SERANG – Gerakan Pramuka sebagai wadah pendidikan karakter kaum muda dan calon pemimpin masa depan bangsa saat ini, dituntut dapat mengikuti perkembangan zaman dan mampu menangkap fenomena pada era kebebasan berkomunikasi dan komunikasi digital saat ini.
Demikian pesan yang disampaikan Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa selaku Ketua Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Serang saat membuka acara peringatan Hari Pramuka ke-58 di lapangan Bendung Baru Pamarayan, Senin (19/8). Acara dirangkaikan pembukaan jambore pramuka penggalang tingkat Kabupaten Serang.
Hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Serang, pengurus Kwarcab Gerakan Pramuka Serang, para mabiran, pengurus Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka se-Kwarcab Serang, pimpinan Satuan Karya se-Kwarcab Serang, anggota pramuka siaga, penggalang, penegak, dan pandega.
Pandji meminta, pendidikan kepramukaan yang mendasarkan pada satya dan darma pramuka benar-benar tertanam dalam hati insan pramuka sebagai pedoman bersikap dan berperilaku. Menurutnya, gerakan pramuka sebagai wadah pendidikan karakter kaum muda dan calon pemimpin masa depan bangsa Indonesia, harus lebih berperan juga dalam mendidik generasi milenial dewasa ini.
Menurut Pandji, gerakan Pramuka Kwarcab Serang sudah memberikan kontribusi nyata mencetak calon pemimpin bangsa. Pandji juga menilai, pramuka sudah mampu menciptakan generasi lebih baik, bertanggung jawab, mampu membina, mengisi kemerdekaan, serta membangun dunia yang lebih baik. Pandji berpendapat bahwa kunci keberhasilan pembangunan terletak pada sumber daya manusia (SDM) berkualitas.
“Makanya, pramuka hendaknya mengikuti perkembangan zaman, tidak terkesan kuno pada era komunikasi digital, serta dapat menangkap fenomena di era kebebasan berkomunikasi saat ini,” pesannya.
Kata Pandji, sebagian besar kaum muda sekarang merupakan generasi cyber yang online setiap saat dan selalu update status mengungkapkan kondisi realtime pada media sosial (medsos). Lantaran itu, tantangan bagi pembina pramuka yaitu harus selalu kreatif dan berinovasi membina peserta didik, sehingga bangga menjadi pramuka. Begitu pula para pelatih pramuka harus belajar dan berlatih terus menerus untuk mengembangkan dan menerapkan teknologi pendidikan yang up to date tanpa melupakan prinsip dasar dan metode kepramukaan pembina pramuka.
“Kami gerakan pramuka berkomitmen meningkatkan kualitas manusia dengan membekali pendidikan karakter dan kompetensi iptek berbasis kecakapan yang kelak menjadi bekal hidup atau lifeskill kaum muda Indonesia,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Harian Gerakan Pramuka Kwarcab Serang Aat Supriyadi menambahkan, peringatan Hari Pramuka tahun ini dirangkaikan dengan pembukaan jambore pramuka penggalang Kwarcab Serang. Menurut Aat, gerakan pramuka harus merevitalisasi diri agar terus dapat membentuk manusia-manusia Pancasila yang tangguh, tahan banting, berakhlak mulia, dan inovatif.
“Saya berharap melalui kegiatan ini terjalin sinergi antar-anggota pramuka,” harapnya. (zai/ags)










