TAKTAKAN – Warga RT 02 RW 10, Lingkungan Purnabakti, Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan, menghiasi pekarangan rumahnya dengan tanaman dalam pot. Lingkungan yang hijau dan asri, modal mereka menuju Lomba Resik Lan Aman (LRLA) Kota Serang 2020.
Tanaman hijau dalam pot juga ditempatkan di pinggir jalan dan digantung di tembok pagar rumah warga RT 02. Warga memanfaatkan botol bekas kemasan mineral sebagai pot. “Target kita memang ingin membuat lingkungan jadi hijau,” tegas Ketua RW 10 Dodot Haryanto kepada Radar Banten, Kamis (16/4).
Dodot mengaku, warga RT 02 sudah menghias lingkungannya dengan pot tanaman sejak Januari 2020. Di setiap rumah, diwajibkan memajang lima pot tanaman. “Kalau yang halamannya luas mah bisa lebih dari lima pot. Yang penting kelihatan hijau,” katanya.
Ide lingkungan hijau ini, jelas Dodot, merupakan kesepakatan warga saat rapat bersama sebelum wabah corona. Lingkungan Purna Bhakti yang dulu gersang, kini jauh lebih asri dan sejuk. “Lingkungan jadi adem. Setiap pagi dan sore, warga jadi rajin olahraga,” tuturnya.
RT 02 juga aman lantaran warga rutin menjalankan sistem keamanan lingkungan (siskamling). Pos ronda sengaja dibangun di dekat gapura. Tujuannya, agar warga mudah mengetahui jika ada orang luar RT masuk lingkungan mereka.
“Mulai dari jam sepuluh sampai subuh, warga asing yang masuk, kita tanya dulu maksud dan tujuannya,” ungkap Dodot.
Warga RT 02, lanjut Dodot, berencana menambah tanaman agar kampungnya benar-benar hijau dan asri. Warga juga telah mengagendakan pengecatan jalan.
“Kita targetkan, akhir April semuanya sudah lengkap (termasuk pembentukan kelompok penggerak sadar hukum dan kelompok pemuda penggerak lingkungan-red),” tandas Dodot.
Lurah Drangong H Slamet Santosa mengakui, LRLA Kota Serang 2020 membuat warganya semakin rajin dan semangat menanam pohon. Kegiatan warga itu dilakukan secara swadaya. “Artinya, warga sangat antusias dan serius menyambut LRLA,” ujarnya. (mg06/don)










