Kepala Program Profesi Ners Marisa Junianti Manik mengungkapkan, persiapan lainnya adalah mengadakan workshop untuk memberikan tips dan trik menjawab soal dengan menggunakan critical thinking, rasional, dan menetapkan prioritas dalam menjawab soal, termasuk juga cara mengakses aplikasi mobile dari Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI) yang memberikan kemudahan bagi mahasiswa untuk melakukan latihan soal setiap saat.
“Kami sudah mempersiapkan mahasiswa sejak mereka masuk program Akademik Sarjana dan Profesi Ners. Selama program Ners berjalan kurang lebih 1 tahun, kami memberikan latihan ujian dalam bentuk studi kasus setiap stase profesi. Selain itu, kami mendaftarkan mereka dalam suatu aplikasi latihan uji kompetensi dari AIPNI yang dikenal dengan ‘siNERSI’ yang bisa diakses menggunakan gadget,” ungkap Marisa.
Selama 4 bulan penuh sebelum jadwal UKOM, lanjut dia, tim dosen memantau proses pembelajaran dalam aplikasi ini, dan dengan tekun dan sabar mengingatkan mahasiswa untuk belajar. Tim dosen juga membuat suatu UKOM Preparation yang berlangsung selama lima hari bersama mahasiswa untuk mempersiapkan mereka dengan tips dan trik menjawab soal-soal UKOM serta membahas studi kasus melalui platform learn.uph.edu.
Dalam menyambut UKOM tahun 2022, FON UPH akan terus berupaya mencari cara-cara pembelajaran kreatif, efektif, dan inovatif lainnya agar mahasiswa FON yang mengikuti ujian tahun depan juga dapat mencapai tingkat kompetensi yang diharapkan.










