SERANG – Pembangunan jalan kewenangan kabupaten di Kabupaten Serang sepanjang 601 kilometer ditargetkan selesai pada 2021. Selanjutnya, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah membidik pembangunan infrastruktur jalan sampai desa.
Demikian disampaikan Tatu saat membuka acara Istighotsah Gebyar 1 Muharam 1441 memperingati hari ulang tahun (HUT) umat Islam di Lapangan Situ Terate, Desa Situ Terate, Kecamatan Cikande, Rabu (28/8). Hadir unsur pimpinan Kecamatan Cikande dan jajaran Majelis Ulama Indonesia (MUI), para kepala desa, dan organisasi masyarakat (ormas). Kedatangan Tatu langsung disambut tarian selamat datang dari Sanggar Insan Cendekia Cikande dan atraksi Silat Kaserangan dari para siswa SD.
Tatu pun mengapresiasi peringatan Tahun Baru Islam di Kecamatan Cikande. Dalam sambutannya, Tatu juga menyampaikan laporan kinerja Pemkab Serang yang mengutamakan pembangunan kebutuhan dasar masyarakat yaitu akses jalan.
Saat ini, kata Tatu, pihaknya masih fokus menyelesaikan pembangunan jalan kabupaten. Sepanjang 601 kilometer dengan lebar enam meter jalan kabupaten yang ditargetkan selesai pada 2021. Saat ini, pembangunan jalan kabupaten sudah mencapai 80 persen dengan kualitas betonisasi. “Akses jalan lintas kecamatan sudah tersambung semua,” ujar politikus Partai Golongan Karya (Golkar) itu.
Berdasarkan Peraturan Daerah (Perda), Kata Tatu, pihaknya mengalokasikan anggaran sebesar Rp300 miliar per tahun untuk pembangunan jalan sepanjang 100 kilometer. Sementara saat ini anggaran Pemkab Serang terbatas, hanya mempunyai anggaran sebesar Rp700 miliar untuk semua program. “Jadi enggak mungkin menyelesaikan pembangunan jalan sampai ke desa,” terangnya.
Lantaran itu, ibu tiga anak ini mengaku, terus berupaya meminta bantuan pemerintah pusat agar target pembangunan jalan cepat tercapai. Dengan begitu, pihaknya bisa mempercepat proses pembangunan hingga jalan desa. Pihaknya juga sudah meningkatkan status jalan desa menjadi jalan kabupaten sepanjang 400 kilometer. “Setelah selesai bangun jalan kabupaten, kita dorong pembangunan jalan desa,” tegasnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Serang Hatib Nawawi membenarkan, pihaknya tidak hanya menyasar pembangunan jalan kabupaten melainkan juga jalan desa. Diungkapkan Hatib, jalan desa di kabupaten Serang mencapai 1.800 kilometer. Yang sudah dibangun sekira 15 persen jalan yang statusnya diangkat menjadi jalan kabupaten sepanjang 400 kilometer. “Mulai tahun depan, kami berencana membangun jalan di 100 desa setiap tahunnya. Kebijakan itu agar pembangunan infrastruktur jalan lebih dirasakan masyarakat,” terangnya.
Kata Hatib, pihaknya akan melaksanakan pembangunan jalan desa dalam bentuk hibah kepada pemerintah desa karena jalan desa kewenangan pemerintah desa. Menurut Hatib, jalan desa sangat dibutuhkan untuk mobilisiasi masyarakat. Ia berharap, dibangunnya infrastruktur jalan hingga ke perdesaan berdampak pada roda perekonomian masyarakat desa. “Infrastruktur jalan menjadi faktor utama penunjang perekonomian masyarakat,” ujarnya.
Dalam sambutannya juga, Tatu menyinggung soal imbauan agar seluruh kecamatan menggelar acara peringatan Tahun Baru Islam untuk memperkuat persatuan seluruh organisasi masyarakat di tingkat kecamatan, soal kekhawatirannya terhadap pengangguran, dan bantuan beasiswa untuk mencegah anak putus sekolah.
Terkait itu, Ketua MUI Kecamatan Cikande KH Aan Burhanudin menyambut baik kehadiran Bupati pada peringatan Tahun Baru Islam di wilayahnya. (mg06/zai/ags)








