slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Serapan Dana Covid-19 Rendah

Redaksi by Redaksi
17-06-2020 12:10:12
in Berita Utama, Pemerintahan

Ilustrasi virus corona. Foto Pixabay.

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG – Alokasi anggaran untuk penanganan Covid-19 baik di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten maupun pemerintah kabupaten/kota angkanya cukup besar. Selain alokasi dari bantuan tak terduga (BTT) atau dana kebencanaan, pemda pun melakukan refocusing anggaran. Yakni dengan melakukan penyisiran anggaran di setiap organisasi perangkat daerah, untuk dilakukan pergeseran guna penanggulangan Covid-19.

Namun, alih-alih terserap maksimal penyerapan anggaran tersebut justru minim. Program yang dibuat tiap Gugut Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di tiap daerah hanya berfokus pada pengadaan alat pelindung diri (APD), penyemprotan disinfektan, atau jaring pengaman sosial. Tapi, actionnya belum secara menyeluruh.

Baca Juga :

Obati Sampai Tuntas, Bupati Bentuk Desa dan Kelurahan Tanggap TBC

TBC Penyakit Menular dan Mematikan, Dinkes Gelar Rencana Aksi Pandeglang Bebas TBC 2030

Radar Banten Group Gelar Halalbihalal, Pererat Kebersamaan Karyawan dan Manajemen

Kebijakan Efisiensi Anggaran Imbasnya Seperti Pandemi Covid-19, Bisnis Hotel Lesu

Di Pemprov Banten saja, realisasi BTT baru Rp322,7 miliar atau 19,14 persen dari total senilai Rp1,68 triliun.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten Rina Dewiyanti menguraikan, realisasi BTT itu terdiri dari realisasi BTT BPBD khusus Covid-19 sebesar Rp7,36 miliar dan BTT Dinkes Rp186,59 miliar. “Realisasi JPS Covid-19 Rp126,23 miliar untuk 229.339 keluarga penerima manfaat,” ujarnya.

Kata dia, BTT BPBD itu digunakan untuk penyemprotan disinfektan ke lingkungan dan area-area publik, pembelian hand sanitizer, masker, serta lainnya. Sedangkan BTT Dinkes untuk pengadaan obat-obatan, alat kesehatan, serta insentif tenaga kesehatan dalam rangka Covid-19.

Terkait dengan realisasi yang masih rendah, Rina mengatakan, hal itu yang sudah diajukan ke BPKAD. “Kan sesuai dengan kebutuhan,” terangnya.

Serapan dana yang disiapkan untuk percepatan penangan Covid-19 di Kota Cilegon pun sejauh ini masih rendah. Dari total anggaran yang disiapkan sekira Rp74 miliar, sejauh ini yang terserap sebesar Rp9,015 miliar.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Cilegon, Aziz Setia Ade Putra menjelaskan, sebagian besar anggaran yang telah terserap adalah untuk bantuan masyarakat terdampak Covid-19.

Menurut Aziz, yang menyebabkan penyerapan anggaran penangan Covid-19 baru sebesar itu adalah karena pemerintah harus menyesuaikan dengan jadwal pemberian bantuan.

“Dan ada yang masih dalam proses pengadaan barang dan jasa,” ujar Aziz.

Diketahui, sumber dana Covid-19 Kota Cilegon berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Bantuan Keuangan (Bankeu) Pemprov Banten. Yang berasal dari PAD sebesar Rp29 miliar sedangkan dari Bankeu Pemprov Banten sebasar Rp45 miliar.

Kepala Bidang Anggaran pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Serang Iman Farid mengatakan, anggaran yang disiapkan untuk penanganan Covid-19 sebesar Rp125 miliar. Dari jumlah itu, Rp45 miliar bersumber dari APBD Kabupaten Serang dan Rp80 miliar dari bantuan keuangan (bankeu) Pemprov Banten.

Namun, kata dia, bankeu Pemprov Banten hingga kini belum dicairkan. Dari APBD Kabupaten Serang, penanganan Covid-19 sudah menghabiskan anggaran Rp15,4 miliar. “Itu untuk penanganan kesehatan dan sosial,” katanya.

Ia menjelaskan, penanganan Covid-19 terbagi menjadi tiga cluster. Yakni, penanganan kesehatan, sosial, dan ekonomi. Penanganan kesehatan berkaitan dengan penanganan pasien, kebutuhan rumah sakit, hingga tenaga medis. Penanganan sosial meliputi bantuan sosial untuk masyarakat. Kemudian, penanganan ekonomi untuk pemulihan ekonomi masyarakat.

Sesuai dengan perencanaan, kata dia, untuk sektor kesehatan dialokasikan anggaran Rp15 miliar dari APBD dan Rp20 miliar dari Bankeu. Kemudian, untuk sektor sosial dialokasikan Rp28miliar dari APBD dan Rp42 miliar dari Bankeu. “Sisanya, untuk pemulihan ekonomi masyarakat,” ucapnya.

PENCAIRAN BERTAHAP

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Serang, Wachyu B Kristiawan mengatakan, serapan anggaran penanganan Covid-19 Pemkot Serang hingga kemarin berkisar di angka 60 persen dari Rp88 miliar. “Penyerapannya saya perkirakan 60 persen. Belum semuanya,” ujarnya, kemarin.

Wachyu menjelaskan, dari total anggaran Rp88 miliar yang telah terserap di Dinsos sebesar Rp30 miliar untuk penyaluran jaring pengaman sosial (JPS). Sedangkan, OPD lainnya dilakukan sesuai dengan pengajuan kegiatan. “Pencairannya bertahap. Sesuai dengan kebutuhan tiap OPD, kemudian masuk ke BPKAD dan diproses,” jelasnya.

Kata dia, dari beberapa alokasi anggaran yang telah dicanangkan, paling banyak terserap di Dinsos Kota Serang berkaitan dengan penyaluran JPS dan penyemprotan disinfektan oleh DLH. “Yang sudah terserap itu, ada beberapa kalau tidak salah, untuk JPS dan penyemprotan disinfektan,” katanya.

Wachyu mengungkapkan, alokasi anggaran penanganan Covid-19 berasal dari APBD Kota Serang dan Bankeu Pemprov Banten. Alokasi anggaran penanganan diantaranya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Rp19 miliar untuk penyedian alat kesehatan dan peningkatan fasilitas RSUD Kota Serang. Dinas Sosial (Dinsos) penyaluran jaring pengaman sosial (JPS) bagi masyarakat terdampak Covid-19 sebesar Rp30 miliar.

Kemudian, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sebesar Rp5 miliar untuk penyediaan disinfektan dan bio disinfektan. Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperdaginkop dan UKM) sebesar Rp5,1 miliar untuk bantuan pelaku UMKM terdampak Covid-19, dan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Rp1,6 miliar untuk penataan Rusunawa di Margaluyu, Kasemen dan lain-lain.

PENYESUAIAN APBD

Di Kabupaten Lebak, Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya telah menyelesaikan penyesuaian anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Tahap II. Penyesuaian melalui rasionalisasi belanja barang dan jasa serta belanja modal dilakukan dalam memenuhi amanat Peraturan Menteri Keuangan tentang Pengelolaan Transfer ke Daerah dan Dana Desa dalam Penanganan Covid-19.

“Ya, hasil refocusing tahap kedua kita untuk kebutuhan penanganan Covid-19 yakni Rp181,57 miliar,” kata Iti.

Jumlah itu naik dari realokasi hasil refocusing anggaran pada tahap pertama. Kenaikan terjadi pada dana cadangan yang sebelumnya Rp19,3 miliar.

“Bidang kesehatan Rp42,60 miliar, bidang ekonomi Rp10,47 miliar dan jaring pengaman sosial (JPS) Rp87,95 miliar serta cadangan Rp40 miliar. (Penambahan) hanya pada dana cadangan saja,” kata mantan anggota DPR RI ini.

Pasca refocusing anggaran Covid-19 dan penyesuaian Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD), APBD berimbang diangka Rp2,4 triliun. Di mana, sebelumnya di APBD murni berimbang diangka Rp2,7 triliun atau turun Rp330 miliar.

Di Kabupaten Pandeglang pun demikian. Sekretaris tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Kabupaten Pandeglang, Pery Hasanudin mengatakan, ada perubahan postur pada APBD tahun ini. Kata dia, hal itu terjadi akibat adanya penarikan dana bantuan untuk Kabupaten Pandeglang oleh Pemerintah Pusat. “Anggaran kita berkurang 181 miliar. Penggunaan anggaran itu untuk mengatasi persoalan corona. Kalau kita tidak mengurangi kegiatan di semua OPD, kita akan gagal bayar. Sedangkan refocusing hanya Rp59 mikiar untuk penanganan covid. Dana itu dari bankeu Pemprov Rp55 miliar, kemudian sisanya dari APBD melalui dana BTT (Biaya Tidak Terduga),” katanya.

Pery menerangkan, bankeu Pemprov Banten untuk Kabupaten Pandeglang sebesar Rp55 miliar awalnya diproyeksikan untuk pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur. Namun, dialihkan untuk mencegah dan mengatasi wabah corona di Kabupaten Pandeglang. “Bankeu Rp 55 miliar itu digunakan untuk penanganan dampak kesehatan dikelola oleh RSUD Berkah Pandeglang, Dinas Kesehatan dan BPBD dengan total anggaran 32,272 miliar,” katanya.

RP100 M untuk PSBB

Untuk menangani pandemi Covid-19, Pemkot Tangsel telah menganggarkan dana sebesar Rp 147 Miliar. Dana tersebut dibagi dua, yakni Rp 47 Miliar untuk penanganan Covid-19 dan Rp100 Miliar untuk biasa selama pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Tangsel Warman Syanudin mengatakan, sampai saat ini Pemkot Tangsel sudah mencairkan anggaran sebesar Rp 78 Miliar lebih untuk belanja tidak terduga (BTT) untuk penanganan pandemi Covid-19. “Total pergeseran anggaran mencapai Rp 151 Miliar,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Selasa (16/6).

Warman menambahkan, BPKAD sifatnya hanya menerima lampiran persetujuan saja. Selanjutnya OPD pengusul mengajukan permohonan pencairan uang persediaan.

Rencana kebutuhan belanja (RKB), kemudian disampaikan kepada walikota sebelum ditetapkan dengan keputusan Walikota. “Usulan ini terlebih dahulu diaudit oleh inspektorat dan selanjutnya keputusan dikembalikan kepada OPD pengusul,” tambahnya.

Masih menurutnya, kemudian disimpan dalam kas OPD, untuk dipergunakan untuk keperluan BTT terkait penanganan Covid-19 sesuai RKB. “Jadi ada alur pencairannya dana tidak serta merta mudah dicairkan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat pada Setda Kota Tangsel Heli Slamet mengatakan, OPDnya merupakan salah satu OPD yang mencairkan BTT tersebut. Alokasi dananya untuk honor penceramah pada saat pandemi Covid-19.

“Jadi ada video yang masuk, kita beri uang penghargaannya Rp 1 juta, salah satunya tentang covid, kepedulian,” singkatnya. (nna-bam-jek-fdr-nce-dib-bud/air)

Tags: Covid-19
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Pilkada Kabupaten Serang: Dukungan ke Tatu Terus Bertambah

Next Post

Aktivitas PT SKM Dituding Rugikan Warga Serdang

Related Posts

Obati Sampai Tuntas, Bupati Bentuk Desa dan Kelurahan Tanggap TBC
Utama

Obati Sampai Tuntas, Bupati Bentuk Desa dan Kelurahan Tanggap TBC

by Purnama Irawan
Senin, 15 September 2025 14:18

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID - Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani membuka rapat penguatan percepatan penanggulangan TBC dan rencana aksi daerah dalam penanggulangan...

Read moreDetails

TBC Penyakit Menular dan Mematikan, Dinkes Gelar Rencana Aksi Pandeglang Bebas TBC 2030

Radar Banten Group Gelar Halalbihalal, Pererat Kebersamaan Karyawan dan Manajemen

Kebijakan Efisiensi Anggaran Imbasnya Seperti Pandemi Covid-19, Bisnis Hotel Lesu

Pemprov Akan WFA kan ASN nya, Begini Rencananya

Jadi Perusahaan Pembayar Pajak Terbesar, BRI Diapresiasi Oleh Negara

Nimbrung Bareng Slanker, Andra Soni Bahas Industri Kreatif

Waspada, Angka Covid-19 di Banten Tembus Ratusan Kasus per Hari

Ada 5 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Serang, Masih Gejala Ringan

Antisipasi Penyebaran Covid-19, Bupati Serang Minta Kegiatan di Dalam Ruangan Pakai Masker

Next Post
Aktivitas PT SKM Dituding Rugikan Warga Serdang

Aktivitas PT SKM Dituding Rugikan Warga Serdang

105 KK di Cikeusik Terima Bantuan Sosial Tunai

105 KK di Cikeusik Terima Bantuan Sosial Tunai

Ali Zamroni: KBM di Sekolah Lebih Baik Ditunda Hingga Akhir 2020

Ali Zamroni: KBM di Sekolah Lebih Baik Ditunda Hingga Akhir 2020

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Airin Raih Penghargaan

Airin Raih Penghargaan Leader Regional Development, Wali Kota Benyamin: Dia Arsitek Kemajuan Tangsel

Kamis, 7 Mei 2026 20:23
Investasi di Kabupaten Tangerang Rp 17 Triliun pada Triwulan I 2026

Investasi di Kabupaten Tangerang Rp 17 Triliun pada Triwulan I 2026

Kamis, 7 Mei 2026 18:32
Mengabdi di Mancak, Mahasiswa UGM Diminta Gali Potensi Lokal

Mengabdi di Mancak, Mahasiswa UGM Diminta Gali Potensi Lokal

Kamis, 7 Mei 2026 18:23
Proyek Koperasi Merah Putih di 142 Desa di Kabupaten Serang Terkendala Lahan

Proyek Koperasi Merah Putih di 142 Desa di Kabupaten Serang Terkendala Lahan

Kamis, 7 Mei 2026 17:38
Andra Soni: HIPMI Harus Bisa Tangkap Peluang Sektor Pangan dan Investasi di Banten

Andra Soni: HIPMI Harus Bisa Tangkap Peluang Sektor Pangan dan Investasi di Banten

Kamis, 7 Mei 2026 17:21
Triwulan I 2026: Investasi di Cilegon Rp 4,3 Triliun, Ketiga Terbesar di Banten

Triwulan I 2026: Investasi di Cilegon Rp 4,3 Triliun, Ketiga Terbesar di Banten

Kamis, 7 Mei 2026 17:10
Airin Raih Penghargaan

Airin Raih Penghargaan Leader Regional Development, Wali Kota Benyamin: Dia Arsitek Kemajuan Tangsel

Kamis, 7 Mei 2026 20:23
Investasi di Kabupaten Tangerang Rp 17 Triliun pada Triwulan I 2026

Investasi di Kabupaten Tangerang Rp 17 Triliun pada Triwulan I 2026

Kamis, 7 Mei 2026 18:32
Mengabdi di Mancak, Mahasiswa UGM Diminta Gali Potensi Lokal

Mengabdi di Mancak, Mahasiswa UGM Diminta Gali Potensi Lokal

Kamis, 7 Mei 2026 18:23
Proyek Koperasi Merah Putih di 142 Desa di Kabupaten Serang Terkendala Lahan

Proyek Koperasi Merah Putih di 142 Desa di Kabupaten Serang Terkendala Lahan

Kamis, 7 Mei 2026 17:38
Andra Soni: HIPMI Harus Bisa Tangkap Peluang Sektor Pangan dan Investasi di Banten

Andra Soni: HIPMI Harus Bisa Tangkap Peluang Sektor Pangan dan Investasi di Banten

Kamis, 7 Mei 2026 17:21
Triwulan I 2026: Investasi di Cilegon Rp 4,3 Triliun, Ketiga Terbesar di Banten

Triwulan I 2026: Investasi di Cilegon Rp 4,3 Triliun, Ketiga Terbesar di Banten

Kamis, 7 Mei 2026 17:10

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Airin Raih Penghargaan

Airin Raih Penghargaan Leader Regional Development, Wali Kota Benyamin: Dia Arsitek Kemajuan Tangsel

by Agung S Pambudi
Kamis, 7 Mei 2026 20:23

JAKARTA,RADARBANTEN.CO.ID- Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, mengapresiasi kiprah Airin Rachmi Diany dalam kancah pembangunan daerah yang mendapatkan pengakuan di...

Investasi di Kabupaten Tangerang Rp 17 Triliun pada Triwulan I 2026

Investasi di Kabupaten Tangerang Rp 17 Triliun pada Triwulan I 2026

by Mulyadi
Kamis, 7 Mei 2026 18:32

Kepala DPMPTSP Kabupaten Tangerang, Hendar Herawan, menyampaikan nilai investasi di Kabupaten Tangerang pada Triwulan I 2026 mencapai Rp 17 triliun.

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak