LEBAK – Pemkab Lebak akan mengusulkan revisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2012 tentang Transparansi dan Partisipasi (TP) Penyelenggaraan Pemerintahan ke DPRD.
Menurut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Lebak Doddy Irawan, tujuan revisi Perda 2 tahun 2012 itu adalah untuk memperbaiki kualitas Perda agar sejalan dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.
“Draf akademis revisi Perda TP masih kita godok dan akan dikonsultasikan terlebih dahulu kepada KPK. Setelah itu, kita akan bawa ke DPRD untuk dibahas dan disahkan menjadi Perda,” kata Doddy Irawan kepada Radar Banten, Kamis (1/8).
Ia mengatakan, revisi Perda TP tentu akan menunda rencana rekrutmen anggota KTP Lebak periode 2019 – 2022. Itu artinya, lanjut dia, selama satu tahun akan terjadi kekosongan, karena masa jabatan anggota KTP periode 2015-2018 habis dan telah diperpanjang selama enam bulan sampai pertengahan Februari 2019 lalu.
“Kami awalnya menyurati Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mengonsultasikan keberadaan KTP. Apakah akan dipertahankan atau diganti Komisi Informasi Publik (KIP). Tapi, surat tersebut tidak direspons dan setelah konsultasi dengan KPK, kami memutuskan untuk mempertahankan lembaga tersebut,” ungkapnya.
Ditemui terpisah, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Lebak Zaenal Faozi mengatakan, tidak mempersoalkan revisi Perda TP yang diajukan Pemkab. Asalkan revisi tersebut, kata dia, dapat memperkuat lembaga bersangkutan dalam mendorong keterbukaan informasi publik di Lebak.
“Dewan akan dukung revisi Perda TP, karena selama ini keberadaan KTP di Lebak belum memberikan dampak positif terhadap pembangunan. Padahal lembaga ini memiliki peran strategis dan mampu mengharumkan nama Lebak di tingkat nasional,” paparnya.
Faozi berharap, lembaga tersebut dapat terus menciptakan keterbukaan dalam pengelolaan pemerintahan. Karenanya, perlu diatur mengenai pengisian sumber daya manusia (SDM) yang akan menjadi komisioner KTP. “Saya akan kawal langsung proses revisi Perda TP agar hasilnya berkualitas. Bahkan, saya komitmen ikut memantau proses rekrutmen komisioner KTP tahun depan,” katanya. (tur/zis)







