MANCAK – Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah menilai, Bintang Sains Kabupaten Serang 2020 mampu meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM). Kemampuan pengetahuan sains dan matematika siswa sebagai generasi kepemimpinan baru di Kabupaten Serang diuji.
Hal itu terungkap pada pembukaan Bintang Sains Kabupaten Serang 2020 di Gedung PGRI Kecamatan Mancak, Senin (20/1). Dihadiri Direktur Radar Banten dan Banten TV Mashudi, Asisten Daerah (Asda) 2 Kabupaten Serang Adjat Gunawan, Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Serang Yahya Soleh, unsur pimpinan Kecamatan Mancak, pengawas SD se-Kabupaten Serang, kepala SD se-Kecamatan Mancak, dan guru pendamping.
Bupati Tatu mengucapkan terima kasih dan apresiasi sangat tinggi bagi Radar Banten dan Banten TV karena memberikan kontribusi sangat tinggi di bidang pendidikan. Menurutnya, ajang Bintang Sains sudah menjadi komitmen Pemkab Serang untuk memastikan seluruh anak-anak di Kabupaten Serang mendapatkan haknya di bidang pendidikan. “Bintang Sains ini menjadi upaya Pemkab Serang meningkatkan IPM,” kata Tatu.
Dijelaskan Tatu, angka rata-rata sekolah di Kabupaten Serang berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) masih rendah. Pada 2018 mengalami kenaikan tapi jumlahnya masih sedikit, rata-rata sekolahnya 7,18 tahun, artinya hanya sampai kelas satu SMP semester satu. “Ini menjadi tantangan yang harus dijawab oleh Pemkab Serang,” katanya.
Menurutnya, jika suatu daerah ingin maju, tentu pendidikan harus ditingkatkan. Dengan mengikuti lomba Bintang Sains, akan menimbulkan keinginan kuat pada diri anak-anak untuk sekolah. Anak-anak juga jadi memiliki motivasi untuk belajar, bukan karena takut dimarahi guru atau orangtua, tapi karena senang belajar, senang mencari informasi. “Karena ikut Bintang Sains, mereka punya keinginan mencari tahu tentang sains dan matematika,” ungkapnya.
Selain itu, dengan lomba ini siswa juga dilatih untuk punya daya juang, jujur, dan jiwa petarung. Hal ini tidak bisa didapatkan jika hanya belajar dikelas, tapi perlu dilatih dan diikutsertakan dalam ajang Bintang Sains. “Siswa harus punya cita-cita tinggi, jangan takut bermimpi dan tidak boleh menyerah,” pesan Tatu.
Direktur Radar Banten dan Banten TV Mashudi menambahkan, terselenggaranya Bintang Sains di tahun kedua ini, merupakan bentuk komitmen Pemkab Serang dalam meningkatkan pendidikan. “Terima kasih kepada Bupati Serang dan para guru yang aktif berpartisipasi mendaftarkan siswa terbaiknya pada lomba ini,” ucapnya.
Pada ajang Bintang Sains Kabupaten Serang 2020 ini, kata Mashudi, jumlah pesertanya lebih banyak dibanding tahun lalu. Hal ini karena para guru sudah mengetahui teknis pelaksanaan lomba dan tentunya hadiah dari Pemkab Serang juga sangat menggiurkan yakni piala bergilir Bupati Serang dan studi tur ke Singapura dan Malaysia. “Siswa yang juara akan disambut hangat oleh kedutaan besar Indonesia yang ada di Malaysia dan Singapura,” katanya.
Bahkan, kata Mashudi, tahun ini kuota keberangkatannya ditambah, kalau tahun lalu siswa yang juara dan kepala sekolah saja, tahun ini juga akan diberangkatkan untuk satu perwakilan pengawas SD di Kecamatan yang siswanya juara. “Ini sebagai bentuk reward kepada pengawas yang sudah kerja keras mendaftarkan peserta,” katanya.
Mashudi berpesan, siswa yang merupakan para juara kelas harus terus dipupuk dan dibangun harapannya untuk meraih masa depan. Bintang Sains menjadi ajang motivasi diri dan bermimpi setinggi-tingginya. ”Jangan hanya karena miskin jadi takut bermimpi. Semua orang bisa mewujudkan harapan,” ujarnya. (mg06/air/ags)









