TANGERANG – Meningkatkan kesejahteraan masyarakat menjadi fokus pembangunan Desa Lontar, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang. Salah satunya lewat program bantuan modal usaha kepada warung-warung kecil melalui badan usaha milik desa (BUMDes) Alkaromah.
Sekretaris Desa Lontar Abdul Majid mengatakan, BUMDes Alkaromah dibentuk 2017 lalu dengan penyertaan modal dari APBDes 2018 sebesar Rp200 juta. BUMDes ini bergerak di bidang ekonomi, yakni pengadaan warung sembako untuk memenuhi kebutuhan warung-warung kecil. “Jadi sistemnnya, para pemilik warung diberikan pinjaman modal dalam bentuk barang sebesar Rp300 ribu secara bertahap,” katanya, Kamis (12/9).
Dijelaskan Majid, tahap pertama Rp300 ribu, tahap berikutnya Rp300 ribu lagi dengan bentuk barang. Untuk mengikuti program ini ada syaratnya yakni sistem pembayaran pewarung harus lancar. “Iya harus lancar, sebab kalau lancar pasti kami tambah modalnya,” jelasnya.
Bahkan saat ini, dia mengklaim program pemberian bantuan modal kepada warung kecil tersebut berkembang positif. Untuk totalnya ada sekitar 80 warung kecil yang mendapatkan bantuan modal, dan 20 persennya mendapatkan bantuan tahap kedua karena pembayaran bulanannya lancar.
“Alhamdulillah sekarang berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Tetapi masih ada kendala dan saat ini dalam tahap pembelajaran. Semoga ke depan pengelolaannya lebih baik lagi dan semakin banyak warung-warung kecil mendapatkan bantuan modal, agar kesejahteraanya meningkat secara bertahap,” tambahnya.
Selain program perekonomian, Desa Lontar yang memiliki luas wilayah 650 hektare itu memiliki potensi wisata pesisir dan pertanian. Dimana di sebelah utara desa berbatasan langsung dengan laut Jawa, sehingga banyak warga yang menjadi nelayan dan melaut di area itu. Sedangkan untuk area pesisirnya belum dimanfaatkan dengan baik terkendala berbagai keterbatasan. Padahal bisa dimanfaatkan untuk potensi wisata mangrove.
Penjabat Kepala Desa Lontar Ahmad Fauzi berharap, keberadaan BUMDes Alkaromah harus didukung semua unsur masyarakat agar bisa meningkatkan kesejahteraan. Pasalnya BUMDes menjadi harapan besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Dimana mereka tidak hanya sekadar menjadi penikmat, tetapi menjadi penggerak untuk membesarkannya. (pem/rb)









