slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Pelaksana FS USB di Banten Dikabarkan Serahkan Uang ke Kejati

Redaksi by Redaksi
13-12-2019 14:18:20
in Berita Utama, Hukum
Pelaksana FS USB di Banten Dikabarkan Serahkan Uang ke Kejati
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG – Pelaksana proyek studi kelayakan atau feasibility study (FS) pengadaan lahan untuk pembangunan unit sekolah baru (USB) di Banten dikabarkan menyerahkan uang Rp125 juta kepada penyidik Kejati Banten. Uang itu dititipkan agar dapat diperhitungkan sebagai pengembalian kerugian negara.

“Sebenarnya itu bukan pengembalian tapi penitipan uang. Betul (uang tersebut dari kegiatan FS-red). Setelah kita terima hasil auditnya (kerugian negara-red) baru dianggap sebagai pengembalian,” kata sumber Radar Banten di lingkungan Kejati Banten, Kamis (12/12).

Baca Juga :

Jaksa Periksa Joko Waluyo di Rutan

Mantan Sekretaris Dindik Banten Ditahan

BPK Audit Proyek Feasibility Study

Kejati Temukan Perbuatan Melawan Hukum di Kasus Studi Kelayakan Fiktif

Sumber itu enggan membeberkan identitas pihak-pihak yang menitipkan uang tersebut. Tetapi, dia tidak menepis salah satunya adalah pelaksana proyek tahun 2018 itu. “Yang jelas dari beberapa orang yang sudah menitipkan uang,” katanya.

Penyidikan dugaan fiktif FS pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten ini masih terus bergulir. Delapan perusahaan pelaksana proyek senilai Rp800 juta juga sudah dimintai keterangan. Di antaranya, PT Fajar Konsultan, PT Raudhah Karya Mandiri, CV Tsab Konsulindo, CV Mitra Teknik Konsultan, dan PT Spektrum Tritama Persada. Lalu, PT Javatama Konsulindo, PT Tanoeraya Konsultan, serta PT Desain Konsulindo.

Penyidik juga telah memeriksa mantan Sekretaris Dindikbud Banten Joko Waluyo, Bendahara Pengeluaran Dindikbud Banten 2018 Heti Septiana, dan Kasubid Perbendaharaan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Banten Pujo Laksana.

Kemudian, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Fs Rizal S Djafar, Pejabat Pengadaan Barang dan Jasa (PPBJ) Sendi Risyadi, dan Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan (PPHP) Dian Hardianto. “Sekarang masih pemeriksaan saksi. Kami juga sedang berkoordinasi untuk PKN-nya (perhitungan kerugian negara),” ucapnya.

Namun, Direktur PT Javatama Konsulindo Firdaus belum dapat dikonfirmasi terkait penitipan uang tersebut. Hingga tadi malam, panggilan telepon dan pesan singkat yang dikirim Radar Banten tidak direspons.

Senin (9/12), Kajati Banten Rudi Prabowo Aji menegaskan penyidikan perkara itu masih terus berjalan. “Tahap perkembangannya masih dalam proses pemeriksaan saksi dan koordinasi dengan auditor negara guna menghitung kerugian negara,” kata Rudi.

Kamis (29/8) lalu, Joko Waluyo sempat menepis dugaan fiktif pada belanja jasa konsultan itu. Dia menyatakan, delapan konsultan yang ditunjuk telah melaksanakan studi kelayakan. Soalnya, hasil studi kelayakan pengadaan lahan untuk SMA SMK di 16 titik itu telah diterima.

“Ketika mau mengatakan fiktif itu, ujilah itu apakah tidak sesuai kondisi di lapangan. Sederhananya begitu. Misalnya, kondisi kontur, foto udara, kan ada semua itu. Jadi, sulit dibantahlah kalau itu kemudian diduga fiktif,” kata Joko.

Bahkan, Joko mengaku, meminta konsultan agar studi kelayakan dilakukan sedikitnya 20 titik dari 16 titik pengadaan lahan yang telah dianggarkan. “Ketika memberikan pemahaman tentang skop (ruang lingkup-red) pekerjaan (kepada konsultan-red), saya sampaikan. Misalnya, saat melakukan studi, saya tidak mau hanya satu titik. Untuk kebutuhan satu lokasi, ada beberapa tempatlah yang jadi pilihan saya,” tutur Joko. (mg05/nda/ags)

Tags: Dugaan Korupsi Dindik Banten
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Untirta Sosialisasikan PMB di SMKN 1

Next Post

Aphrodite ke-6, SMKN 1 Cilegon Tekuk SMAN 3 Serang

Related Posts

Mantan Sekretaris Dindik Banten Ditahan
Berita Utama

Jaksa Periksa Joko Waluyo di Rutan

by Redaksi
Jumat, 1 Oktober 2021 13:16

SERANG-Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Banten memeriksa Joko Waluyo di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas IIB Serang, kemarin (30/9). Eks...

Read moreDetails

Mantan Sekretaris Dindik Banten Ditahan

BPK Audit Proyek Feasibility Study

Kejati Temukan Perbuatan Melawan Hukum di Kasus Studi Kelayakan Fiktif

Penyelidikan Dugaan FS Fiktif Lahan SMA SMK Dikebut

Kejati Kembali Panggil Delapan Konsultan, Dugaan Studi Kelayakan Fiktif

Mantan Sekdis Dindikbud Diperiksa Kejati

Kejati Garap Dugaan Studi Kelayakan Diduga Fiktif di Dindikbud Banten

Next Post
Aphrodite ke-6, SMKN 1 Cilegon Tekuk SMAN 3 Serang

Aphrodite ke-6, SMKN 1 Cilegon Tekuk SMAN 3 Serang

Pasar Kendayakan Kragilan Mulai Ramai

Pasar Kendayakan Kragilan Mulai Ramai

Koalisi PKS-Berkarya Menguat di Pilkada Kota Cilegon

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Kick Off Program Sehati Dimulai di Banten, Desa Bisa Dapat Rp 2,5 Miliar untuk Kembangkan Pangan Lokal

Kick Off Program Sehati Dimulai di Banten, Desa Bisa Dapat Rp 2,5 Miliar untuk Kembangkan Pangan Lokal

Selasa, 30 Juni 2026 20:49
Anak Kepala Dindikbud Banten Gagal Lolos SPMB 2026, Tidak Diterima di 2 Sekolah Favorit

Anak Kepala Dindikbud Banten Gagal Lolos SPMB 2026, Tidak Diterima di 2 Sekolah Favorit

Selasa, 30 Juni 2026 20:47
55 Personel Polres Serang Naik Pangkat, Kapolres: Tingkatkan Profesionalisme dan Kualitas Pengabdian Masyarakat

55 Personel Polres Serang Naik Pangkat, Kapolres: Tingkatkan Profesionalisme dan Kualitas Pengabdian Masyarakat

Selasa, 30 Juni 2026 20:46
Seleksi Direksi BUMD Banten Diperpanjang, Dua Posisi Masih Kekurangan Pelamar

Seleksi Direksi BUMD Banten Diperpanjang, Dua Posisi Masih Kekurangan Pelamar

Selasa, 30 Juni 2026 20:45
Kasus Dugaan Mafia Tanah di Kota Serang Naik ke Tahap Penyidikan, Polda Banten Periksa Ulang Sejumlah Saksi

Kasus Dugaan Mafia Tanah di Kota Serang Naik ke Tahap Penyidikan, Polda Banten Periksa Ulang Sejumlah Saksi

Selasa, 30 Juni 2026 20:43
Kelurahan Grogol Ajukan Perbaikan 22 Rumah Tak Layak Huni ke Dinas Perkim Cilegon

Kelurahan Grogol Ajukan Perbaikan 22 Rumah Tak Layak Huni ke Dinas Perkim Cilegon

Selasa, 30 Juni 2026 20:42
Kick Off Program Sehati Dimulai di Banten, Desa Bisa Dapat Rp 2,5 Miliar untuk Kembangkan Pangan Lokal

Kick Off Program Sehati Dimulai di Banten, Desa Bisa Dapat Rp 2,5 Miliar untuk Kembangkan Pangan Lokal

Selasa, 30 Juni 2026 20:49
Anak Kepala Dindikbud Banten Gagal Lolos SPMB 2026, Tidak Diterima di 2 Sekolah Favorit

Anak Kepala Dindikbud Banten Gagal Lolos SPMB 2026, Tidak Diterima di 2 Sekolah Favorit

Selasa, 30 Juni 2026 20:47
55 Personel Polres Serang Naik Pangkat, Kapolres: Tingkatkan Profesionalisme dan Kualitas Pengabdian Masyarakat

55 Personel Polres Serang Naik Pangkat, Kapolres: Tingkatkan Profesionalisme dan Kualitas Pengabdian Masyarakat

Selasa, 30 Juni 2026 20:46
Seleksi Direksi BUMD Banten Diperpanjang, Dua Posisi Masih Kekurangan Pelamar

Seleksi Direksi BUMD Banten Diperpanjang, Dua Posisi Masih Kekurangan Pelamar

Selasa, 30 Juni 2026 20:45
Kasus Dugaan Mafia Tanah di Kota Serang Naik ke Tahap Penyidikan, Polda Banten Periksa Ulang Sejumlah Saksi

Kasus Dugaan Mafia Tanah di Kota Serang Naik ke Tahap Penyidikan, Polda Banten Periksa Ulang Sejumlah Saksi

Selasa, 30 Juni 2026 20:43
Kelurahan Grogol Ajukan Perbaikan 22 Rumah Tak Layak Huni ke Dinas Perkim Cilegon

Kelurahan Grogol Ajukan Perbaikan 22 Rumah Tak Layak Huni ke Dinas Perkim Cilegon

Selasa, 30 Juni 2026 20:42

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Kick Off Program Sehati Dimulai di Banten, Desa Bisa Dapat Rp 2,5 Miliar untuk Kembangkan Pangan Lokal

Kick Off Program Sehati Dimulai di Banten, Desa Bisa Dapat Rp 2,5 Miliar untuk Kembangkan Pangan Lokal

by Ahmad Rizal Ramdhani
Selasa, 30 Juni 2026 20:49

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) menjalin kerja sama dengan World Bank atau Bank Dunia...

Anak Kepala Dindikbud Banten Gagal Lolos SPMB 2026, Tidak Diterima di 2 Sekolah Favorit

Anak Kepala Dindikbud Banten Gagal Lolos SPMB 2026, Tidak Diterima di 2 Sekolah Favorit

by Yusuf Permana
Selasa, 30 Juni 2026 20:47

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Anak Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten, Jamaluddin, dipastikan tidak lolos dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak