SERANG – Secara aklamasi Jhon Hendrik kembali terpilih sebagai Ketua Umum (Ketum) Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Banten untuk periode 2019-2023. Meloloskan atlet menuju PON menjadi tugas utama POBSI Banten dalam waktu dekat.
Pada Musprov Pengprov POBSI Banten yang digelar di RM S Rizky, Kota Serang, Kamis (8/8), Jhon Hendrik mendapat dukungan dari empat suara. Yaitu POBSI Kabupaten Serang, Kota Serang, Lebak, dan Kabupaten Tangerang.
Dari tujuh daerah yang mengawal musprov, hanya tujuh daerah yang punya hak suara, karena SK kepengurusan Tangerang Selatan telah non-aktif. Sedangkan Kota Cilegon dan Kota Tangerang tidak menjatuhkan pilihan. Sementara POBSI Pandeglang tidak hadir.
“Langkah pertama kami akan bergerak untuk membentuk kepengurusan, agar ada legal formal. Kami akan libatkan kepengurusan yang masuk bekerja keras untuk meraih prestasi. Setelah itu baru menyusun program kerja, utamnya untuk menghadapi Pra PON 2019,” kata Jhon.
Dijelaskan Jhon, jadwal pelaksanaan Pra PON 2019 tinggal menghitung hari. Bertempat di Jakarta, Rabu (21/8) mendatang. POBSI Banten menyiapkan sebelas atlet untuk berjuang merebut tiket PON Papua 2020 itu.
“Pra PON biliar akan dihelat 21 Agustus. Tetapi kami sudah persiapkan atlet sejak lama, persiapan sudah masuk pra kompetisi. Kuota dari KONI Banten seluruhnya delapan atlet, tapi kami akan berangkatkan 11 atlet. Semakin banyak, peluang akan semain besar,” ungkap Jhon.
Ketua Bidang Organisasi KONI Banten Koswara berharap kepengurusan POBSI Banten 2019-2023 mampu membawa prestasi. Koswara mengingatkan, untuk menuju PON Papua 2020 perlu menembus peringkat tiga besar di ajang Pra PON 2019.
“Kami berharap kepengurusan ini menghasilkan program kerja yang baik. Terutama meloloskan atlet sebanyak-banyaknya dari Pra PON. Karena waktu sudah mepet, jadi jangan berleha-leha dalam mengurusi atlet. Pembinaan yang baik akan menghasilkan yang terbaik,” pesan Koswara. (Riko BS)











