CILEGON – Mabes Polri dan PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak membahas persiapan menghadapi arus mudik Idul Fitri 1440 Hijriyah. Pembahasan itu dilakukan di ruang VIP kantor ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak, Jumat (10/5).
Dari Mabes Polri diwakili oleh Kakorlantas Polri Irjen Refdi Andri. Dalam pertemuan yang berlangsung selama satu jam tersebut, Refdi mendengarkan pemaparan dari General Manager (GM) PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak Solikin dan Dirlantas Polda Banten Kombes Pol Wibowo.
Refdi menjelaskan, berdasarkan penjelasan GM ASDP Cabang Merak Solikin, pada arus mudik tahun lalu puncak arus mudik terjadi pada H-3 Lebaran dengan jumlah pemudik mencapai 1.700 orang.
Mengatisipasi lonjakan pemudik, lanjut dia, sejumlah langkah antisipasi telah disiapkan. Salah satunya adalah pengoperasian kapal ferry selama 24 jam tanpa henti.
“Dengan 36 kapal yang melakukan pergerakan tanpa henti selama 24 jam, ini betul-betul cukup menampung jumlah masyarakat kita yang akan melakukan penyeberangan dari Merak menuju Bakauheni,” ujar Refdi didampingi Solikin dan Wakapolda Banten Brigjen Pol Tomex Kurniawan.
Refdi melanjutkan, apa yang terjadi pada arus mudik tahun lalu akan menjadi acuan kepolisian dalam mengatisipasi kondisi arus mudik tahun ini.
Usai melakukan pertemuan, Refdi bertolak menuju masjid di kompleks Pelabuhan Merak untuk salat Jumat. Selanjutnya ia beserta rombongan meninjau Dermaga VI Pelabuhan Merak, dan langsung berlayar menuju Pelabuhan Bakauheni. (Bayu Mulyana)










