slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Suami Tak Bisa Kerja, tapi Masih Setia

Redaksi by Redaksi
20-11-2019 19:16:35
in Berita Utama, Umum
Suami Tak Bisa Kerja, tapi Masih Setia
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Kisah rumah tangga Leha (34) nama samaran sungguh mengenaskan. Menjalani rumah tangga dengan suami yang usianya 11 tahun lebih tua, sebut saja Jaka (45), Leha harus bekerja keras cari nafkah lantaran Jaka sering sakit-sakitan. Astaga.

Ditemui Radar Banten di Kecamatan Jawilan, siang itu Leha sedang memanggul bakul berisi makanan ringan seperti gorengan, mi, dan lemper. Sambil melayani, Leha curhat soal rumah tangga.

Baca Juga :

Istri Tak Bisa Mijat, Malah Cari yang Plus-plus

Mertua Sayang, Tapi Kok Menderita

Dulu Soleh Minta Cerai, Suami Baru Tak Pernah Salat

Kepincut Adik Tersayang, Cincin Lamaran Melayang

Katanya sih, dulu Leha dipaksa menikah saat usia 14 tahun. Tapi rumah tangganya hanya bertahan dua tahun karena masalah ekonomi. Bersama suami pertama Leha memiliki satu anak. Lalu Leha menikah lagi dengan lelaki yang usianya lebih tua sebelas tahun, sebut saja Jaka (45).

Bersama Jaka, Leha mencoba berbagai usaha. Tapi belasan tahun berumah tangga, ekonomi mereka tak berubah. Rumah pun masih menumpang di tanah milik saudara. “Namanya orang kampung jadi susah nyari duitnya,” keluh Leha.

Sekilas, Leha masih terlihat muda dan segar, tak ada yang menyangka kalau Leha sudah punya anak empat. Kulitnya cokelat, mulus, dan seksi. Berbeda dengan Jaka, kata Leha, suaminya itu sudah tak kuat berjalan jauh. Kesehariannya lebih banyak dihabiskan di kebun dan tiduran. Tubuhnya juga kurus kering, kepalanya botak dan sering sakit-sakitan. “Suami saya kena penyakit diabetes, dulu gemuk sekarang badannya kurus,” akunya.

Diceritakan Leha, perjumpaannya dengan Jaka bermula di rumahnya. Waktu itu bapaknya datang bersama Jaka dan keluarga. Mungkin lantaran malu Leha lama menjanda, jadi dicarikan jodoh. “Nama orang zaman dulu mah kalau dijodohin enggak bisa nolak, ya sudah deh diterima,” katanya.

Seminggu kemudian Leha dan Jaka pun menikah dengan pesta sederhana. Mengundang tetangga dan saudara, keduanya berbahagia. Leha sempat tinggal di rumah Jaka selama setahun. Namun, mereka pindah ke rumah keluarga Leha setelah ayah Leha meninggal dunia.

Mengawali rumah tangga, Leha berusaha melayani suami semampunya. Terkadang Leha bingung karena tak mengerti kemauan Jaka, Jaka pun tidak mau mengerti dengan kondisi Leha dan malah sering marah-marah. “Awal-awal saya kayak tersiksa gitu, belum kenal banget kan sama Kang Jaka,” katanya. 

Tapi setahun kemudian hubungan mereka mulai berjalan lancar. Meski Jaka cuma bekerja di sawah dan kebun, tapi tetap setia menjalani rumah tangga. Bahkan saking romantisnya, di tahun kelima rumah tangga bersama Jaka, Leha sudah melahirkan dua anak.

Jangka kelahiran anak-anak Leha pun tak terlalu jauh. Setahun setelah melahirkan, ia sudah mengandung lagi. Setelah melahirkan anak keempat, barulah Jaka mulai sering sakit-sakitan. “Mungkin karena kecapean kali ya, dia sudah enggak kuat kerja keras lagi,” kata Leha. Waduh.

Ekonomi rumah tangga merka semakin payah. Sedangkan kebutuhan hidup semakin bertambah. Anak-anak yang mulai masuk sekolah, makan sehari-hari, dan keperluan lain membuat Leha pusing tujuh keliling. Akhirnya Leha pun nekat berjualan jajanan dengan modal seadanya. “Mau buka warung enggak punya modal,” keluh Leha.

Namun, Leha tak menyerah pada keadaan. Meski dalam sehari ia hanya bisa mendapat uang lima ribu sampai dua puluh ribu rupiah bahkan tak dapat sama sekali, ia tetap berjualan keliling kampung. Berharap rezeki yang lebih besar untuk biaya anaknya sekolah dan makan. “Saya bersyukur sajalah, yang penting masih bisa bertahan hidup walaupun susah,” katanya.

Semangat ya Teh Leha, semoga Kang Jakanya diberi kesehatan lagi supaya bisa cari nafkah. Amin. (mg06/zee/ags)

Tags: Love Story
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

POPNAS 2019, Taekwondo Kantongi Dua Medali

Next Post

Jatah APBN untuk Banten Turun Gara-gara Realisasi DAK Rendah

Related Posts

Istri Tak Bisa Mijat, Malah Cari yang Plus-plus
Love Story

Istri Tak Bisa Mijat, Malah Cari yang Plus-plus

by Redaksi
Rabu, 26 Januari 2022 16:41

Amarah Santi (35) nama samaran, tak bisa padam saat tahu kalau suaminya, sebut saja Joko (38) mendownload aplikasi yang bisa...

Read moreDetails

Mertua Sayang, Tapi Kok Menderita

Dulu Soleh Minta Cerai, Suami Baru Tak Pernah Salat

Kepincut Adik Tersayang, Cincin Lamaran Melayang

Ketahuan Bawa Penumpang, Mobil Dilelang

Suami Butuh Kehangatan, Malah Diacuhkan

Demi Janda, Rela Jual Sawah

Awalnya Diragukan, Sudah Kaya Jadi Tumpuan

Mantanku Teman Baik Suamiku

Terlalu Dikekang, Rumah Rasa Medan Perang

Next Post
Jatah APBN untuk Banten Turun Gara-gara Realisasi DAK Rendah

Jatah APBN untuk Banten Turun Gara-gara Realisasi DAK Rendah

Dua Pelajar Diduga Berbuat Mesum di Parkiran Mal

Buruh Tuntut Upah Rp145 Ribu Per Hari

Buruh Tuntut Upah Rp145 Ribu Per Hari

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani melakukan kunjungan kerja ke Kementerian PPN/Bappenas, Selasa, 5 Mei 2026.

Bupati Pandeglang Minta Bantuan Kementerian, Percepat Pembangunan Infrastruktur

Rabu, 6 Mei 2026 22:45
Anggota DPRD Kabupaten Pandeglang Miftahul Farid Sukur yang akrab dipanggil Mas Dewan memberikan keterangan setelah membuat laporan menjadi korban penipuan di Mapolres Pandeglang, Rabu, 6 Mei 2026.

Anggota DPRD Pandeglang Kena Tipu Mitra Kerja Rp400 Juta

Rabu, 6 Mei 2026 22:36
Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah

Bupati Serang Instruksikan Pengadaan Barang dan Jasa Dioptimalkan

Rabu, 6 Mei 2026 22:23
Wali Kota Serang, Budi Rustandi

Budi Rustandi Tawarkan Pesisir Utara Kota Serang untuk Masuk Program Nasional

Rabu, 6 Mei 2026 22:08
Penampakan 5 bus sekolah gratis yang terparkir di halaman UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor Dishub Tangsel.

Setahun, Bus Sekolah Gratis Tangsel Layani 98 Ribu Pelajar

Rabu, 6 Mei 2026 21:51
Kepala DLH Kota Serang, Farach Richi

Bau Menyengat di Aliran Kali Terminal Pakupatan, DLH Kota Serang Segera Usut

Rabu, 6 Mei 2026 21:40
Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani melakukan kunjungan kerja ke Kementerian PPN/Bappenas, Selasa, 5 Mei 2026.

Bupati Pandeglang Minta Bantuan Kementerian, Percepat Pembangunan Infrastruktur

Rabu, 6 Mei 2026 22:45
Anggota DPRD Kabupaten Pandeglang Miftahul Farid Sukur yang akrab dipanggil Mas Dewan memberikan keterangan setelah membuat laporan menjadi korban penipuan di Mapolres Pandeglang, Rabu, 6 Mei 2026.

Anggota DPRD Pandeglang Kena Tipu Mitra Kerja Rp400 Juta

Rabu, 6 Mei 2026 22:36
Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah

Bupati Serang Instruksikan Pengadaan Barang dan Jasa Dioptimalkan

Rabu, 6 Mei 2026 22:23
Wali Kota Serang, Budi Rustandi

Budi Rustandi Tawarkan Pesisir Utara Kota Serang untuk Masuk Program Nasional

Rabu, 6 Mei 2026 22:08
Penampakan 5 bus sekolah gratis yang terparkir di halaman UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor Dishub Tangsel.

Setahun, Bus Sekolah Gratis Tangsel Layani 98 Ribu Pelajar

Rabu, 6 Mei 2026 21:51
Kepala DLH Kota Serang, Farach Richi

Bau Menyengat di Aliran Kali Terminal Pakupatan, DLH Kota Serang Segera Usut

Rabu, 6 Mei 2026 21:40

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani melakukan kunjungan kerja ke Kementerian PPN/Bappenas, Selasa, 5 Mei 2026.

Bupati Pandeglang Minta Bantuan Kementerian, Percepat Pembangunan Infrastruktur

by Purnama Irawan
Rabu, 6 Mei 2026 22:45

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID - Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani mendatangi Kementerian PPN/Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional). Kunjungan itu dalam rangka melakukan...

Anggota DPRD Kabupaten Pandeglang Miftahul Farid Sukur yang akrab dipanggil Mas Dewan memberikan keterangan setelah membuat laporan menjadi korban penipuan di Mapolres Pandeglang, Rabu, 6 Mei 2026.

Anggota DPRD Pandeglang Kena Tipu Mitra Kerja Rp400 Juta

by Purnama Irawan
Rabu, 6 Mei 2026 22:36

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID - Anggota DPRD Kabupaten Pandeglang dari Fraksi Partai Golkar Miftahul Farid Sukur yang akrab dipanggil Mas Dewan  menjadi...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak