PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang menggelar rapat penguatan percepatan penanggulangan TBC dan rencana aksi daerah dalam penanggulangan TBC di ruang Oproom Setda Pandeglang. Rapat digelar dalam rangka penanggulangan penanganan TBC yang merupakan penyakit menular dan mematikan.
Kepala Dinkes Kabupaten Pandeglang Eni Yati mengatakan, kasus TBC di Indonesia tertinggi ke-2 tingkat dunia.
“Kemarin telah dilaksanakan evaluasi dari delapan provinsi diselenggarkan secara kontinyu oleh Kemendagri dan Kementerian Kesehatan, yang capaian tingkat kasus tinggi parunya tinggi. Ibu Bupati juga ikut menghadiri,” katanya di ruang Oproom Setda Pandeglang, Senin 15 September 2025.
Eni Yati mengungkapkan, Kabupaten Pandeglang mendapatkan apresiasi dari Kemendagri, karena semua regulasi yang disarankan Kemendagri sudah diikuti.
“Namun ada satu kegiatan yang harus diikuti bersama, yaitu penguatan rencana aksi daerah dan penguatan Percepatan Penanggulangan TBC,” ujarnya.
Eni menerangkan, Tuberculosis atau TBC merupakan salah satu penyakit menular dan kronis yang memiliki tingkat kematian sama dengan Covid-19 beberapa tahun yang lalu.
“Namun kematiannya kalau TBC ini tidak tertanggulangi maka ini akan menyebabkan kematian dan Indonesia merupakan kedua tertinggi setelah India,” ujarnya.
Tingginya kasus TBC ini, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan dan pemangku kepentingan lainnya untuk menanggulangi TBC dengan paket C tahun 2030.
“Oleh karena itu, dengan memperkuat program ini menjadi program prioritas nasional dengan harapan pada tahun 2030 kasus TB di Indonesia dapat dieliminasi,” katanya.
Upaya eliminasi mencakup penemuan kasus diagnosis pengobatan dan pencegahan penularan dukungan terhadap pasien dan keluarga melalui berbagai kegiatan yang melibatkan sektor pemerintah sektor swasta dan masyarakat.
“Pernyataan ini didukung Peraturan Presiden Nomor 67 tahun 2021 tentang penanggulangan TBC. Beberapa regulasi lain yang telah diterbitkan terkait dengan program benteng untuk mewujudkan koordinasi kolaborasi dan sinergitas dalam upaya penanggulangan tuberkulosis di Pandeglang dengan tujuan agar semua sektor ikut bersama-sama mendukung program ini agar Pandeglang terbebas dari kasus TBC di tahun 2030,” harapnya.
Editor: Mastur Huda











