CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cilegon memastikan 101 peserta yang diberangkatkan ke Jakarta dalam program rekrutmen tenaga keamanan (security) akan mendapatkan pekerjaan.
Kepala Disnaker Kota Cilegon, Sri Widayati mengatakan, program tersebut merupakan tindak lanjut kerja sama antara Disnaker dengan Indonesia Prima yang memiliki jaringan penyaluran tenaga kerja melalui PT Bripindo Sejahtera.
“Jadi dua minggu lalu kita memberangkatkan adik-adik ke Jakarta sebagai security sebanyak 101 orang. Dari 101 orang itu sudah banyak yang sudah PKWT. Ada yang ditempatkan di hotel, mal, ada juga yang di Sentul dan beberapa lokasi lainnya,” kata Sri pada Senin 23 Juni 2026.
Sri menjelaskan, para peserta yang telah diberangkatkan mendapatkan berbagai fasilitas selama mengikuti proses penempatan kerja.
Mulai dari tempat tinggal, makan tiga kali sehari, pendingin ruangan (AC), hingga fasilitas water heater.
Menurutnya, sebelum memperoleh Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT), para peserta terlebih dahulu menjalani masa penugasan berupa Bantuan Kendali Operasi (BKO).
“Pada saat BKO itu tujuannya supaya mereka punya pengalaman kerja. Selain itu mereka juga tetap mendapatkan penghasilan. Setiap kali BKO mereka diberikan uang Rp175 ribu dan yang menginap mendapatkan tambahan Rp50 ribu,” ujarnya.
Sri mengungkapkan, berdasarkan data sementara yang diterimanya, lebih dari 50 persen peserta yang diberangkatkan telah mendapatkan kontrak kerja PKWT. Bahkan sebagian di antaranya sudah menandatangani kontrak kerja selama satu tahun.
“Data update hari ini memang belum kami dapat, tetapi yang pasti sudah lebih dari 50 persen yang PKWT. Kemarin targetnya memang akhir bulan ini seluruhnya sudah PKWT dan ada beberapa yang sudah tanda tangan kontrak selama satu tahun,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, proses penempatan kerja tidak dapat dilakukan secara bersamaan karena seluruh peserta harus melewati tahapan seleksi dari perusahaan pengguna (user).
Dari total hampir 386 pelamar yang mengikuti seleksi, hanya 101 orang yang dinyatakan lulus dan diberangkatkan ke Jakarta untuk mengikuti pelatihan serta proses penempatan kerja.
“Mereka harus melalui proses bertemu user. User yang menentukan kandidat mana yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Jadi memang ada tahapan yang harus dijalani sebelum penempatan,” katanya.
Reporter : Adam Fadillah
Editor: Agung S Pambudi











