SERANG – Kota Serang masih memiliki pekerjaan rumah pada pelayanan dasar seperti kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur. Statusnya sebagai ibukota provinsi membutuhkan percepatan pembangunan.
Hal itu tidak hanya menjadi tanggung jawab Pemkot Serang. Anggota DPRD Kota Serang yang kemarin (3/9) dilantik juga memiliki tanggung jawab menuntaskannya.
Sambutan Gubernur Wahidin Halim yang dibacakan Walikota Serang Syafrudin pada paripurna pengambilan sumpah/janji anggota DPRD Kota Serang menyebut, sebagai ibukota Provinsi Banten, Kota Serang memiliki cita-cita untuk melakukan percepatan pembangunan berbasis identitas dalam rangka mempromosikan daerah. “Untuk itu DPRD Kota Serang bersama Pemkot Serang diharapkan dapat menggali potensi dan mempromosikan Kota Serang sebagai etalase Banten,” ucapnya.
Sebagai etalase provinsi, lanjut Syafrudin membacakan, arah pembangunan Kota Serang harus selaras dengan pemprov dan salah satu yang menjadi perhatian yaitu terkait sistem transportasi. “Saya mengajak kepada seluruh stakeholder untuk bersinergi dalam upaya kemajuan daerah,” ucapnya.
Capaian pembangunan Kota Serang sudah mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Hal itu terlihat dari indeks pembangunan manusia (IPM) sebesar 71,68 pada 2018 atau mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yang hanya 71,21. Kemudian angka harapan hidup mencapai 67,58 dan angka rata-rata lama sekolah 8,52.
Menurut BPS, papar Syafrudin, indikator capaian pembangunan Kota Serang pada 2018 masuk pada kategori capaian sedang. Karena itu, Syafrudin meminta, Dewan yang baru bersinergi melakukan percepatan pembangunan.
Di akhir sambutan Syafrudin mengingatkan, pentingnya meningkatkan kinerja. “Dewan sama dengan walikota yang dipilih langsung masyarakat. Kerjanya juga sama, kalau walikota setiap hari kerja, ya pak Dewannya juga demikian. Jadi saya berharap seperti itu,” kata Syafrudin disambut tepuk tangan hadirin.
Pekerjaan besar yang berkaitan dengan pendidikan, kesehatan dan infrastruktur di Kota Serang tidak ditepis anggota DPRD Kota Serang yang baru dilantik. Karena itu, penguatan anggaran untuk pelayanan dasar menjadi salah satu fokus utamanya.
Pimpinan Sementara DPRD Kota Serang Budi Rustandi meminta anggota DPRD bisa menempatkan anggaran yang berpihak kepada masyarakat. “Saya berharap teman-teman anggota Dewan yang baru lebih semangat lagi mengawal kebijakan-kebijakan termasuk mengawal anggaran lebih menyentuh terhadap rakyat kecil,” katanya.
Selanjutnya, raperda yang masih dalam pembahasan seperti Raperda tentang Kepariwisataan dan Raperda Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) bisa secepatnya diselesaikan. Sebab, kedua Raperda itu belum sempat diselesaikan di periode sebelumnya. “Yang belum kami selesaikan nanti dengan dewan yang baru akan kami bahas dan kami selesaikan secepatnya,” kata politikus Gerindra ini. (ken/alt/ags)








