dinsos: Itu Dampak Pembaruan DTSN

Rabu, 22 April 2026 19:19
Lampaui Nasional, Budi Rustandi Bawa Daya Saing Kota Serang Top 3 Banten

Lampaui Nasional, Budi Rustandi Bawa Daya Saing Kota Serang Top 3 Banten

Rabu, 22 April 2026 19:08
Driver Ojol Datangi Pendopo Bupati Serang, Minta Perlindungan Sosial

Driver Ojol Datangi Pendopo Bupati Serang, Minta Perlindungan Sosial

Rabu, 22 April 2026 19:02
Keren, Produk UMKM Kota Serang Masuk Pasar Modern

Keren, Produk UMKM Kota Serang Masuk Pasar Modern

Rabu, 22 April 2026 18:53
49 Siswa MTs Al Inayah Keracunan, SPPG-nya Langsung Ditutup BGN

49 Siswa MTs Al Inayah Keracunan, SPPG-nya Langsung Ditutup BGN

Rabu, 22 April 2026 18:39
Lapas Cilegon Kukuhkan Ikrar Bersama; Perangi Narkoba dan Komunikasi Ilegal

Lapas Cilegon Kukuhkan Ikrar Bersama;Perangi Narkoba dan Komunikasi Ilegal

Rabu, 22 April 2026 19:52
Angka Kemiskinan Cilegon Naik Jadi 157 Ribu Orang, Dinsos: Itu Dampak Pembaruan DTSN

Angka Kemiskinan Cilegon Naik Jadi 157 Ribu Orang, Dinsos: Itu Dampak Pembaruan DTSN

Rabu, 22 April 2026 19:19
Lampaui Nasional, Budi Rustandi Bawa Daya Saing Kota Serang Top 3 Banten

Lampaui Nasional, Budi Rustandi Bawa Daya Saing Kota Serang Top 3 Banten

Rabu, 22 April 2026 19:08
Driver Ojol Datangi Pendopo Bupati Serang, Minta Perlindungan Sosial

Driver Ojol Datangi Pendopo Bupati Serang, Minta Perlindungan Sosial

Rabu, 22 April 2026 19:02
Keren, Produk UMKM Kota Serang Masuk Pasar Modern

Keren, Produk UMKM Kota Serang Masuk Pasar Modern

Rabu, 22 April 2026 18:53
49 Siswa MTs Al Inayah Keracunan, SPPG-nya Langsung Ditutup BGN

49 Siswa MTs Al Inayah Keracunan, SPPG-nya Langsung Ditutup BGN

Rabu, 22 April 2026 18:39

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Lapas Cilegon Kukuhkan Ikrar Bersama; Perangi Narkoba dan Komunikasi Ilegal

Lapas Cilegon Kukuhkan Ikrar Bersama;Perangi Narkoba dan Komunikasi Ilegal

by Agung S Pambudi
Rabu, 22 April 2026 19:52

CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID—Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cilegon, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten, menggelar kegiatan apel ikrar sebagai bentuk komitmen bersama...

Angka Kemiskinan Cilegon Naik Jadi 157 Ribu Orang, Dinsos: Itu Dampak Pembaruan DTSN

Angka Kemiskinan Cilegon Naik Jadi 157 Ribu Orang, Dinsos: Itu Dampak Pembaruan DTSN

by Adam Fadillah
Rabu, 22 April 2026 19:19

Potret kemiskinan di Kota Cilegon. Angkanya naik menjadi 157 ribu orang.

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak