SERANG – Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Banten melakukan vaksinasi kepada di delapan kabupaten kota se Provinsi Banten. Vaksinasi dilakukan langsung ke rumah warga sambil membagikan sembako.
Berbagai tempat menjadi sasaran, mulai dari perumahan sampai dengan perkampungan desa dengan metode door to door atau mendatangi langsung ke rumah-rumah warga untuk melakukan vaksinasi dan membantu warga dengan memberikan sembako yang saat ini sangat dibutuhkan warga yang terkena dampak pandemi Covid-19.
Kepala BIN Daerah Banten, Brigjen TNI Cahyono Cahya Angkasa mengatakan, vaksinasi dengan sistem door to door untuk pekan ini dilakukan di empat titik Kabupaten Serang, Kota Serang dan Cilegon serta Kabupaten Lebak
“BIN bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Banten dan Dinas Kabupaten Kota menyelenggarakan Vaksin Door To Door, hal ini merupakan upaya kita bersama dalam mewujudkan Herd Immunity masyarakat Banten” ujarnya kepada wartawan di Kecamatan Tunjungteja, Kabupaten Serang, Minggu (25/7).
Pihaknya menargetkan 1.000 warga penerima vaksin di empat kabupaten kota, Vaksinasi ini juga lanjutnya, bagian dari upaya akselerasi dalam mewujudkan sinergitas dengan pemerintah, BIN, TNI dan Polri. “Untuk kita yang ada di wilayah harus saling bersinergi untuk lebih mengoptimalkan pelaksanaan vaksin ini kepada masyarakat,” katanya.
Selain melaksanakan vaksin, BIN juga membagikan sembako bagi masyarakat yang telah di vaksin sebagai upaya penguatan di masa pandemi Covid-19 saat ini. “Kami juga membagikan sembako agar masyarakat terbantu, walaupun jumlahnya tidak banyak, minimal bantuan sembako ini dapat meringankan beban masyarakat”, tambah Kabinda Banten yang merupakan lulusan Akmil tahun 1987 ini.
Disampaikannya, vaksinasi ini akan terus berkelanjutan. Sebagaimana kata dia, sebelumnya BIN Banten juga sudah melakukan vaksinasi pelajar dan masyarakat di daerah Tangerang Raya.
“Kegiatan ini akan berkelanjutan, seperti contoh kita kemarin lakukan vaksinasi untuk Masyarakat, pelajar SMP dan SMA di Tangerang Raya, kita lakukan vaksinasi sampai mencapai hampir 3.000 yang kita vaksin,” terangnya.
Hj.Dedeh Kepala Puskesmas Tunjungteja mengatakan, Kegiatan vaksinasi Door to Door yang dilakukan BIN daerah Banten mendatangi warga dari rumah kerumah di perkampungan warga kecamatan Tunjungteja Kab. Serang perlu mendapatkan apresiasi. Puskesmas Tunjungteja sangat terbantu dengan adanya vaksinasi yang dilaksanakan oleh BIN Daerah Banten.
Pada hari ini Minggu (25/7) BIN menyediakan 200 vaksin untuk warga dan 50 vaksin untuk masyarakat yang berprofesi sebagai buruh.
“Kami dari Puskesmas ikut mendukung vaksinasi tersebut dimana hari ini seluruh vaksin telah terealisasikan atau habis. Dalam vaksinasi ini, kita terus tingkatkan prokes, agar dapat mencegah penularan Covid-19, ini semua demi memutus mata rantai penyebaran Covid- 19, sehingga pelaksanaan vaksinasi berjalan lancar dan aman,” jelasnya.
Dulhani Kades Panunggulan menyampikan sangat berterima kasih banyak kepada BIN Daerah Banten yang telah mendatangi warga kami dari rumah ke rumah untuk di Vaksin Covid-19 dan terima kasih atas bantuan sembakonya, karena kebutuhan sembako saat ini sangat dibutuhkan warga, terutama saat diberlakukannya PPKM, dimana sekarang ini mau bekerja atau jualan dibatasi oleh ruang gerak dan waktu.
“Selain itu dengan adanya vaksinasi oleh BIN ini, sangat membantu warga terutama bagi warga yang mau kerja ke kota selalu ditanya kartu vaksin Covid 19 dan bagi anak yang mau melanjutkan sekolah/kuliah ada prasyarat harus adanya kartu vaksin Covid-19. Kami berharap kepada BIN Prov.Banten kegiatan vaksin ini terus berkelanjutan demi kemaslahatan warga masyarakat,” ucapnya.
Solihin warga Tunjungteja Kab. Serang menyampaikan terima kasih kepada BIN yang telah melaksanakan vaksin dari rumah ke rumah di kampung.
“Jadi saya dan warga yang lainya tidak repot-repot divaksin harus datang dan antri di Puskesmas yang ada di kota kecamatan, itupun belum tentu dapat antrian. Terus terang vaksin ini, bagi saya sangat dibutuhkan selain untuk kekebalan tubuh, juga dibutuhkan kartu vaksin nya, maklum saya pejuang nafkah pilot truk di Jakarta, kartu vaksin sangat diperlukan sebagai syarat perjalanan terutama di masa diberlakukanya PPKM Darurat sekarang ini.” pungkasnya. (Abdul Rozak)









