RANGKASBITUNG – Bupati Iti Octavia Jayabaya memastikan mutasi pejabat eselon II baru akan digelar tahun 2020 mendatang. Artinya, kata dia, pejabat eselon II yang menduduki jabatan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) aman hingga akhir tahun 2019 mendatang.
Diketahui saat ini sejumlah OPD dipimpin oleh Plt di antaranya Dinas Pariwisata, Ketahanan Pangan, DPMPTSP, Dinas Peternakan dan Direktur RSUD dr Adjidarmo.
“Ya, untuk mutasi eselon dua baru akan kita lakukan tahun 2020. Karena open bidding ini selain harus ada anggarannya juga melibatkan KASN (Komisi Aparatur Sipil Negara-red) dengan Menpan panitianya. Jadi harus membentuk panitia dulu dan untuk panitia harus ada anggarannya,” kata Iti, Kamis (5/9).
Menurutnya, pelaksanaan open bidding terbuka untuk umum sehingga bisa saja pesertanya berasal dari luar Kabupaten Lebak. “Proses seleksinya cukup panjang tiga bulan, ada tertulis, ada wawancara. Sekarang ribetnya kayak begitu, jadi Bupati tidak punya kewenangan power langsung jadi harus melibatkan semua orang,” kata ketua DPD Partai Demokrat Banten ini.
Lebih lanjut Iti mengatakan, pada tahun 2020 mendatang ada 6-7 OPD yang kemungkinan akan digelar open bidding. “Bulan depan kepala Dinkes kosong karena pensiun. Sebelumnya juga Kadis Peternakan pensiun. Kadis Pariwisata, Ketapang, Perizinan, dan RSUD Adjidarmo juga kosong dan dijabat oleh Plt,” katanya.
Iti mengaku tengah merancang mutasi untuk pejabat eselon III dan IV dan memilah untuk menempatkan posisi jabatan yang tepat. “Mutasi eselon III dan IV sedang kita rancang. Tunggu aja tanggal dan waktunya, yang tahu Bupati. Kita sedang kaji. Karena kita ingin mutasi ini menempatkan orang pada tempat yang tepat, kemarin kita baru asesmen dengan Universitas Padjadjaran,” katanya.
Sementara itu, Kabid Mutasi Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Lebak Agus Nugraha mengatakan, untuk jumlah mutasi pejabat eselon III dan IV belum final dan masih dalam kajian Baperjakat. Mutasi pejabat eselon III dan IV meliputi camat, sekmat, Kabid, Sekretaris dinas dan kepala bagian. “Masih belum final dan dalam kajian. Belum tahu kapan waktunya. Adapun untuk eselon dua, bisa jadi di 2020,” katanya.
Agus mengatakan, tahun ini ada 300 ASN di lingkungan Pemkab Lebak yang memasuki pensiun. Dari ratusan ASN yang pensiun itu, tiga di antaranya adalah kepala dinas (kadis).
“Untuk mengisi kekosongan yang ditinggal pensiun oleh pegawai, kami akan mengoptimalkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada sambil menunggu adanya perekrutan ASN yang baru,” jelasnya. (nce/zis)









