1. Konsultasi ke Dokter
Sebelum mengonsumsi suplemen, Anda sebaiknya berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu untuk menentukan dosis penggunaan suplemen vitamin yang tepat.
Dosis konsumsi suplemen vitamin yang tepat juga bisa berbeda pada kelompok tertentu, misalnya anak-anak, ibu hamil atau menyusui, serta penderita suatu penyakit.
2. Bacalah Label Kemasan Produk
Produk suplemen vitamin umumnya akan mencantumkan rekomendasi dosis penggunaan suplemen pada labek kemasannya.
Selain itu, pada label tersebut juga tertera bahan-bahan yang terkandung di dalam suplemen vitamin, takaran sekali konsumsi, manfaat, efek samping, dan tanggal kedaluwarsa. Informasi tersebut penting untuk Anda cermati agar vitamin bisa dikonsumsi dengan baik dan aman.
3. Waspadai Efek Interaksi Obat
Saat hendak mengonsumsi suplemen vitamin, Anda perlu memastikan apakah suplemen tersebut akan menimbulkan efek interaksi terhadap obat-obatan, suplemen lain, makanan, atau produk herbal tertentu.
Anda juga dapat mencatat semua suplemen dan obat-obatan yang pernah atau sedang dikonsumsi untuk ditanyakan kepada dokter.
Di sisi lain, ada beberapa suplemen vitamin yang justru perlu dicampurkan ke dalam minuman atau makanan. Namun, pastikan Anda tidak kelebihan nutrisi dan tidak berisiko mengalami efek samping tertentu.











