SERANG – Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Hockey Indonesia (FHI) Banten mengunjungi Ketua DPRD Banten Andra Soni, Selasa (22/10). Kunjungan tersebut melaporkan hasil Pra PON 2019 dan membahas persiapan hockey Banten menyambut PON Papua 2020.
Pertemuan berlangsung di ruang Sekretaris Dewan (Setwan) DPRD Banten. Rombongan Pengprov FHI Banten diketuai langsung oleh Ketua Umum (Ketum) Pengprov FHI Banten Agus R Wisas.
Kepada Andra Soni, Agus memaparkan hasil yang diraih atlet hockey Banten di ajang Pra PON 2019. Turun di nomor indoor, tim putra lolos tiga besar sesuai target yang diberikan KONI Banten. Sementara tim putri bertengger di urutan kelima teratas, yang menurut aturan Pengurus Besar (PB) FHI juga lolos ke PON Papua 2020.
“Kami meminta arahan dari Ketua Dewan. Kalau tim putra sudah dipastikan berangkat ke PON Papua. Tapi yang putri tidak, karena tidak tembus tiga besar. Namun mereka lolos untuk syarat PB. Kami berharap tim putri juga bisa berangkat, karena mereka punya peluang untuk berprestasi. Tim putri gagal ke tiga besar di Pra PON, karena kipernya yang tidak hadir saat pertandingan,” kata Agus R Wisas.
Mengenai persiapan menyambut PON Papua 2020, Agus menjelaskan, usai bertanding di ajang Pra PON 2019 Selasa (27/8) hingga Minggu (1/10) di Sumedang, Jawa Barat, kini atletnya sudah kembali menggelar latihan rutin di Tiga Raksa, Kabupaten Tangerang.
“Sejak September atlet sudah kembali berlatih untuk meningkatkan kemampuan dan menjaga kebugaran fisiknya. Karena target kami di PON Papua untuk merebut medali emas. Kami optimis target ini bisa tercapai,” jelas Agus.
Ketua DPRD Banten Andra Soni mengatakan bakal berkomunikasi dengan KONI Banten untuk menyampaikan harapan dari FHI Banten. Andra, yang juga mantan atlet hockey ini akan mengupayakan pembinaan cabang olahraga (cabor) hockey berjalan baik.
“Saya sudah mencatat beberapa hal yang disampaikan pengurus FHI Banten. Nanti saya akan ngobrol dengan KONI Banten, semoga ada solusinya. Saya juga pernah jadi atlet hockey, kenikmatan atlet itu bisa bertanding di PON,” kata Andra.
Untuk atlet Pengprov FHI Banten, Andra berpesan agar atlet bisa rutin menjalani kompetisi guna mengasah kemampuan bertanding sebagai bekal menghadapi PON Papua 2020. “Atlet itu harus sering berkompetisi. Karena pengaruhnya sangat besar,” ungkap Andra. (Riko Budi Santoso)







