Kisah rumah tangga Akew (37) nama samaran sungguh mengenaskan. Tak bisa memberi nafkah sesuai kemauan sang istri, sebut saja Oneng (35), Akew yang hanya tukang ojek pangkalan diselingkuhi Oneng dengan rekan kerja di pabrik bagian sopir pengiriman barang. Termakan janji manis selingkuhan, Oneng pun minta cerai kepada Akew. Astaga.
Ditemui Radar Banten di Kecamatan Kragilan, Jumat (13/8) Akew yang siang itu duduk di atas motor bebeknya tampak letih. Sambil sesekali mengusap keringat di dahi, Akew menyambut ramah sapaan wartawan yang akhirnya bercerita panjang lebar tentang masa lalunya. Penasaran dengan kisah Akew? Yuk simak ceritanya.
Akew awalnya tak pernah menyangka Oneng bisa melakukan perselingkuhan. Soalnya, sejak mereka bertemu belasan tahun lalu di acara ceramah keagamaan di kampung, Oneng merupakan sosok wanita pendiam dan amat menjaga kehormatan diri. Tak sembarangan dekat dengan lelaki, Oneng perempuan solihah yang recommended dijadikan istri.
Karena hal itulah, Akew ngebet ingin mendapatkan cinta Oneng. Namun Akew tak berani berbicara berdua dengan Oneng. Beruntung ada teman yang mau membantu usahanya mendapat cinta Oneng. Setelah dikenalkan satu sama lain, Akew pun minta nomor telepon Oneng. Tak disangka, meski ketika bertemu langsung Oneng sangat pendiam dan cuek, tapi ketika mengobrol di telepon, Oneng sangat aktif dan membuka diri. Eits, jangan ngeres. Maksudnya bersikap ramah dan asik gitulah.
Tiga bulan lebih menjalani pertemanan, Akew dan Oneng mulai berani ketemuan. Itu pun harus tetap waspada karena takut ketahuan sang ayah. Hebatnya, di momen jalan berdua pertama kalinya itu, Akew langsung menyatakan perasaan cinta kepada Oneng. Mereka pun pacaran dan menikmati masa muda penuh warna.
Setahun menjalani masa pacaran, Akew yang saat itu masih bekerja di pabrik, akhirnya meminang Oneng menuju mahligai rumah tangga. Di awal pernikahan keduanya tampak harmonis meski harus tinggal bersama keluarga Oneng.
Oneng yang merupakan anak bungsu dari dua bersaduara, memang masih memiliki sikap manja. Jika keinginannya tak dituruti, terkadang Oneng ngambek dan menangis. Kakaknya pun yang sudah berkeluarga dan tinggal di rumah pribadi, terkadang datang menasihati agar Oneng membuang sikap manjanya.
Setahun kemudian, Oneng melahirkan anak pertama. Membuat Akew bahagia dan semangat bekerja. Dengan kehadiran sang buah hati, Oneng dan Akew perlahan merasa tak pantas lagi tinggal di rumah orangtua. Mereka pun mengontrak rumah sederhana.
Dua tahun kemudian, kontrak kerja Akew di tempat kerja habis dan tak mendapat perpanjangan. Akew pun tak bekerja dan menganggur. Persediaan simpanan uang perlahan menipis, sedangkan kebutuhan terus bertambah. Ekonomi rumah tangga mulai kesulitan. Meski begitu, Akew terus berusaha mencari pekerjaan.
Tanpa sepengetahuan Akew, diam-diam Oneng juga menyiapkan lamaran pekerjaan. Mungkin merasa iba melihat perjuangan suami, Oneng ingin membantu mencari nafkah. Tiga bulan kemudian, keberuntungan datang pada Oneng, kini giliran sang istri yang bekerja di pabrik.
Sedangkan Akew memilih menjadi tukang ojeg pangkalan. “Ya saya mikirnya waktu itu kita harus saling dukung buat cari nafkah. Jadi selama istri kerja, saya ngojek,” curhat Akew.
Lima bulan bekerja, Oneng mampu meningkatkan ekonomi rumah tangga. Setiap hari di antar jemput suami, Akew dan Oneng pasangan setia. Namun setahun kemudina, ketika Oneng mulai punya banyak teman di tempat kerja, setiap akhir pekan, ia sering pergi nongkrong sampai larut malam. “Waktu itu saya sempat tegur, dia enggak ada waktu buat keluarga. Tapi malahan marahan dia jadinya,” tukas Akew emosi.
Parahnya, saat itu beberapa tetangga yang bekerja di tempat sama seperti Oneng mengadu kepada Akew, kalau Oneng selingkuh dan sering terlihat pergi berdua dengan lelaki lain. Namun Akew tak percaya dan memilih diam. Setelah lebih dari lima orang mengadukan hal serupa, barulah Akew mulai curiga.
Saat pulang kerja, Akew pun menanyakan perihal kejelasan kabar Oneng punya selingkuhan kepada sang istri. Namun lagi-lagi, seolah sudah tak lagi menghargai suami, Oneng malah membentak dan emosi. Akew yang selama ini bersabar atas sikap istrinya pun, malam itu murka danbalas membentak Oneng. Keributan tak dapat dihindari.
Parahnya, Oneng berani mengatakan kalau ia lebih baik hidup dengan lelaki selingkuhannya daripada dengan Akew. Tak hanya itu, Oneng juga mengaku bakal dinikahi sebentar lagi. Akew semakin tak bisa mengontrol diri, tamparannya pun mendarat pada pipi Oneng. Seminggu kemudian mereka resmi bercerai.
Akew membawa sang anak tinggal bersamamnya. Sedangkan Oneng pulang ke rumah orangtua, tapi sampai hari ini, Oneng tak kunjung dinikahi dengan sang lelaki selingkuhan. “Ya dia termakan janji manis selingkuhannya. Saya sih cuma bisa nahan ketawa saja kalau lihat dia,” kata Akew merasa menang. Padahal Akew juga masih sendiri alias duda kesepian. Wadaw.
Sabar ya Kang Akew, semoga cepat dapat istri baru yang cantik dan setia. Amin. (drp/air)










